Menurut
Albert Einstein tidak ada masalah yang bisa diselesaikan jika penyelesaiannya
dilakukan dari tingkat kesadaran yang sama setara dengan
tingkatan kesadaran yang menyebabkan timbulnya masalah itu.
Pendapat Albert Einstein itu bisa diterjemahkan dengan analogi sederhana,
misalnya jika terjadi kesalahan penjumlahan angka oleh anak murid kelas satu,
seyogianya perbaikan dilakukan oleh anak murid kelas tiga – atau anak kelas
diatasnya.
Dengan kata lain, diperlukan “peningkatan
kemampuan diri” untuk memperbaiki kesalahan yang terjadi.
Peningkatan kemampuan diri adalah suatu proses panjang perjalanan hidup,
pencapaiannya umumnya diperoleh secara bertahap. Ia tidak akan dapat dicapai dalam satu kali
jalan terutama karena hal peningkatan kemampuan diri erat kaitannya dengan peningkatan taraf kehidupan. Tidak
akan bisa secara otomatis, atau meningkat dalam sekejap.
Anda perlu meningkatkan pemahaman bahwa Anda harus terlebih dahulu siap
untuk kemudian bisa mengklaim sukses kemenangan dalam hidup Anda.
Anda perlu menyusun kerangka rencana bagaimana cara terbaik mengembangkan
kemampuan diri. Langkah-langkah apa saja yang diperlukan untuk mencapainya.
Perlu kesiapan mental rohani untuk mengatasi ganjal penghalang gerak
langkah maju. Diperlukan ketangguhan diri untuk bisa tetap berkemampuan menjaga
komitmen. Mempertahankan semangat dalam upaya pencapaiannya.
Anda perlu disiplin, Anda harus menteraturkan diri. Sedari sejak bangun
tidur Anda sudah harus membiasakan diri untuk tetap dikondisikan sedemikian
rupa, dipenuhi semangat agar terus maju bergerak teratur menuju sukses
keberhasilan.
Setidaknya Anda perlu belajar dari kesalahan terdahulu terutama karena
pengembangan diri adalah upaya-upaya perbaikan langkah langkah penentu
keberhasilan.
Pahamkan?
“Study the past if you would define the future”~Conficius.
Oleh Conficius, Anda perlu mempelajari masa lalu jika Anda akan menentukan langkah masa depan.
Cara sederhana, tuliskan secara singkat tentang bagaimana cara Anda meliwati permasalahan di hari ini. Disiplin melakukannya setiap hari, itu akan membuat Anda menjadi lebih fokus dan lebih fokus lagi melakukan banyak hal.
Dalam beberapa saat Anda akan mulai merasakan manfaatnya.
Kegiatan sederhana seperti itu pasti akan menjadikan Anda terbiasa merencanakan jadwal kegiatan harian. Kemana besok hari, apa yang perlu dilakukan, dengan siapa, apa saja yang perlu dipersiapkan.
Secara perlahan Anda akan menjadi terlatih memilih serta menentukan langkah-langkah prioritas, tentang hal apa saja yang perlu dan harus didahulukan. Kelak Anda akan terbiasa menentukan kapan saatnya melakukan sesuatu, apa saja persiapan yang diperlukan, dan kapan waktu yang tepat untuk menikmati hasilnya.
Semuanya itu menjadi kerangka rencana upaya sukses keberhasilan.
Mari lihat beberapa latihan sederhana tetapi memiliki mukjizat yang sulit untuk menjelaskan detil manfaat yang didapatkan.
Sebagai berikut:
Cubalah dengan berlatih mengucapkan secara perlahan apa rencana di hari ini. Selintas saja, ucapkan dengan suara perlahan.
Tindakan sederhana itu akan bisa menanamkan perintah jelas ke alam bawah sadar, dan menjadikan Anda terjaga sepanjang hari untuk tetap fokus giat berusaha mendapatkan apa yang menjadi keinginan Anda di hari itu.
Sugesti Diri:
Cuba lah membaca detail rencana Anda di depan cermin, itu akan bisa mengkondisikan alam pemikiran bahwa Anda bisa melakukannya, bahkan walau jika orang-orang berkata bahwa itu tidak bisa Anda lakukan.
Cara ini dikenal sebagai cara jitu menipu pikiran sendiri, agar pikiran Anda bisa berpikir jernih bahwa Anda sejatinya bisa dengan mudah dan mampu melakukannya.
Menipu pikiran sendiri adalah cara sederhana untuk menguasai jalan pikiran dan mengendalikannya, karena menguasai jalan pikiran menjadi cara terbaik mengembangkan diri.
Kegiatan meditasi atau fokus untuk bisa khusyuk berdoa termasuk bagian cara terbaik untuk mengembangkan diri.
Berlatih melakukan olahraga ringan, dianggap bisa menyegarkan pikiran. Perasaan rileks yang timbul akan menghadirkan rasa nyaman, membuat diri menjadi terinspirasi menerapkan cara-cara yang lebih efisien tanpa harus kehilangan fokus. Menjadikan diri tampil lebih percaya diri, terlihat kukuh dan lebih siap.
Membangun komitmen diri dianggap mudah tetapi langkah awal memulai dan mempertahankannya menjadi tantangan tersendiri. Ini adalah tentang cara jitu yang sederhana demi untuk pengembangan diri sendiri.
