Rabu, 30 September 2015

'Ki Waktu' Memberangus 'Ki Amat'

Hukum Tarik-Menarik: 
“Pada dasarnya hukum tarik-menarik mengatakan bahwa kemiripan akan menarik kemiripan. Tetapi sebenarnya kita berbicara di tingkat pemikiran.”
~Bob Doyle

“Tugas kita sebagai manusia adalah memelihara pikiran-pikiran yang kita inginkan, memperjelas apa yang kita inginkan di dalam benak, dari situ kita mulai membangunkan salah satu hukum terbesar di Semesta, dan itulah hukum tarik – menarik. Anda tidak hanya menjadi apa yang paling Anda pikirkan, tetapi Anda juga meraih apa yang paling Anda pikirkan.”
~John Assaraf

Kekuatan pikiran kita dapat mengubah segalanya bahkan hidup kita sekarang ini pun adalah cerminan pikiran-pikiran di masa lalu. Demikian dikutip dari Rhonda Byrne: "the Secret”, Rahasia, Gramedia Pustaka Utama, Nopember 2008. Hal.8-9

Tiap satu dari kita memiliki jangkauan pemikiran sendiri-sendiri, tidak heran jika sepaham atau sepakat, bahkan jika menolak akan kemurnian hukum tarik-menarik sesuai penjabaran diatas.

Tahap panjang pengajaran hingga pembinaan bermula sedari lingkungan keluarga hingga selama usia sekolah. Jangkauan pemahaman akan berbagai hal digodok dan diperkaya oleh pengalaman hidup di lingkungan sehari-hari. Alam pemikiran menjadi wilayah penggodokan utama, pemahaman baru yang timbul menjadi batas wilayah nalar penalaran, semua terpampang pada rentang titik bagaimana kita mengamalkannya. Sepanjang badan mengandung hayat, hidup kita diisi tahap demi tahap pembelajaran yang tidak berkesudahan. Melelahkan bukan?

Separuh usia kita berdayakan dengan muatan pengamalan. Hitam putih warna–warni buah penempaan panjang terpampang menghiasi dinding perjalanan hidup, hingga masanya tiba untuk diselaraskan ulang. Kita kembali mengajarkannya ke anak-anak kita hingga mereka tiba di tahapan selepas usia sekolah juga. Patokan normalnya iya begitu itu! Hidup adalah pengulangan, berulang dan berulang-ulang sedari generasi ke generasi di era berikutnya. Tak kala tiba saatnya, tiap orang diberi hak ‘tak kuasa menolak’ itulah warisan abadi si penghias peradaban. Tak ada grasi untuk itu.

Sejatinya, cukup alasan untuk kita sudi mengisi hidup dengan kebajikan untuk beragam kebutuhan akan kebaikan. Tetapi hidup tak kenal lelah mengarahkan kita ke berbagai wilayah yang banyak kadang tidak terjangkau alam pemikiran. Kadang-kadang kebejatan malah membuahkan kebejatan lainnya untuk alasan sesuai bab pasal ayat kesekian – berikut penjelasannya. Penistaan yang menistakan kemuliaan hidup menjadi tantangan utama. Tak heran karena tiap sesuatunya kerap kita perhadapkan pada kewajaran tetapi diawali dari titik tidak wajar. Tidak wajar ini, harus wajar agar layak, bagaimana? menjadi awalan pembuka sekaligus penutup rona penalaran yang diagung-agungkan sepanjang hidup. Selamanya alam pemikiran diperhadapkan dengan kemurnian sanubari yang tak pernah tersentuh hal apa pun. 

Andai saja nurani bisa diarahkan menggenangi memenuhi alam pemikiran, pendidikan tidak akan bisa meracuni penalaran, dan pengamalan tidak akan pernah membutuhkan pengadilan. Hukuman terberat sejatinya adalah kekecewaan, hanya itu awal muasal dari rasa kecewa, dan ia itu yang memupuk masuk ke ranah hukum tarik-menarik hingga menimbulkan bentuk kekecewaan satu lainnya, dan terus berjalan sedemikian itu seiring ‘Ki Waktu’ memberangus ‘Ki Amat.
~Salam hangat selalu.

