Selasa, 06 Oktober 2015

Fokus Menembus Batas

Tiap kita ingin menjadi millioner alasannya agar segalanya lebih mudah, agar semua terpenuhi. Namun bagi yang tengah mengalaminya tidak sesederhana membicarakannya. Berbagai rangkaian proses serta aturan harus dipatuhi, perilakunya bahkan dijadikan teladan oleh khalayak. Kekeliruan akan menuai fitnah tak berkesudahan, hidup dalam sorotan kemilau sorot mata tiap orang. Jika kita siap, itu tidak malah menjadi momok penghalang untuk sukses. Fokus akan keinginan dan mampu memenuhi aturan dan hidup lah dengan itu. 

Sejatinya tidak akan ada janji kemudahan dalam hidup, segalanya tergantung kita.
1. Mampu Menerima Tantangan:
Menjadi penantang tidak sekedar menerima tantangan bahkan tidak menjamin keberhasilan tetapi meyakini kegagalan akan menggiring kita ke arah keberhasilan. Kisah hidup tokoh ternama bisa dijadikan acuan, nyaris semua mengakui  kejelian memanfaatkan peluang dalam tantangan itu lah keberhasilan. Cemooh dikala gagal tidak malah menghentikan tetapi menjadi pemicu.

2. Meninggalkan Kenyamanan:
Kenyamanan tidak akan membawa perubahan apa pun selain tenggelam dalam nikmat keterbatasan yang tersedia, dan berpuas diri menerimanya. Tiap kita memiliki pandangan yang berbeda akan hal ini, sebagian menerima dengan alasan ‘takdir’ sebagian lain terbenam dalam putus asa berkepanjangan, bersembunyi di keampuhan kalimat sesuai bab pasal ayat kesekian, lengkap dengan penjelasannya.
Yang tengah berupaya tidak susut menghela tekad, berbagai langkah dijajaki berupaya sebisanya, bahkan millioner pun terus giat dan menghasilkan. Jika kita siap meninggalkan kenyamanan hidup maka pintu sukses akan membukakan hamparan hasil yang menjanjikan.

3. Belajar dan Bekerja Lebih Keras:
Tidak diperlukan sanjungan pujian tetapi dorongan untuk terus belajar dan bekerja lebih keras melebihi siapa pun. Tidak perduli seberapa hebat bakat dan potensi kita tanpa berusaha semua hanya berakhir di ubun-ubun semata. Tiap kita sadar akan hal ini tetapi kita kerap hanya berjanji dan berhasil menjelaskan detil alasan penyebab kegagalan.

4. Memanfaatkan Kesalahan:
Acap kita berjanji, bertekad tidak lagi mengulang kegagalan, tetapi bagaimana pun sempurnanya perjuangan akan membawa serta kesalahan, hanya dengan memanfaatkan pengalaman itu kita bisa berhasil. Jatuh bangun dalam usaha menjadikan lebih kuat bertambah kukuh dari sebelumnya, seterusnya semangat dan motivasi akan memicu, dan berhasil.

5. Mencontoh Keberhasilan Pendahulu:
Membaca adalah jendela dunia, memahami adalah membangun pengertian berdasar informasi dan menjadikannya pengetahuan akan sesuatu, mencontoh mencakup seluruhnya. Keberhasilan kita mencontoh pendahulu akan mengarah ke keberhasilan dan itu bemula dari membaca. Membaca akan menggiring kita masuk ke ranah topik baru untuk inovasi dan kreatifitas dan, berhasil.

6. Merawat Diri Sendiri:
Didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat maka wajib untuk kita menjaga kesehatan pikiran dan tubuh. Bekerja keras tidak menjadi alasan untuk sakit, latihan sederhana dan istirahat yang cukup akan menyehatkan mental, dan itu bagian dari sukses juga. Ingatlah stres dapat menghancurkan seluruh upaya yang sudah terbangun.

7. Membentengi Diri:
Lingkungan keseharian mendominasi bangunan mental, bentengi lah diri dengan orang-orang sukses, itu membuat kita diperlakukan sukses. Perlakuan lingkungan bisa menguras habis enerji, pastikan untuk selalu berada di tengah lingkungan yang siap berbagi visi sukses. Tetap lah fokus menjaga ritme semangat dan motivasi diri. Hindarkan orang–orang yang tidak peduli akan kesuksesannya, berpesta sepanjang waktu akan menyita enerji, bukan kesuksesan seperti itu yang kita tuju.

8. Berbagi dengan Sesama:
Berbagi dengan sesama tidak akan mengurangi kemampuan untuk berhasil bahkan mempererat hubungan dengan pendorong sukses kita. Berbagi adalah aktivitas merawat jiwa kita, ada kebahagiaan tersendiri kala kita bisa membantu yang membutuhkan, itu adalah cara terbaik menikmati keberhasilan. Bahkan akan membentuk persfektif tersendiri, menebalkan etos kerja untuk terus berkreasi.

9. Jujur & Transparan:
Kejujuran menjadi sangat mahal dan transparansi menjadi sangat langka, menghadirkan keduanya menjadi tantangan tersendiri. Ingatlah, kemudahan berbohong dan kejelian memperdaya sesama tidak akan membawa kita kemana pun,. Kesukaran demi kesukaran akan selamanya menyelimuti langkah untuk sukses, selamanya kita hanya akan bisa menyesali diri.

10. Menembus Batas:
Keberhasilan akan mengubah cara berpikir, akan membiasakan diri kita untuk selalu proporsional dan mempertimbangkan pemikiran jangka panjang. Banyak yang hanya terfokus untuk berhasil dalam jangka pendek tetapi tersesat arah di koridor jangka panjang. Selalu lah fokus akan gambaran jangka panjang, kebiasaan itu akan menjadikan kita termotivasi memelihara kesuksesan kita serta menjadi lebih mandiri membangun kesuksesan lainnya. Wacana khazanah jangka panjang menembus batas wawasan semesata diri.

Demikian disadur dari berbagai sumber offline dan online, kiranya membawa manfaat.~Selamat berkarya!
We all here because it is works - Join Us!