Kamis, 30 Mei 2019

PERANG TOTAL KALAHKAN KEBIASAAN NEGATIF

“Until you realize how easily it is for your mind to be manipulated, you remain the puppet of someone else's game.”~ Evita Ochel

Manusia dikenal sebagai makhluk yang tidak bisa hidup sendiri, tidak pernah berhasil melepaskan diri dari habitatnya, terutama ketergantungannya pada bayang-bayang lingkungan ditempat mana dia menghabiskan waktunya.

Manusia juga dikenal sebagai makhluk yang tidak pernah benar-benar paham apa keinginannya?

Ada kalanya sesuatu hal dia nyatakan sangat diperlukan, dilain waktu dia nyatakan terlarang bahkan diharamkan.

Namun manusia dikenal memiliki kemampuan beradaptasi, beribu kesaksian tentang hal itu menghiasi sejarah peradaban kehidupan.

Manusia dikenal sebagai makhluk yang paling sering berubah dan mengubah-ubah perilaku serta kelakuannya.

Nyaris sama dengan upayanya mengubah perilakunya untuk memperbaiki kelakuannya memperlakukan sesuatu kelakuan. Tetapi ironis, karena manusia juga diakui sebagai mahluk yang mudah terhasut melanggar aturan tentang perilaku yang disepakati harus dihindarkan.

Mengaku sebagai makhluk paling sempurna hingga tiap waktu berusaha mengubah tiap hal demi sempurnanya kesempurnaannya itu.

Karenanya tak heran jika manusia sering terjebak oleh perubahan yang dia lakukan. Senantiasa terkesan abai tidak peduli sudah berapa banyak perubahan yang telah dilakukan demi mencapai tingkat perubahan tertentu.

Lucunya, Manusia cenderung bernafsu melakukan hal-hal yang bertentangan. Dikenal lemah terhadap godaan, bahkan walau dia terancam oleh godaannya yang berulang-ulang menggoda, manusia tidak pernah bosan akan godaan.

Dikenal bangga jika digoda, dan sangat membanggakan godaan yang datang menghampirinya.

Senang akan puja dan puji, bahkan bisa berubah karenanya.

Tetapi tiap waktu berjanji pada dirinya sendiri untuk tidak lagi mau tergoda.

Tetapi, kala ketika gagal mengubah suatu kebiasaan yang dia ingin hentikan, kerap terlihat jengkel, marah dan kecewa bahkan seketika bisa berubah menjadi makhluk penindas hingga pembinasa.

Sungguh sangat kompleks!

Manusia terkenal sebagai mahluk sesumbar yang mudah mengumbar sumpah janji setia. Terutama jika diminta untuk menghentikan kebiasaan yang dianggap tidak senonoh.

Tiap saat berjanji dan tiap saat pula dilanggar. Cenderung melanggar sumpah untuk kemudian berjanji dan melanggar lagi, dan berjanji lagi untuk tidak lagi mengulangi.

Dipenuhi alasan penjelasan bahwa untuk menghentikan suatu kebiasaan Negatif dia akan berjuang semampunya walau diakui bahwa itu akan menyulitkannya, dikarenakan terbebani faktor ketergantungan yang cenderung menggerogoti kemampuannya untuk menghentikannya.

Disaat dia mengakui keunggulannya dia juga mempertontonkan kekonyolannya. Sangat kompleks!

Mari bedah lebih jauh lagi. Konon katanya, berdasarkan pengalaman ada beberapa cara yang diakui bisa digunakan untuk memerangi kebiasaan negatif dan menghentikannya.

Sebagai berikut:

KALAHKAN YANG TERKECIL:
Pilih yang terkecil yang menurut Anda mudah ditaklukkan. Hentikan si Lemah satu tiap waktu, mungkin akan lebih berhasil daripada menghentikan semuanya.

Berhati-hatilah akan imbas yang ditimbulkan, terutama pada hal-hal yang terdampak, semisal terhadap perasaan. Jika drastis dampaknya bisa bisa dramatis.

Lakukan bertahap, lihat implikasi yang timbul.