Senin, 28 September 2015

Khusus Bagi Pemilik Waktu Senggang - Masih punya kah?

Memanfaatkan waktu senggang - jika masih punya:
Berikut dijabarkan alasan mengapa disarankan untuk kita perlu tertarik akan bisnis Affiliasi. Tipikal bisnis ini sudah lama dan hingga kini masih berjaya bahkan menggurita. Sejatinya tidak terlalu rumit untuk dipahami, dan dapat digeluti diwaktu senggang untuk mendapatkan tambahan penghasilan.

1) Kelengkapan Perangkat Peralatan:
Di bisnis ini, kita tidak perlu membangun situs, dan tidak perlu harus memiliki produk, atau copywrite hak cipta atas produk perangkat lunak. Saya asumsikan kita tahu sedikit banyak tentang internet marketing, jadi bila harus membangun website maka akan memakan waktu lama. Di bisnis Affiliasi website berikut konten dan produk sudah disediakan, kita hanya perlu memasarkan nya untuk mendapatkan komisi atas penjualan produk yang tersedia.

Kita tidak harus belajar bagaimana membuat produk, bagaimana membangun website atau bagaimana menulis penjelasan tentang produk. Semuanya sudah ada, hanya kita harus mempopulerkan nya, bisa dengan melalui berbagai jaringan sosial media seperti facebook, twitter, pinterest, linkedin, tumbler, g-plus, instagram, dll. Atau menggunakan jaringan pemasaran berbayar tetapi disarankan untuk memulai dengan yang gratis dulu.

Sekilas terlihat mudah, dan memang tidak terlalu mudah walau tidak terlalu susah. Untuk memulainya juga tidak sulit, tinggal klik mendaftar di berbagai pilihan bisnis Affiliasi. Beragam tawaran bisa merangsang selain tawaran ‘daftar-gratis’ hingga berbagai tawaran yang sekilas menggairahkan tetapi malah menjerumuskan. Untuk itu perlu kehati-hatian.

Sebagai team leader, saya selalu utarakan bisnisSFI tidak menjanjikan apa pun terkecuali keberhasilan. Jika ingin kaya dalam 1x24 Jam jangan mendaftar. Jika hendak handal di bisnis online dengan satu kali KLIK jangan bergabung. Penekanan ini perlu – agar tidak kecewa. Hanya mereka yang benar-benar ingin memiliki bisnis sendiri, yang tekun bersabar dan berhasil. Disarankan untuk memulai di waktu senggang, hingga ketika pensiun bisa digeluti sepenuhnya. Ini bisa diwariskan ke anak cucu kita. Jadi walau pun ditawarkan gratis ke tiap orang tetapi bisnis ini tidak untuk setiap orang.

2) Dukungan  Pelanggan:
Ingatlah, kita hanya perlu memasarkan, penjualan sepenuhnya menjadi tanggungjawab vendor pemilik produk. Perlu hati-hati, hindarkan tanggung jawab terutama kualitas atau ketepatan waktu pengiriman, dll yang hakikatnya berada diluar jangkauan kita. Jangan terikut rendong dengan kegagalan orang, jangan terikut renteng akan upaya penipuan. Memang tidak mudah untuk mengetahui tetapi sebagai pebisnis diperlukan kejelian.

Penekanan ini perlu disampaikan, karena sengketa ketidaktepatan waktu pengiriman barang, kualitas barang bahkan mekanisme pembayaran sering terdengar mengganggu membayangi bisnis online. Diperlukan dukungan pelanggan ‘customer support’ 7/24/365 sarana tempat dimana pertanyaan dan keluhan bahkan keberatan terkait penjualan mendapatkan bantuan.

