“To believe in something, and not to live it, is dishonest.”~Mahatma Gandhi
Yakinkah Anda akan mendapatkan yang sangat Anda idam-idamkan? Tak heran jika Anda berjuang mewujudkannya. Namun ketika segalanya terasa melambat, Anda mungkin mulai meragu. Goyah, seiring waktu Anda mulai tak percaya diri, bisakah mendapatkannya? Perlahan semangat mengendur, minat impas pupus niat, Anda malah mulai berusaha mengubur bayang-bayangnya. Impian sirna digerogoti akumulasi kekecewaan, dampak lingkungan ditempat mana Anda tinggal yang tak begitu mendukung kian semakin melemahkan. Anda tak salah juga lingkungan, diduga sang Waktu yang memanipulasi.
Berikut ada tawaran pemahaman bagaimana mengitari keajaiban sang Waktu, dan memanipulasinya menguasainya apalagi ia kerap mengalahkan kita - sang pemilik Waktu.
Tiap kali terdengar kata “manipulasi” lawan bicara cenderung bereaksi Negatif. Kita diperlakukan bagai telah melanggar hukum, terkadang pembahasan malah menjadi terhenti, dianggap Negatif. Enerji terkuras menjelaskannya.
Kata “manipulasi” diartikel ini adalah mengendalikan. Memanipulasi waktu adalah mengendalikannya agar bisa dimanfaatkan maksimal. Caranya dengan menekuknya, membentuknya menjadi sesuatu dimensi yang bisa diraih, bisa dikuasai, menggiringnya mengikutkan proses pencapaian tujuan.
Jika diartikel sebelumnya diuraikan bagaimana alam bawah sadar memanipulasi potensi kemampuan otak kita, kali ini dijabarkan bagaimana kita memanipulasi sang Waktu, terutama agar sudi menunggu kita menyelesaikan sesuatu.
Konon, jika keajaiban yang dimiliki sang Waktu bisa dikendalikan, tak ayal akan lebih mudah untuk kita mengakses berbagai pintasan pintu sukses keberhasilan. Hidup menjadi sensasional kaya raya, terkenal, bahkan bisa menjadi visioner handal, menjadi penasihat bisnis hebat, menjadi penulis inovatif, atau menjadi motivator yang mumpuni, dan sebagainya. Berbagai kesempatan dari seluruh penjuru datang menghampiri. Menggiurkan!
Kita hanya perlu membuka potensi tak terbatas dari alam pikiran kita! Rahasianya disitu. Katanya begitu, hanya itu!
Katanya, pikiran kita itu bernilai Miliaran, bahkan tak terbatas. Dengan rahasia sederhana itu, kita bahkan akan kewalahan dibuatnya, kekuatannya bisa menarik Uang dari seluruh dunia. Semudah kita mencabut bulu hidung! Semudah itu! Mutlak bebas menjelajah berkeliling Dunia mengenal peradaban berbagai bangsa. Tak lagi menderita. Ajaib, bagaikan sihir!
Konon katanya, ini adalah rahasia terbesar yang tersimpan sepanjang jaman, hanya dikuasai segelintir kelompok penguasa pengatur roda kehidupan dunia, dijaga demi kepentingan tatanan peradaban bumi ini.
Memanipulasi Waktu bermula dari batasan yang melekat padanya. Katanya, Waktu adalah elastis, karenanya bisa dimanipulasi, ditekuk mengikutkan bentuk yang diinginkan untuk dimasukkan kedalam dimensi phisik - sedemikian rupa. Berbagai dimensi bergerak lebih cepat daripadanya tetapi lainnya bergerak lebih lamban, tetapi kita tak perlu terkecoh diperdaya olehnya, itu hanya manipulasi dimensi Waktu.
Tak ubahnya bagaikan sesuatu elemen, Waktu adalah elemen yang dipercaya bisa dimanipulasi seperti cara bagaimana kita memanipulasi elemen listrik atau magnet, atau apa pun itu.
Katanya, dimensi Waktu adalah simultan. Karenanya kita tak lagi perlu fokus pada apa peristiwa sebelumnya? Atau, nanti apa yang akan terjadi? Itu tidak ada dan tidak akan pernah ada. Sekarang semua berada di dalam dimensi Waktu yang terkendali. Ini adalah permulaan. Inilah awal - awal dari segalanya. Kita yang menciptakannya, kita yang mencipta awal permulaan yang diinginkan - dan itu terjadi, sekarang. Dan setiap saat akan seperti itu. Apalagi semuanya juga terjadi secara bersamaan, bergerak simultan. Kita yang menciptakannya. Kita yang membuat momen sesuai diinginkan. Dan momen itu adalah apa yang kita percayai saat sekarang ini! Tak soal apa yang sebelumnya kita percayai, kita kini berada disaat sekarang - saat ini! Yakinkan diri kita bahwa kita berada disaat ini - setiap saat seperti itu. Itu kuncinya!
Artinya, bahwa segala hal yang terjadi, semuanya terjadi saat sekarang ini secara bersamaan. Semua terjadi dalam semua dimensi, kita perlu fokus dan sadar, menyadari semua terjadi, dalam waktu yang singkat, terjadi dalam keadaan menjadi. Sedang terjadi! Tak ada masa lalu, tidak juga masa depan! Semua terjadi dimasa kini - saat ini. Tidak ada awal, juga tidak ada akhir, bahkan tidak akan berakhir. Abadi, inilah sifat keabadian si sang Waktu. Waktu adalah dimensi yang ada didalam dimensi yang terkendali tanpa sifat keabadian. Karena keabadian adalah kenyataan sejati, dan itulah Waktu - saat ini, Waktu bagi kesadaran kita membuat penciptaan untuk bagaimana mengalami proses penciptaan. Ini adalah realitas pikiran!
Apa yang disajikan adalan realitas pikiran! Tak perlu mencari tahu bagaimana cara menjelaskan cara kerja alam semesta. Ketahuilah, walau kita berkali-kali gagal namun jangan pernah menyerah, karena kemuliaan pribadi mulia sejatinya berkembang meningkat setiap kali kita jatuh tersandung gagal.
Ini adalah realitas pikiran!
”Never limit yourself because of others’ limited imagination; Never limit others because of your own limited imagination”.~Mae Jemison