Semangati upaya perubahan itu dengan cara menonjolkan tujuan positif yang hendak dicapai, bandingkan dengan daya rusak efek negatif yang diakibatkan oleh faktor ketergantungan.

Amati hasil positif yang diperoleh.

LAKUKAN PERHITUNGAN:
Hitung berapa bungkus rokok yang habis dalam sehari, kalkulasi berapa uang yang habis untuk itu. Mulailah menghitung, itu saja dulu. Sembari merokok berhitung, lakukan setiap hari tanpa dibebani pemikiran berusaha mengurangi.

Selanjutnya fokuskan perhitungannya. Misalnya, berapa batang rokok yang habis sebelum tengah hari? Berapa batang setelahnya sebelum malam hari. Berapa bungkus sedari bangun tidur hingga tiba waktunya untuk tidur? Hitung berapa jumlah uang yang habis.

Kelak akan ada waktunya untuk Anda kaget berapa kilogram sudah nikotin yang Anda bakar dan asapnya dijejalkan masuk bersarang menempel di dinding paru-paru Anda.

Jika kebiasaan negatif itu tentang surfing Internet atau Medsos, mulailah hitung berapa jam sehari? Tak perlu berjanji mengurangi, tetapi tetaplah pada ritme itu sembari terus menghitungnya.

Kelak akan tiba waktunya untuk Anda tercengang-cengang, sudah habis berapa ribu jam terbuang hanya untuk sekadar berlaku bodoh terhadap diri sendiri. Klik-klik-klik sana-sini, percuma tersia-sia.

Kala ketika Anda tersadar akan pemborosan yang dilakukan lazimnya akan timbul keinginan hati untuk mulai mengontrolnya.

Secara perlahan Anda akan timbul niat untuk mengambil keputusan, apakah akan menghentikan semuanya sekaligus atau menguranginya secara perlahan-lahan.

Tiap ingat, berhenti surfing sia-sia. Tiap waktu begitu. Biasanya Anda akan termotivasi untuk mengurangi.

Pemikiran itu akan timbul dari kemauan sendiri. Anda akan menjadi lebih waspada diri untuk mulai fokus menggunakan waktu, perlahan-lahan Anda akan hanya bersedia melakukan hal-hal yang lebih bermanfaat.

UBAH LINGKUNGAN SEKITAR:
Mulailah mengubah konteks hidup dengan memperlihatkan hasil akibat dari perubahan yang dimulai dari diri sendiri. Tak perlu kaget jika kemudian beberapa orang atau tetangga terdekat mulai mengikutinya. Mulai melakukan sendiri perubahan di lingkungannya.

Secara perlahan seluruh lingkungan akan bergerak perlahan menjadikan perubahan yang Anda lakukan sebagai pilot proyek yang layak untuk diikuti.


Terkadang dimulai dari hal-hal kecil, semisal mulai menjauhkan asbak rokok dari jangkauan anak-anak remaja. Menggantikannya dengan raket bulu tangkis. Atau mulai menghadirkan meja pingpong di tempat anak-anak remaja biasa nongkrong.


Kemudahan akses mendapatkan faktor pemicu diduga ikut menimbulkan lahirnya kebiasaan negatif, karenanya faktor pemicunya harus dijauhkan terlebih dahulu. Dengan demikian, diharapkan akan tercipta kecenderungan antipati terhadapnya.


Secara perlahan akan terlupakan. Bila memungkinkan, perangi faktor pemicu itu agar dilarang atau dihapuskan dari lingkungan tinggal.

Atau dengan secara sedemikian rupa menjadi sulit untuk dijangkau. Antara lain asbak rokok, kaleng botol minuman keras, termasuk makanan cepat saji ‘junkfood’ sumber penyakit obesitas kegemukan.


Mengubah lingkungan dapat mengubah kebiasaan.


INGAT DIRI SENDIRI – KONSISTENLAH:

Ini tentang upaya menghentikan kebiasaan negatif dengan cara mengingatkan diri sendiri telah banyak yang berhasil diraih.

Tentunya, tidak semudah menuliskannya, tetapi agar bersemangat perlu mengingatkan diri sendiri agar fokus dan konsisten berupaya menghentikan kebiasaan negatif. Anda akan tercengang-cengang dengan perolehan hasil yang didapatkan.