Tidak disarankan dukungan pelanggan berupa mesin ‘autopilot’. Tidak jarang mesin penjawab memicu emosional hingga yang tadinya hanya pertanyaan cara penggunaan berubah menjadi klaim pengembalian harga. Ingatlah, sebagai Afiliasi kita hanya memasarkan, segala hal terkait produk menjadi tanggung jawab vendor. Kita tidak bertanggung jawab menangani penyediaan produk, pakaging, pengiriman, keluhan dan pengembalian uang.

Sebagai catatan kecil, adalah sulit untuk menyangkal bahwa kita bisa saja ditinggalkan pelanggan apalagi kita tidak disertakan menangani keluhan pelanggan. Vendor diuntungkan karena mendapatkan informasi lengkap mengenai pelanggan. Menggunakan nya untuk memasarkan lebih banyak produk lagi dan menghasilkan uang lebih banyak lagi jika dibanding penjualan awal. Sebagai Affiliasi kita merasa hanya dimanfaatkan membuka jaringan pemasaran di awal-awal saja. Bila kejadian ini mencakup transaksi potensi nilai jutaan dolar untuk vendor kita menjadi gundah gulana. Ini yang menjadi pemicu hingga banyak pebisnis Affiliasi berubah menjadi menjadi tenaga penjual. Tetapi lebih banyak yang bersikukuh akan rangkaian kekuatan teknik Affiliasi, karena tiap orang bisa memaksimalkan penjualan untuk komisi. Dalam banyak peristiwa data pelanggan turut serta diperjual-belikan.

Bisnis Affiliasi adalah model bisnis yang mengagumkan. Sesuatu yang harus kita pertimbangkan untuk melakukannya diwaktu senggang, sesuatu yang sepatutnya memang menjanjikan dan menguntungkan. Di SFI, kita dididik untuk mencapaikeberhasilan di bisnis Affiliasi, terutama bagaimana untuk berhasil dengan memberhasilkan orang satu lainnya, dan menghindari kesalahan yang menghambat keberhasilan orang lain.

To live a creative life, we must lose our fear of being wrong."
~Joseph Chilton Pearce, writer
~Salam sukses untuk Anda

Jumat, 25 September 2015

10 Gaya KEPEMIMPINAN - George Washington

"Don't be afraid to fail. Don't waste energy trying to cover up failure. Learn from your failures and go on to the next challenge. It's OK to fail. If you're not failing, you're not growing."~H. Stanley Judd.

"Jangan takut gagal. Tak perlu menutupi kesalahan. Belajarlah dari itu menuju tantangan berikutnya. Tidak apa-apa gagal. Jika tidak gagal, kau tidak berkembang". Demikian di kutip dari H. Stanley Judd

Mari pelajari 10 Gaya Kepemimpinan dari George Washington:
1. Dia dikenal mempercayai anak buahnya:
Kepercayaan adalah pilihan walau awalnya didasarkan perasaan emosi, tak ubahnya rasa percaya ke anak-anak, istri serta keluarga.

2. Dia dikenal sebagai pria berkarakter teladan:
Menjadi teladan terdepan membangun karakter dan moral bagaikan seorang jenderal, pelatih atau bahkan seorang Ayah.

3. Dia dikenal hormat kepada orang lain:
Pribadi yang rendah hati, bersahaja dan bermartabat. Dikenal menyayangi bawahan nya dan itu efektivitas kepemimpinannya.

4. Dikenal bertanggungjawab:
Rasa hormat mencerminkan pengharapan, dimulai dengan: “Saya percaya pada Anda ...!” Seakan terdengar: “karena itu diharapkan tanggungjawab Anda”. Harapan yang didasarkan rasa hormat membuahkan pertanggungjawaban penuh. Tak ubahnya kita para orang tua yang mempercayai anak-anak di rumah, disatu sisi itu akan membangun rasa percaya diri mereka – dan responnya adalah konsisten sesuai bimbingan dan berdisiplin. Itulah keunggulannya memimpin.

5. Dia dikenal mencintai anak buahnya:
Kepedulian adalah cermin kecintaannya terhadap anak buah nya, menjadikannya dicintai hingga orang-orangnya akan melakukan banyak hal untuknya, wujud dari kecintaan mereka.

