Bisnis apapun jika ditekuni akan menjanjikan
keberhasilan karena peluang untuk berhasil terbuka sepanjang waktu. Bagi pebisnis
diyakini bahwa kendala bukan penghalang tetapi menjadi pemicu mendapatkan kiat sukses.
Dalam bisnis tidak ada cara jitu yang tokcer karena bisnis dipengaruhi oleh berbagai
situasi kondisi bahkan budaya serta aturan ketentuan pemerintah turut
mempengaruhi.
Berikut ini disajikan secara ringkas
Kiat Sukses yang diharapkan bisa membantu Anda mengembangkan bisnis Anda di
tahun 2016:
1. Peluang Dibalik Ide Yang Tidak
Normal:
Mempertanyakan hal-hal yang sudah berjalan
normal terkesan seolah kurang kerjaan tetapi hal itu dapat menghadirkan ide bisnis.
Walau terdengar janggal namun ide bisnis kerap muncul secara tak terduga bahkan
terkesan menyimpang. Tuntutan gairah inovasi memicu lahirnya kreatifitas tak
henti untuk terus menggali peluang demi mengubah cara akan keberlangsungan berbagai
hal. Inspirasi terlahir dari semangat melakukan perubahan.
2. Berani Menguji Ide Bisnis:
Oleh karena ide bisnis akan diuji oleh
kekuatan pasar maka perencanaan yang baik menjadi kekuatan penentu. Banyak ide
bisnis yang layak tetapi tidak menghasilkan uang sebaliknya ide yang dinilai
tidak layak malah menjadi mesin penghasil uang. Kreatifitas dari para inovator
tangguh memegang peranan penentu. Banyak pebisnis pemula gagal bukan karena ide
yang tidak layak tetapi lebih dikarenakan perencanaan yang kurang memadai.
Demi pemahaman yang kuat, Anda disarankan
untuk mendiskusikan ide bisnis Anda dengan berbagai pihak, dengan konsultan
bisnis atau konsultan hukum sehubungan dengan validitas. Dengan berdiskusi
diperoleh pendekatan yang lebih realistis akan cara operasionalnya hingga bahkan
komitmen royalti. Berani menguji ide bisnis akan mendapatkan umpan balik yang
menyempurnakan ide bisnis Anda.
3. Tidak Mudah Tetapi Tidak Sulit:
Kemampuan memanfaatkan peluang tidak
dimiliki tiap orang, dan tidak setiap orang mampu bertahan didera gelombang
ketidakpastian iklim usaha. Pengusaha cenderung terlihat seolah terburu-buru
menjaring ide bisnis tetapi terkesan lambat memutuskan momentum memulai. Terkesan
tidak punya belas kasihan dalam berkompetisi bahkan terkesan apatis menerima kabar
buruk dari bisnis yang digulirkan.
Pengusaha sadar jika ide bisnis mudah
maka semua orang akan melakukannya. Tidak heran jika pengusaha cenderung
memilih jalan yang asing dan tidak umum, termotivasi bersemangat naik turun
dalam cuaca gelombang ketidakpastian - dan menikmatinya.
4. Bertahan Sebisanya:
Pengusaha terkesan lupa akan kepentingan
pemodal, cenderung menghamburkan uang, terkesan tidak mampu mengantisipasi
skala bisnis yang dihadapi. Sejatinya tidak ada orang yang bisa meramalkan masa
depan bisnis, tiap orang hanya bertarung menjalankan usaha yang tengah
dikerjakan, banyak hal tergantung pada kekuatan unsur faktor waktu. Tidak mudah
dan tidak pernah mudah tetapi tetap optimis dan memutuskan langkah logis
berikutnya. Permasalahan keuangan kerap menjadi tantangan apalagi ketika diperhadapkan
akan kebutuhan keluarga terkesan lupa, lain hal ketika bisnis telah
menghasilkan.
5. Mencari Rekan Partner:
Bagaimana menemukan tim kerja yang
tepat? selalu menjadi persoalan pokok. Pengusaha tidak akan pernah berhenti
mencari partner guna melengkapi keahliannya, mencari penasihat stratejik bisnis
yang berpengalaman bahkan yang pernah gagal pun menghasilkan wawasan
tersendiri.
Mencari rekan kerja yang memiliki
gairah keberhasilan yang bersedia dan sudi berlelah-lelah, yang tidak keberatan
keluar dari zona kenyamanannya. Banyak yang trampil dalam teknis tetapi tidak trampil
dengan jiwa juangnya, banyak yang berwawasan luas tetapi tidak siap dengan realitas
nyata dunia usaha.
6. Mencari Investor Pemodal:
Bagaimana menemukan investor yang mendanai
bisnis Anda? menjadi tantangan tersendiri. Bagi pebisnis yang pernah sukses menghasilkan
uang untuk investor lebih mudah jika dibandingkan dengan pemula. Menemukan tipikal
investor yang diharapkan tidaklah mudah, tingkat kemampuan finansil kerap menjadi
pertimbangan. Banyak investor yang malah ikut campur tangan memutuskan arah
perjalanan bisnis hingga menimbulkan ketidaknyamanan pebisnis dengan ide
bisnisnya.
Fasilitas internet berhasil drastis mengubah
cara dan sistim pendekatan untuk mendapatkan modal usaha, bahkan kini ini
mendapatkan investor menjadi lahan bisnis, memudahkan pemula mendapatkan pemodal.
Dengan kemudahan ini, diharapkan pebisnis akan lebih fokus pada produk dan berupaya
meningkatkan kepuasan konsumen.
7. Memiliki Bisnis Sendiri:
Pencarian ide bisnis telah mampu melampaui
realitas kebutuhan modal hingga ide bisnis menjadi mahal. Kini banyak investor
yang hanya mendanai ‘bisnis pencarian ide gagasan bisnis’ semata untuk kemudian
menjual dan mendapat hak royalti. Pada skala bisnis tertentu memanfaatkan tabungan
pribadi serta bantuan teman dan keluarga menjadi cara terbaik.
Dorongan keinginan memiliki usaha
sendiri menjadi sensasi tersendiri, orang-orang sukses lebih memilih menjadi ‘tauke
kecil’ daripada ‘karyawan besar’. Tiap orang memiliki pilihan hidup tetapi
tidak setiap orang yakin akan pilihannya. Mencari ide bisnis agar bisa memiliki
bisnis sendiri dan tidak semata-mata terdorong oleh uang dinilai tidak akan sia-sia.
Anda hanya perlu berkomitmen karena gairah mencari “ide” akan menghasilkan uang.
Mulailah dengan memelihara pemikiran yang terbuka dan tetap fokus.
“Keep your eyes and your mind open. Stay focused. Stay
smart. Enjoy the rush; enjoy the ride.”
~Lomesh Shah, the Founder of Non ProfitEasy