Terkadang akan ada suatu Hari dimana Anda menentang sendiri keinginan berubah bahkan mungkin menyerah.


Bisa saja, mungkin karena hasilnya tidak memuaskan. Tetapi, dengan tetap konsisten bertahan, umumnya lingkungan sekitar dan teman-teman terdekat akan terpanggil mendukung dengan cara ikut mengingatkan.

Terkadang, akan ada Hari dimana Anda tertarik menganalisa hasil yang diperoleh dan kemudian terpacu meningkatkan ritme perubahan.


Barangkali menganalisa dan memperbandingkan keuntungan versus kerugian yang timbul jika berhenti secara total, sekaligus.

Mungkin timbul pemikiran tentang imbas dampak yang ditimbulkan. Mungkin takut akan akibatnya, terpikir bagaimana mengatur hidup jika berhenti total?


Tetapi dengan menyadari bahwa perubahan telah membawa sedikit perbaikan, hidup serasa menjadi baru.


Timbul pertimbangan untuk mempersiapkan langkah-langkah mengatur ulang ritme kehidupan Anda seiring perubahan itu. Perubahan kian lebih bermanfaat.

GANTI SAJA LAH ITU!
Terkadang, ada kalanya ketika Anda tengah berusaha melakukan perubahan tetapi gagal tidak berhasil.


Semakin diusahakan semakin menggoda dan tergoda.

Jika fokus malah semakin terbuka peluang mengulang-ulang kebiasaan negatif, akhirnya tersiksa.

Diduga, kegagalan itu terjadi disebabkan oleh energi konstan yang telah tertanam di alam bahwa sadar bahwa bagaimanapun Anda berusaha, Anda akan gagal menghentikannya. Jika sedemikian itu halnya, ganti saja!


Mengapa begitu?

Karena kegagalan itu bersumber dari pemikiran alam bawah sadar, karenanya diganti saja dengan sesuatu kegiatan yang disukai, tetapi lebih tidak merusak.

Misalnya katakanlah jika Anda berusaha membangun pemikiran bahwa makanan junkfood adalah dosa, tetapi gagal tidak berhasil mengurangi.


Ganti saja pemikiran itu dengan pemikiran bahwa makanan junkfood itu menjadi tidak berdosa jika dimakan bersama buah-buahan atau sayuran. 

Niscaya hasilnya akan berbeda, setidaknya lebih sehat dan bermanfaat.

Bahkan, walau jika penggantinya itu terlihat kurang bermutu tetapi berhasil menghentikan kebiasaan negatif, sepanjang tidak berbahaya tetapkan itu saja.

TERAPKAN TEKNIK JIKA - KEMUDIAN
Ini tentang cara jitu membantu mendapatkan hasil yang akan dicapai. Teknik ini biasanya dilakukan dengan terencana. Intinya fokus pada pengaturan waktu. Ini tentang manajemen waktu.


Misalnya, memutuskan kapan waktunya? Atau jam berapa persisnya untuk melakukan sesuatu? Kemudian menetapkan jadwal apa lagi setelahnya? Hasilnya, umumnya memuaskan.

Misalnya, upaya mengurangi Biaya Golf, tetapkan bahwa main Golf hanya diperbolehkan di hari Sabtu setelah menghadiri undangan Pesta kerabat handai taulan atau pesta pernikahan Adat.

Itu wajib atau dikenakan sanksi, mungkin dicabut keanggotaannya dari Klub. Umumnya teknik ini berhasil signifikan. Biaya Golf menurun, kemampuan mendisiplinkan diri menjadi meningkat.

Silahkan contoh lainnya dikembangkan.

Perlu dicatat, bahwa ini adalah tentang teknik terencana untuk menemukan cara alternatif yang terukur dalam upaya mencapai tujuan.

Walau terkesan sederhana, tetapi teknik ini membuat alam bawah sadar menjadi terpacu untuk memprogram benak pemikiran agar konsisten.

AMPUNILAH DIRI SENDIRI:

Setelah sekian waktu Anda berhasil mengubah kebiasaan negatif tetapi oleh karena satu dan lain hal, Anda kembali melakukannya, Anda bisa mengalahkan nafsu mengulangi kebiasaan buruk itu dengan cara mengampuni diri sendiri.