6. Dia utamakan kesejahteraan anak buahnya daripada dirinya:
Dia bahkan dikenal bersedia mengambilkan peluru untuk orang-orangnya dan sadar “tidak ada kemuliaan di keberanian sia-sia”. Bukan untuk kemuliaan nya sendiri, tetapi mensejahterakan orang-orang yang memandang ke arahnya, yang mempercayai nya.

7. Dikenal sebagai pribadi yang mengesankan:
Dijamannya dikenal istilah bahwa seorang jenderal besar menaruh uangnya di mulutnya. Pribadinya yang mengesankan menjadi investasi terbesarnya, bukan hanya darah, keringat dan air mata, hidupnya pun dia pertaruhkan, prioritasnya adalah membimbing.

8. Dia tidak goyah dari prinsip-prinsipnya membimbing:
Ia bukan seorang tiran dan dia dikenal menentang tirani, dia menghargai kebebasan sesuai prinsip Deklarasi Kemerdekaan. Dia mengimani nilai-nilai bahwa tiap orang layak memperjuangkan hidup dan kehidupannya beserta keluarganya.

9. Dia dikenal beriman dari tindakannya:
Seorang saleh maju dalam keyakinannya pada Allah, dia bukan tipe pemimpin yang berpidato: “kita baik-baik saja” - kemudian kembali ke kenyamanan tendanya. Imannya tercermin pada perlakuannya karena dia melakukan apa yang dikatakannya.

10. Dikenal bertanggungjawab:
Tipikalnya bukan tipe pribadi seseorang yang bertugas sekian waktu lalu pensiun kemudian kembali kekenyamanan hidupnya menikmati kejayaannya.

Kepemimpinannya sangat berharga untuk dipelajari dan diterapkan dalam bisnis SFI Anda. disadur dari: SFI/Forum/ Salam sukses untuk Anda.

 We all here because it is works
"Only you can hold yourself back, only you can stand in your own way...Only you can help yourself."
~Mikhail Strabo
"Hanya Kau yang bisa menahan dirimu, hanya Kau yang dapat berdiri di jalanmu sendiri ... Hanya Kau yang dapat membantu dirimu sendiri."
~ Mikhail Strabo


Rabu, 23 September 2015

Sekalipun Uang Penting Tetapi Anda Jauh Lebih Penting!

“The challenge of leadership is to be strong, but not rude; be kind, but not weak; be bold, but not bully; be thoughtful, but not lazy; be humble, but not timid; be proud, but not arrogant; have humor, but without folly.”~Jim Rohn

Siapa bilang tidak penting? Uang itu penting, hanya yang tuna uang yang bilang tak penting. Di bisnis SFI uang sangat penting, bisnis ini bahkan didisain adalah untuk mencari uang. Tetapi ini bukan hanya untuk yang berUang saja, malah lebih banyak yang tidak punya uang. Namun hak dan kewajibannya sama saja. Tiap orang berusaha untuk berhasil dan berpenghasilan - Uang.

Hanya memiliki uang saja tidak akan menjadikannya sukses di SFI, uang bukan kriteria utama. Tetapi niat, minat bekerja keras, tak kenal lelah, bersabar dan yakin terbukti itu memacu meraih sukses. Itu yang terpenting di SFI.

PENGHASILAN:
Di SFI kita dididik dan diarahkan mendapatkan uang tanpa harus mengeluarkan uang yang signifikan. Hanya perlu fokus menjual atau merekrut. Jika tidak bisa menjual, iya,,, merekrutI. Jika tidak bisa merekrut, iya,,, menjual!. Inti bisnis nya semata-mata hanya itu. Maka investasikanlah waktu, kala membangun kemampuan memahami penggunaan berbagai perangkat alat peralatan. Kemampuan lainnya pasti bertumbuh seiring waktu. Bersabarlah.

