Senin, 14 Maret 2016

RAHASIA-: MENETAPKAN ARAH PERJALANAN KARIR

Tiap orang memiliki alam pemikiran sendiri dengan jangkauan yang berbeda satu sama lain, acap ditemukan berbeda pendapat walau dilain waktu kemudian bersepakat. Terdengar agak membingungkan namun sepakat atau tidak hakikatnya terjadi oleh karena ‘persepsi’ alam pemikiran semata. Persepsi menggiring kita ke situasi dimana tiap orang bisa berterima dan menerima kenapa harus berbeda. Kita bahkan diajarkan sedari dini untuk menerima akan pentingnya perbedaan, dididik untuk menerimanya. Itulah bukti pertanda berlakunya hukum tarik-menarik yang kemurniannya diduga menjadi dasar terciptanya alam kehidupan yang lebih bermakna.

Orang cenderung memaknai arti kehidupan adalah titik pencapaian prestasi dengan jumlah perolehan kontraprestasi atasnya. Tak ada rekam jejak bahwa ada orang yang pernah puas akan pencapaiannya, yang ada hanya terus mencari dan mencari mata pencarian. Orang kaya sekalipun bahkan teratur bangun pagi, bekerja dan rehat untuk kemudian bangun lagi berupaya menambah jumlah perolehan kontraprestasi dalam sejarah hidupnya.

Tidak ada petunjuk tokcer yang bisa digunakan dan menjamin tercapainya upaya pencapaian sukses keberhasilan, tetapi disarankan untuk memiliki:
1. Ketekunan
Telah terbukti bahwa orang yang sukses adalah orang yang berhasil melakoni usahanya – apa pun itu, secara tekun dan terus-menerus.

2. Kesabaran
Meyakini bahwa Anda memahami secara cerdas keputusan yang diambil dan itu memerlukan waktu mencapainya, perlu kesabaran melakukan banyak hal bahkan harus berulang-ulang. Tidak bosan melakukan pengulangan.

3. Menetapkan Rencana
Menetapkan rencana jangka pendek atau jangka panjang selamanya menjadi tantangan tersendiri, tetapi orang sukses melengkapi dirinya dengan rencana. Tidak akan ada sukses mendadak, tetapi dengan rencana sesuatunya menjadi jelas.

“Tugas kita sebagai manusia adalah memelihara pikiran-pikiran yang kita inginkan, memperjelas apa yang kita inginkan di dalam benak, dari situ kita mulai membangunkan salah satu hukum terbesar di Semesta, dan itulah hukum tarik – menarik. Anda tidak hanya menjadi apa yang paling Anda pikirkan, tetapi Anda juga meraih apa yang paling Anda pikirkan.”
~John Assaraf

Tahap panjang pencapaian sukses dipenuhi tahapan pembelajaran serta pelatihan kemampuan diri. Jangkauan pemahaman diperkaya oleh pengalaman, menimbulkan pemahaman baru menembus batas nalar, semua menjadi terrentang jelas tersaji bagaimana sesuatu itu dilakukan dengan semestinya. Memberdayakan kemampuan diri seolah menambah warna-warni perjalanan hidup, tak henti menselaraskannya berulang-ulang. Perlu ketekunan, kesabaran serta rencana yang terkendali, menyesuaikan pokok-pokok rencana dengan realita menjadi sesuatu yang diwajibkan, tetapi mengubah-ubah rencana tanpa pernah melaksanakannya hanya akan membuahkan mimpi.

Bagaikan Anda berkendara dimalam hari dari Jakarta menuju Surabaya. Secara garis besar Anda tahu arah dan jalan yang akan ditempuh, namun detil bagian jalan berlubang yang harus dihindari atau saat harus mengurangi kecepatan hanya akan jelas ketika Anda tengah berada dalam perjalanan. Jarak pandang mata terbatas, hanya menguak sepanjang sorot cahaya lampu kendaraan tetapi tidak malah menyurutkan minat melaju. Tahap demi tahap Anda akhirnya sadar telah tiba di Surabaya – di kota tujuan Anda. Demikian halnya ketika menetapkan arah perjalanan karir, tahapan yang dilalui akan memberi gambaran dibagian mana perlu penyelarasan, dan dengan kemampuan yang Anda miliki Anda pasti akan mampu melaluinya. 

Yakinlah, kemampuan Anda itu tidak akan pernah Anda ketahui jika Anda berhenti dan tidak meneruskan perjalanan. Untuk itu jangan pernah berhenti di tengah perjalanan tetapi berharap bisa tiba ditempat tujuan. Memelihara keyakinan berhasil adalah bagian tersulit dalam perjuangan menuju keberhasilan.
Selamat berjuang!

Terbaru

MEMBANGUN MOMENTUM DIRI

Perlu momentum untuk berhasil. Banyak yang giat membangun momentum untuk kesuksesan dirinya dan banyak yang sabar, bersabar menunggu saa...