Maafkan diri Anda dan Restart kembali – start over!

Jangan pelit untuk memberi kesempatan kedua. Luangkan waktu dan pelajari mendalam tentang sisi positif yang sebelumnya pernah dicapai.

Yakinkan diri bahwa sudah sejauh ini berhasil menaklukkan kebiasaan negatif maka cintailah hidup dengan meninggalkannya. Ini tentang memaafkan diri sendiri.

“Until you realize how easily it is for your mind to be manipulated, you remain the puppet of someone else's game.”~ Evita Ochel

Kiranya membawa kemanfaatan.
~Salam berubah selalu!



Kamis, 23 Mei 2019

RAHASIA KETERAMPILAN PERSUASIF

“If you understand others you are smart. If you understand yourself you are illuminated. If you overcome others you are powerful. If you overcome yourself you have strength.’’
~Lao Tzu



Anda akan mendapatkan keterampilan persuasive jika Anda terbiasa menerapkan dan menyukai cara-cara persuasif untuk menyelesaikan sesuatu permasalahan, karena kekuatan persuasif terpusat di dalam hati sanubari. Sayangnya, tidak banyak orang yang menyadari akan hal itu.

Intinya adalah, bagaimana meminimalkan kekakuan sistim “pertahanan diri” terutama menghadapi komentar miring dan atau kritik sadis dari orang-orang tentang Anda atau kelompok Anda.

Mungkin kritik adalah untuk tujuan perbaikan, tetapi terkadang sering dianggap tidak rasional atau memiliki tendensi mengganggu ketenteraman pribadi.

Dengan bertindak persuasif Anda akan memiliki kesempatan untuk menyimak dan mendiskusikannya secara mendalam dengan kepala dingin dalam suasana hati yang tenang, rileks.

Dengan caranya, tindakan persuasif bahkan akan menemukan apa tujuan dari kritikan yang bisa tertangkap di permukaan, dan apa tujuan sebenar di balik permukaan itu. Bagaimanapun tidak semuanya kritikan harus didengar dan diberi perhatian.

Tindakan persuasif bahkan dapat digunakan untuk meminta perhatian bahkan bantuan dari orang-orang yang menyakiti atau mungkin menghambat Anda mencapai sukses keberhasilan. Karena dengan cara sedemikian itu Anda memiliki kesempatan menjelaskan cara bagaimana Anda melakukannya, dan apa tujuan sebenarnya. 

Tindakan seperti itu bahkan mungkin akan memadamkan api kebencian dihati orang-orang, atau mungkin akan membuat mereka kian bisa memahami dan mengerti. Menjauh dari rasa ketakutan yang menghantuinya.

Tindakan persuasif akan menemukan jalannya sendiri, untuk bisa tahu kapan dan cara bagaimana harus meninggalkan orang-orang yang tidak mau merubah pendapatnya tentang Anda. Tindakan persuasif bahkan akan menemukan caranya untuk mengetahui tentang orang-orang yang tidak mau mendukung Anda dikala Anda membutuhkan dukungan tertentu dari orang-orang itu.

Persuasif menjadi cara menghilangkan permasalahan atau meminimalkan pertentangan walau pun tidak secara permanen. Namun setidaknya menjadi cara untuk menemukan jalan keluar atas kebuntuan yang terjadi. Walau sementara tetapi itu sangat berguna.

Tindakan persuasif bisa menjadi cara terbaik bagaimana Anda menyelesaikan permasalahan menyangkut hak kepemilikan tentang “barang milik Anda”. Persuasif akan membuat Anda menarik sifat negatif Anda, hingga kemudian tersadar bahwa hal negatif yang ditimbulkan oleh orang-orang itu kepada Anda sesungguhnya adalah bentuk dari perlawanan semu. Bisa jadi mereka juga menyayangi Anda. Persuasif bisa mengubah perilaku serta kelakuan Anda yang oelh lingkungan sekitar tidak berterima.