Mampu mengindentifikasi tipikal pencinta sukses, untuk itu Anda dibekali materi berpromosi secara SFI. ‘Leadership’ adalah rekam jejak kesungguhan. Peringkat yang baik membuktikan Anda tidak diragukan membangun tim yang solid. Rekam jejak yang baik akan membuat orang percaya akan potensinya. Meniru keberhasilan para pendahulu tidak gampang, dan menirukannya kembali ke rekanan tim menjadi tantangan tersendiri. Sebagai team leader rekam jejak di ‘leadership’ membuktikan banyak hal. Adapun investasi berupa uang hanyalah salah satu dari bagian kegiatan bisnis SFI.

Jangan hanya berfokus pada mencari rekanan yang hanya memiliki uang; Carilah yang benar-benar berniat memiliki penghasilan pasif; Berdialog dengan yang berminat memanfaatkan waktu luangnya; Dan jika tetap berminat mendapatkan orang yang hanya memiliki uang, disarankan untuk bisa memantau rekanan Tim setidaknya konsisten berpendapatan wajar setiap bulan (ROI);

Perlu pemikiran terbuka dan jujur ​​kala berdialog dengan seseorang yang hanya memiliki uang tapi tanpa keyakinan berhasil. Mereka cenderung tersesatkan seakan uang adalah segalanya. Bangunlah pengertian mendalam tentang SFI. Semisal kita ingin memiliki taman apa tindakan kita? Kita harus menabur benih; menunggui nya hingga bertunas dan bertumbuh; mengasuh nya; melindunginya dengan teliti; merawatnya setiap hari; bersabar dan tidak mudah menyerah sebelum menuai keuntungan; beberapa mungkin cepat tumbuh, beberapa tidak; ada yang langsung menghasilkan ada yang perlu waktu; ada yang dipetik bunganya dan dijual; ada yang dijual berikut pohon dan akar-akarnya; ada yang dipenuhi ulat, ada yang dikencingi kecoak; yang hilang; mungkin beberapa mati.

Dalam dialog, persandingkan kepentingannya dengan kepentingan rekanan Tim lainnya. Ingatlah: beberapa bergabung mungkin karena diundang; mungkin memang sedang mencari bisnis sesuai klasifikasi SFI; Ada yang cukup aktif; ada yang perlu didorong secara konstan diharapkan kelak akan aktif; ada yang hiper aktif, menyerah s/d di tahap tertentu; ada yang tiba-tiba aktif dan raib tiba-tiba menghilang. Sifat sesuatu bisnis sangatlah rumit, tidak ada aturan yang mengharuskan kita untuk menulis: ‘harus melakukan sedemikian ini’. Hanya harus menginspirasi; senantiasa memotivasi; Membangun komunikasi aktif teratur tanpa bermaksud mengatur kegiatan bisnis milik mereka sendiri; Jangan menyerah pada kemudahan; Utamakan membantu yang bekerja keras; Aktif lah dengan cara yang memungkinkan menjaga hubungan baik; Teruslah merekrut; Bergerak maju dan berhasil. Bisnis SFI adalah milik Anda sendiri.

Inspirasi:
"Only you can hold yourself back, only you can stand in your own way...Only you can help yourself."
~Mikhail Strabo
~Salam sukses untuk Anda!

Selasa, 22 September 2015

Rahasia: Buah dari Kebosanan & Ketekunan

"Success is the child of drudgery and perseverance. It cannot be coaxed or bribed; pay the price and it is yours."
~Orison Swett Marden

"Keberhasilan merupakan buah dari kebosanan dan ketekunan. Hal ini tidak dapat dibujuk atau disuap;.. berkorbanlah dan itu adalah milik Anda" demikian dikutip dari Orison Swett Marden

Sukses Menjadi Pebisnis Online:
Memahami jaringan adalah inti utama pada bisnis online sehingga faktor pemasaran menjadi mudah dimengerti. Untuk berhasil kualitas lebih penting dari kuantitas, selalu seperti itu. Bisnis online memerlukan kerja keras menyebarluaskan informasi membangun jaringan lini bisnis. Memperbandingkan spesifikasi produk kita dengan standar orang lain menjadi cara yang mengagumkan untuk menentukan apakah produk kita sesuai kebutuhan konsumen. Ini juga merupakan elemen penting dari riset pasar. Menyediakan informasi lengkap menyangkut detil dan spesifikasi produk sangat bermanfaat agar konsumen memiliki opsi pilihan.