Mari lihat beberapa butir-butir kesepakatan dengan diri sendiri:
1. Saya adalah Arsitek kehidupan, yang mampu merancang serta membangun fondasi bangunan kehidupanku sendiri.
2. Saya akan mengisi hidupku dengan sukacita dan dengan pikiran cemerlang dipenuhi warna-warni gemilang kesuksesan.
3. Saya yakin bisa menaklukkan serbuan pikiran Negatif yang timbul, karenanya jiwaku tenang.
4. Saya ini diberkahi dengan talenta dan itu yang hendak aku manfaatkan dari waktu ke waktu dengan cara-cara terpuji.
5. Saya telah memaafkan mereka-mereka yang telah menyakiti ku.
6. Saya akan melupakan berbagai peristiwa menyakitkan di masa lalu demi menyongsong masa depanku.
7. Saya akan mengisi hari-hari ku dengan cinta dan kasih sayang.
8. Saya punya ruh dan jiwa yang siap membimbing tiap langkahku.
9. Kebahagiaanku tidak akan tergantikan oleh apa pun.
10. Saya punya kualitas serta performa yang diperlukan untuk mencapai sukses keberhasilan.
11. Pernikahanku sangat membahagiakan – jika telah menikah.
12. Bisnisku berkembang dari waktu ke waktu dan menjadi lebih maju seiring waktu - jika Anda seorang pebisnis.
13. Saya dipenuhi enerji kreatif dan ide-ide baru yang cemerlang.
14. Hidupku dipenuhi potensi kemampuan tak terbatas untuk menaklukkan tantangan hidup.
15. Saya layak mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang layak - jika Anda masih menganggur.
16. Saya berani memperjuangkan ide gagasan yang kumiliki.
17. Saya berani berbisnis karena punya keyakinan bakal sukses.
18. Pikiran positif akan membuat hidupku dilimpahi kemakmuran.
19. Saya akan tinggalkan kebiasaan lama yang buruk mulai Hari ini.
20. Saya menghormati orang-orang dan mengagumi pemikiran positif mereka.
21. Saya diberkahi dengan keluarga, rekan dan sahabat yang luar biasa.
22. Saya memiliki harga diri dan kepercayaan akan sukses mencapai keberhasilan.
23. Apapun yang terjadi saat ini itu adalah untuk kebaikanku sendiri.
24. Saya kukuh dan tidak mudah untuk takluk dan dihancurkan.
25. Walau situasi saat ini sulit, itu akan segera berlalu.
26. Masa depanku dipenuhi bayangan tentang ide proyek masa depan yang ideal untukku.
27. Alam semesta akan mendukung segala upayaku mewujudkan mimpi-mimpiku.
28. Jika Anda masih bujangan - Calon pendampingku akan segera mengisi kehidupanku.
29. Saya memiliki pesona diri yang memancarkan semangat hidup dan keindahan rahmat.
30. Jika Anda sakit-sakitan - Saya akan taklukkan penyakit saya dan kembali menjadi sehat, bugar siap menyongsong sukses keberhasilanku.
31. Saya akan taklukkan penghalang jalan saya mencapai sukses keberhasilan.
32. Saya bangun di hari ini dengan kekuatan hati dan pikiran yang jernih.
33. Saya tidak akan pernah takut akan hari Esok, tetapi akan menyongsongnya dengan penuh semangat.
34. Saya telah berdamai dengan lapang dada menerima semua hal yang telah terjadi, atau sedang terjadi, dan atau yang akan terjadi.
35. Saya ini adalah makhluk sprituil yang memiliki sifat-sifat Ilahi.
36. Saya putuskan bahwa saya baru saja memulai hidup ini, dan akan selalu memperbaharuinya di sepanjang perjalanan hidupku.
Silahkan koreksi dimana perlu.
Anda bebas menambah atau menguranginya, bebas menyusun urutan-urutannya berdasarkan kebutuhan atau sesuka hati Anda.
Dan tetaplah mawas diri!
Mensyukuri hasil yang diperoleh, sedikit atau banyak, berapa pun jumlahnya. Banyak yang gagal menerima tingkat keberhasilan yang dicapainya karena terlalu fokus ingin mendapatkan hal-hal yang tidak atau belum dimiliki.
Menjadikan jumlah perolehan sebagai ukuran hingga lupa bahwa besar atau kecil jumlah yang didapat, itu juga berkat.
Menetapkan ukuran tingkat keberhasilan berdasarkan kepemilikan harta orang lain atau berdasarkan tingkat pencapaian hasil orang lain, akan meniadakan kegemilangan yang sudah berhasil dicapai. Anda akan gagal melihat perubahan tingkat kehidupan yang sudah dicapai, dan Anda akan terus mencari dan mencari, tanpa kenal lelah, hingga jatuh sakit sampai akhir hayat.
Anda gagal, tidak bisa menikmati berkat yang didapat. Karenanya, teruslah mawas diri! Berhentilah sejenak merenungkan perjalanan hidup, menikmatinya dengan menerima keadaan apa adanya.
Anda gagal, tidak bisa menikmati berkat yang didapat. Karenanya, teruslah mawas diri! Berhentilah sejenak merenungkan perjalanan hidup, menikmatinya dengan menerima keadaan apa adanya.
Kiranya bermanfaat dan membawa kemanfaatan.
~Salam JAWAHIR selalu!
“If you understand others you are smart. If you understand yourself you are illuminated. If you overcome others you are powerful. If you overcome yourself you have strength.’’
~Lao Tzu