Persuasif juga akan menjadikan Anda tahu tentang hal apa saja yang akan Anda sampaikan dan cara bagaimana mengatakannya. Persuasi bisa menjadi cara terbaik untuk memulai percakapan interaktif dengan seseorang yang membenci Anda. Persuasif bahkan bisa malah menjadikan orang itu berbalik menjadi sekutu terbaik yang Anda miliki. Atau menghilangkan sifat negatif mereka selamanya.

Cara-cara persuasif diperlukan untuk mengubah musuh menjadi sekutu. Tak heran jika kemudian Anda dikelilingi oleh orang-orang yang tadinya berseberangan, berbalik menjadi pendukung Anda. Perubahan yang hasilnya akan mekar bertumbuh cepat mengarah ke situasi yang tidak ternilai harganya.

Jika Anda terus-menerus merasa terbebani oleh tantangan, Anda akan merasa jenuh, letih dan lelah. Dan itu akan mendorong Anda untuk mencari cara bagaimana menghindari benturan atau bagaimana meliwati terjangan badai di sepanjang perjalanan hidup.
Terkadang gejolak emosi bisa diatasi dengan doa singkat yang menguatkan iman, menimbulkan sesuatu kekuatan diri. Bisa jadi itu adalah bentuk persuasi juga – jika kata itu lebih berkenan untuk Anda.

Ketahuilah, jika Anda ingin mengubah hidup Anda, pertama-tama Anda harus mengubah cara Anda memandang sesuatu. Apalagi jika Anda merasa tersesat oleh sesuatu, dan atau tersangkut akan sesuatu permasalahan hidup. Bagaimanapun Anda perlu mendapatkan arahan untuk kembali bisa bebas bergerak mencapai sukses keberhasilan yang diidam-idamkan.

“Until you realize how easily it is for your mind to be manipulated, you remain the puppet of someone else’s game”.~Evita Ochel

~Salam persuasif selalu!
 SB

Senin, 13 Mei 2019

RAHASIA JALAN ALTERNATIF

“Begitu jiwa terbangun, pencarian dimulai tak lagi Anda bisa kembali. Sejak saat itu, Anda dihadang oleh kerinduan khusus yang tidak akan pernah lagi membiarkan Anda berlama-lama di titik terendah kepuasan yang membuat Anda selamanya segan untuk berkompromi atas ancaman bahaya yang menghalangi perjuangan Anda mencapai sukses keberhasilan."
~John O'Donohue.

Ketika diperhadapkan pada masalah menyangkut aspek kehidupan, kita akan mudah menyadari bahwa akan ada aspek tertentu yang tidak bisa ditangani jika hanya mengandalkan kemampuan sendiri.

Lazimnya diperlukan bantuan orang lain yang memiliki keahlian untuk menangani.

Kita mungkin akan berusaha mendapatkan saran atau berusaha mencari informasi untuk mendapatkan inspirasi tentang cara bagaimana menanganinya.

Mungkin kita akan surfing di Youtube, mencari-cari mungkin ada film tayangan tentang penanganannya, atau mungkin kita akan berusaha membolak-balik buku manual petunjuk penanganannya.

Kita akan terpacu berusaha melakukan apa saja yang diperlukan setidaknya untuk mendapatkan hasil yang terbaik.

Aspek kehidupan yang dimaksudkan adalah tentang berbagai hal menyangkut permasalahan bisnis, permasalahan kesehatan, atau tentang bagaimana cara membina hubungan relasi dan atau tentang hal lainnya yang memerlukan penanganan segera.

Kita kerap terpancing mencari cara alternatif yang dimungkinkan dilakukan agar terlepas dari himpitan yang mengganjal, setidaknya agar tidak kian semakin susah. Normalnya begitu itu. Itu adalah keinginan yang lazim, terdorong oleh pemikiran agar segera terbebas.

Jalan Alternatif menjadi substitusi pengganti jalan yang semestinya, karena jalan yang semestinya memerlukan waktu mendapatkannya.

Pemikiran ini didorong oleh pemahaman akan berbagai hal yang dianggap lumrah.

Misalnya, kita masing-masing menyadari bahwa untuk meningkatkan gelora percintaan tidak cukup jika hanya mengandalkan ajian mantra libido. Diperlukan VIAGRA obat kuat vitalitas tokcer pendorong arus syahwat.