Fase awal pada bisnis online nyaris sama dengan tipikal bisnis riil, di fase awal merupakan saat-saat yang kritis, menghadapi kejenuhan kelelahan di alam ketidakpastian. Diperlukan dorongan kuat untuk bisa tetap berkonsentrasi, tekun dan terus berinovasi. Fase awal membutuhkan kreatifitas, ruang dan waktu sangat menyita enerji, seiring berjalannya waktu sistim tercipta berjalan dengan jaringan yang tertata. Kita memiliki waktu yang luang.

Jaringan Pemasaran:
Sepertinya, gairah kegembiraan kita dapat terlihat oleh pembaca melalui materi pemasaran produk. Jika kita percaya produk kita lebih baik dari produk sejenis, cenderung akan lebih disenangi banyak orang dan itu terlihat di jaringan. Hal ini akan meningkatkan rasa percaya diri tetapi kualitas harus diutamakan dari kuantitas. Wajib untuk kita memberi ulasan dengan didasarkan kejujuran dan ketulusan, itu yang akan dihargai oleh pelanggan.

Abaikan aturan praktis yang menghambat terciptanya hubungan dengan pelanggan, beberapa kondisi tertentu akan meningkatkan pengeluaran. Perlu kehati-hatian menjaga konsistensi anggaran. Manfaatkan jaringan yang berbayar maupun yang gratis karena semuanya akan bermanfaat.

Belajar dari pebisnis serupa di jejaring media sosial dan aktif berperan membawa manfaat tersendiri. Ide bisnis dapat timbul dari hal apa pun maka jangan menutup diri, kesempatan lebih terbuka bagi yang senang berhubungan dengan banyak orang. Kesuksesan orang lain dapat dijadikan model tanpa kita harus berubah menjadi orang tersebut. Tumbuhkan kedekatan dan pendekatan dengan sikap yang sama menirukan orang-orang yang sukses, itu tidak diharamkan. Dengan meniru orang-orang yang sukses kita bisa menemukan potensi diri. Belajar dari keberhasilan orang lain dan gunakan kesalahan sendiri sebagai bekal pembelajaran.

Jaringan usaha bisa diperluas dengan menirukan bangunan sistem out-sourcing, terutama jika memiliki keterbatasan sumber daya. Beriklan bersama dapat membantu, jika memerlukan keahlian pihak ketiga jangan ragu melakukannya. Sesuaikan dengan anggaran dan konsisten pada penggunaannya. Penggunaan jasa pihak ketiga dalam hal tertentu akan menghemat waktu hingga kita memiliki kesempatan untuk menangani perihal lainnya.

Harus diakui para pebisnis profesional adalah aset yang luar biasa, menjadi keberuntungan jika mereka ada di jaringan kita. Tipikal pekerja yang sukses di bidang penjualan mementingkan penghasilannya dari komisi. Mereka cenderung memiliki motivasi tersendiri dan umumnya memiliki jaringan. Pemasaran dan pesan yang terkandung pada sistem pemasaran kita lebih mereka pahami dibandingkan yang tidak memiliki pengalaman bisnis.

Semoga penyajian tips dan teknik sederhana ini akan meningkatkan kepercayaan diri di bisnis online. Semakin besar pemahaman kita tentang jaringan pemasaran, semakin besar peluang untuk sukses.

Di SFI, Anda dididik bagaimana cara mencapai keberhasilan dengan memberhasilkan orang lain, dan menghindari kesalahan yang menghambat keberhasilan orang lain.

Terbaru

MEMBANGUN MOMENTUM DIRI

Perlu momentum untuk berhasil. Banyak yang giat membangun momentum untuk kesuksesan dirinya dan banyak yang sabar, bersabar menunggu saa...