Tetapi kita juga tahu bahwa vitalitas tokcer bisa didapatkan dengan rutin berolahraga, tetapi itu butuh waktu berproses. Dan kita perlu jalan keluar yang bersifat seketika.

Dorongan mencari-cari cara lain sebagai jalan Alternatif pada dasarnya diilhami oleh pemikiran bahwa akan selalu ada cara yang lebih mudah, yang lebih praktis dan yang langsung bisa dilakukan dan yang akan menghasilkan sesuai yang diharapkan.

Intinya adalah, akan selalu ada kekuatan dari sesama satu lainnya yang bisa mengajarkan cara bagaimana kita menggunakan kekuatan sendiri untuk menarik lebih banyak lagi hal-hal positif yang kita inginkan dalam hidup ini.

Dan konon katanya cara itu tersedia di suatu area dan tidak terlalu susah mendapatkannya. Kita tak perlu menunda-nunda untuk mendapatkannya atau sukses keberhasilan yang diidam akan menjadi tertunda sepanjang masa.

Konon katanya, satu-satunya jalan alternatif yang tersedia, adalah jalan keluar Alternatif dalam bentuk berupa permasalahan itu sendiri.

Bahwa gumpalan permasalahan itulah Alternatif jalan keluar yang dimaksudkan itu.

Dan jika Anda bertanya-tanya atau malah dibingungkan tentang hal ini, kelak akan ada waktunya untuk saya menyajikan suatu penjelasan lebih jauh dan lebih mendalam.

Tetapi itu butuh waktu, sementara begini ini dululah jalan keluarnya sebagai Alternatif. Saya yakin Anda kini paham apa yang dimaksudkan.

"Success on any major scale requires you to accept responsibility,,,,, In the final analysis, the one quality that all successful people have,,,is the ability to take on responsibility".
~Michael Korda

~Salam alternatif selalu!
ec

Selasa, 07 Mei 2019

RAHASIA BERMEDITASI

“Once the soul awakens, the search begins and you can never go back. From then on, you are inflamed with a special longing that will never again let you linger in the lowlands of complacency and partial fulfillment. The eternal makes you urgent. You are loath to let compromise or the threat of danger hold you back from striving toward the summit of fulfillment.”~John O'Donohue.

Diawali pertanyaan, mengapa kita perlu memotivasi diri untuk bermeditasi?


Seandainya kita mau meluangkan waktu dan membukakan telinga serta mata hati kita, terhadap berbagai suara-suara yang berseliweran di sekitar, akan ditemukan bahkan mungkin akan disadari betapa kacau kehidupan ini.

Begitu banyak hasrat, minat dan kepentingan orang-orang disalurkan diwaktu yang bersamaan. Banyak peristiwa yang terjadi bersamaan diwaktu yang sama. Bahkan banyak yang berbenturan satu sama lain.


Dan itu terjadi di sekitar kita, bagaimana pula dengan peristiwa di sekeliling area sekitar kita?

Perlu waktu untuk sekedar mengetahuinya. Perlu waktu untuk bisa mengerti tentangnya.

Bagaimana pula memahaminya, apalagi untuk mengatasinya? atau bagaimana cara melepaskan diri darinya?

Banyak yang menjadi gila karenanya.

Bahkan orang-orang yang sudah gila pun menjadi semakin bertambah menggila kegilaannya.

Harus diakui, itu memang bukan hal perkara mudah. Bahkan walau hanya untuk sekedar bisa berkonsentrasi mencari tahu cara bagaimana mendengarkannya dengan tepat.


Hingga tak perlu dipingpong situasi kesana-kemari.

Mungkin kita perlu berpihak ke pihak yang terlihat lemah, atau mungkin berpihak kepada yang kuat.

Mungkin tak perlu berpihak ke salah satu pihak.

Mungkin kita perlu memaksakan sesuatu keputusan yang harus diambil secara terpaksa oleh para pihak.

Perkara selesai, walau untuk sementara!

Sering kali, pilihan yang diambil terpengaruh oleh suara-suara sekitar. Terkadang di tengah suasana kacau, kita dipaksa situasi untuk bisa menyalurkan energi baik ke sekitar kita.


Mungkin kita dipaksa keadaan harus bisa berbagi asupan enerji kedamaian batin ke orang-orang di sekitar kita, dan itu harus bisa dilakukan efektif, seketika dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

Itu tak sulit, andai kita terbiasa bermeditasi!

Memotivasi Diri agar sudi Bermeditasi:
Mari lihat lagi pertanyaan di awal; “mengapa kita perlu memotivasi diri untuk bermeditasi?”


Sekilas sudah dijelaskan alasan perlunya, intinya karena meditasi menjadi cara terbaik bagi kita untuk bisa memisahkan diri dari keriuhan hiruk-pikuk situasi sekitar.

Bagaimana cara memotivasi diri:

Beberapa orang mendapatkan cara memotivasi diri melalui jalan meditasi.


Dengan berdiam diri, mengosongkan pikiran, merenungkan langkah apa yang diperlukan.

Alasan orang-orang yang terbiasa bermeditasi menyatakan bahwa perlu merenung, berdiam diri agar bisa fokus menemukan ide gagasan, mendapatkan jalan memanfaatkan pikiran membawa kita menjauh masuk ke alam ketenangan yang memungkinkan kita bisa tenang berdiam diri.

Bahkan bisa relaksasi walau ditengah situasi hiruk-pikuk keadaan kritis. Perlu dan harus bisa melakukannya, tentunya dengan cara masing-masing.

Se-bisa-nya!

Itu perlu!

Kita harus termotivasi untuk bisa melakukannya.

Apalagi kita kerap diperhadapkan pada suatu situasi dimana berbagai kondisi tertentu turut berperan memperburuk keadaan hingga ke titik puncaknya sendiri.

Perkara!

Bilamana pikiran kita ikut rendong turut sesak, seketika situasi bisa berubah menjadi momok yang menyesatkan, menghancurkan diri.


Tetapi dengan membiasakan diri tenang, kita akan bisa menguasai pikiran untuk berkelit menghindar, tidak malah ikut larut memperkeruh.

Memotivasi diri untuk bermeditasi, menjadi jalan bagi kita untuk meminta pikiran kita agar bisa segera membatalkan lonjakan emosi negatif yang terkadang muncul secara tiba-tiba.

Memerintahkannya untuk segera membawa kita ke suatu situasi lain yang memungkinkan kita bisa berpikir tenang. 

Selanjutnya memutuskan langkah-langkah apa yang akan diambil di tengah situasi kondisi yang sedemikian rupa.

Bagaimanapun pikiran adalah produk otak, dan secara medis otak kita adalah salah satu organ anatomi tubuh dan fisiologis yang rumit untuk dipelajari, niscaya kita bisa menguasainya.


Hanya dimungkinkan untuk mengaksesnya sebagian, secara alamiah dalam situasi normal.

Jika kita membiasakan diri menyalurkan pikiran dengan cara-cara yang layak, dengan cara yang paling dimungkinkan kebenarannya benar, kita bisa membangun hubungan baik dengan alam pemikiran yang timbul di diri kita, merebut kendali potensi sejati diri kita sendiri.

Intinya adalah, sejatinya diri kita.

Persiapan dan Cara Bermeditasi:

Banyak cara yang disarankan bisa dilakukan agar mampu menyelaraskan keinginan batin melalui cara bermeditasi.


Mungkin beberapa teknik berikut bisa diterapkan:

#1. Meditasi Pernapasan:
Mulailah dengan cara mengatur pernapasan. Hirup nafas perlahan-lahan, hirup mendalam hingga paru-paru terasa dipenuhi udara.


Lepaskan perlahan-lahan.

Ulangi berkali-kali. Mulailah membiasakan diri melakukannya, percayalah Anda akan menikmatinya.

Nikmati alur pelepasannya sembari menghitungnya, satu-dua-tiga-empat-lima hingga sepuluh.

Lanjutkan sembari mengulangi hitungan hingga mencapai dua puluh kali tarikan napas.

Seiring hembusan nafas, ikuti gerak-gerik tubuh secara perlahan-lahan sampai terasa leluasa.

Tenang dan nyaman.

Biarkan, rasa tenang menyusup jauh ke dalam diri, dan tunggu hingga terasa seolah kita memasuki kondisi dimana kita tengah berada di situasi tenang dan kita dapat menenggelamkan semua permasalahan yang menggenangi isi pikiran.


Teruskan, lanjutkan secara perlahan. Lakukan perlahan dan perlahan.

Biarkan hingga pikiran serasa menyatu dengan gerak tubuh kita mengikutkan gerak alur pernapasan.

Anda berada dalam keadaan relaksasi penuh, menyeluruh.

#2. Meditasi Denyut Jantung:

Tarik napas perlahan-lahan, ulangi tarik secara perlahan hingga udara terasa memenuhi ruang kosong di dalam paru-paru.


Dengarkan baik-baik bunyi suara napas yang timbul, dengarkan dan teliti, telisik mendalam. Ia akan terdengar bagaikan irama musik yang mengalun teratur, nikmati dan bersantailah dengan suara itu.

Secara pasti perlahan bunyi nafas akan membendung suara hiruk-pikuk sekeliling.

Teruslah, bernapas secara teratur, satu per satu, telisik suara napas yang seakan berubah bagaikan ketukan musik menurutkan irama denyut jantung.

Ikuti perlahan-lahan, perlahan, dan perlahan.

Irama denyut jantung Itu akan membukakan jalan pikiran, membawa kita masuk jauh ke dalam pusaran ke suatu situasi dimana kita dapat mengakses pikiran.

Sepenuhnya menguasainya.

#3. Meditasi Konvensional:

Tekniknya nyaris sama dengan dua teknik yang dijelaskan sebelumnya, hanya berbeda pada cara melakukannya saja.


Metode konvensional umumnya menggunakan, bunyi-bunyian benda tertentu, atau dengan memutarkan alunan musik berirama tertentu.

Tujuannya untuk membantu proses menenangkan diri agar fokus memusatkan pikiran untuk menyalurkan emosi tertentu.

Intinya adalah penyaluran dengan terlebih dahulu memposisikan diri dalam keadaan benar-benar tenang, relaksasi, hingga bisa berpikir jernih.

Posisi Tubuh:

Meditasi bisa dilakukan dalam keadaan posisi duduk, bisa juga dengan berlutut, atau dalam posisi apa saja yang terpenting kita benar-benar merasa nyaman.


Dan jangan memaksakan diri dengan bersikukuh melakukannya pada posisi tertentu.

Karenanya, sebelum memulai pastikan mengevaluasi terlebih dahulu pada posisi yang bagaimana kita bisa rileks.

Mungkin perlu mengganjal pantat dengan bantal.

Intinya, panggul harus dalam posisi tidak merosot ke depan atau melorot ke belakang.


Tulang belakang harus dalam posisi tegak, dan leher berada di tengah cekungan panggul, sehingga berat badan didistribusikan merata ke seluruh bagian.

Mungkin perlu menutup mata agar mudah fokus, tetapi buka mata juga bisa, bebas, yang penting fokus.

Posisikan kedua tangan bebas telepas diletakkan di atas paha, dan jangan tegang. Santai dan rileks saja, itu kuncinya.

Manfaat Meditasi:

Meditasi diakui sangat bermanfaat mempertajam kesadaran diri, kita menjadi lebih aware, dan bisa meningkatkan energi dalam konsentrasi.


Membuat kita menjadi lebih percaya diri dan lebih tenang mengendalikan diri. Mengurangi stress, lebih santai menikmati hidup.

Memiliki kejernihan mental yang lebih unggul dengan daya ingat yang meningkat, kreativitas diri meningkat dan menjadi lebih cakap dalam pemecahan masalah.

Kondisi tubuh menjadi lebih seimbang, tekanan darah normal dan lebih sehat, phisik menjadi lebih cerah, dan lain-lain.

Meditasi membawa kita memasuki pengalaman dimana kita merasa benar-benar nyaman melarikan diri dari semua kebisingan bunyi-bunyian suara di sekeliling sekitar kita.

Kiranya bermanfaat Dan membawa kemanfaatan.

~Salam meditasi selalu!
ec