Selasa, 19 Juni 2018

ANDAI KITA TAHU MAKNA KATA “INTROSPEKSI DIRI”

"Things work out best for those who make the best of how things work out"
~John Wooden

Begitu itulah hidup! Semakin kita mengenal diri kita - dalam arti sesungguhnya, maka kita akan semakin tertarik untuk bisa mengenal orang-orang di sekitar kita dan kita akan menemukan ada banyak lagi yang kita perlu kenali.

Sejatinya, mengenal itu wajib hukumnya!

Kenali Lingkungan Kita:
Sekali waktu kita melihat bagaimana seekor tikus lari berkelebat menghilang kala kepergok menyatroni sisa makanan. Dikenal sebagai pengerat handal, dan menjadi perlambang pikiran Negatif. Tiap ada hal yang membuatnya tidak nyaman dia akan kabur, namun, jika nyaman maka kita akan lihat tikus-tikus itu bergerombol melahap secara berkelompok. Karena hal negatif pun akan saling tarik-menarik dan membentuk ikatan tersendiri.

Tak berselang lama, kita akan khawatir bahwa tikus-tikus itu adalah wabah, dan kita akan berusaha memusnahkannya. Strategi awal adalah mengumpulkan informasi dari berbagai sumber. Dan kita cenderung akan sependapat dengan orang-orang bahwa diperlukan racun pemusnah. Bagaimana menggunakannya? Akankah berhasil? Apa keistimewaannya hingga racun ini yang direkomendasikan-terbaik?

Dan kita cenderung akan mendengar pendapat orang-orang, membelinya dan berharap akan berhasil. Memposisikan diri untuk bersikap “realistis”, bahwa, yang terbaik akan membawa hasil yang terbaik juga. Lajimnya begitu! Tak ubahnya seperti pemikiran negatif yang menarik pemikiran negatif lainnya, maka pemikiran positif pun akan menarik pihak lain untuk bersama membangun pemikiran positif juga.

Demikian John Wooden menyampaikan bahwa: ”Hal terbaik adalah untuk mereka-mereka yang membuat hal terbaik berfungsi dengan baik”. Dan kita disarankan untuk mengenal lingkungan agar kita bisa menempatkan diri di lingkungan orang-orang yang berpikiran positif.

Introspeksilah untuk memastikannya!

Kenali Tubuh Kita:
Kita dituntut untuk selalu sehat dan bugar, dan kita akan cenderung sepakat dengan orang-orang bahwa tubuh harus diberi asupan gizi, olahraga serta istirahat yang cukup. Bahwa kebugaran akan terjaga jika tetap aktif karena tubuh akan merespon pilihan gaya hidup kita.

Bahwa intensitas tubuh perlu disesuaikan dengan metabolisme bahkan kalori dan lemak tubuh perlu dibakar agar lebih enerjik. Dan kita harus konsisten menjaganya. Kita cenderung akan sepakat bahwa kebugaran tubuh akan membuat aktivitas lancar, ritme kapasitas aerobik tubuh akan bertambah kuat.

Kita disarankan untuk jogging beberapa menit, melakukan senam peregangan, menarik nafas dalam-dalam, rileks bermeditasi. Tubuh yang enerjik terasa nikmat dan hidup akan menjadi lebih nikmat.

Dan tiap kita layak mendapatkannya!

Kenali Diri Kita:
Tiap waktu kita disarankan untuk meningkatkan kualitas hidup dengan cara mengetahui lebih banyak lagi tentang diri kita agar menemukan pengetahuan apa yang kita kuasai serta bidang apa yang kita minati.

Tuliskanlah disecarik kertas, apa kelemahan serta apa kelebihan kita, letakkan ditempat yang mudah terlihat. Itu akan memudahkan kita menentukan dimana kita ingin berada. Kita harus yakin akan daftar kelemahan serta kelebihan diri kita itu agar bisa mengasah bidang keahlian untuk lebih didalami.

Karena kita cenderung melakukan hal-hal yang kita tahu tidak seharusnya kita lakukan.

Tiap kita cenderung tidak mengakui kelemahan kita tetapi membesar-besarkan kelebihan kita, dan kejujuran akan mengupas tiap lapisan diri kita menuju arah perubahan yang kita inginkan.

Jangan hidup dalam penyesalan! Mulailah mengindentifikasi, hal apa yang ingin kita ubah? Itu basis awal untuk membuka lapisan-lapisan diri kita lainnya.

Mungkin kita tidak berada ditempat yang kita inginkan! Mungkin kita tidak tahu apa yang kita inginkan dalam hidup ini! Tentukanlah apa itu – dan mulailah dari titik itu.

Jika gagal, maka kita akan menghabiskan waktu mencari-carinya sepanjang hidup. Tiap waktu kita akan kesasar menuju tiap hal yang akhirnya kita sadari bukan yang itu yang diinginkan.

Mungkin kita tidak punya ketrampilan yang diperlukan untuk mencapai tingkat hidup yang kita inginkan. Atau, Mungkin ketrampilan kita jauh diatas bobot pekerjaan yang kita geluti.

Kita cenderung mengecilkan apa yang kita kuasai dengan baik, dan bahkan cenderung fokus menghabiskan waktu ke hal-hal yang tidak kita kuasai. Cenderung merendahkan sendiri aspek-aspek kehidupan yang kita jalani.

Cari tahulah, keluarga mungkin tahu apa keahlian dan minat kita, maka biarkan mereka memberi saran. Atau mungkin teman karib atau rekan kerja bisa menambah gagasan. Pertimbangkanlah ide masukan itu, atau bahkan rekan kerja tahu kwalitas kita.

Jangan apriori atau langsung curiga, bahkan jika saran itu terasa bias itu masih bisa dievaluasi. Kita tak harus setuju semuanya tetapi tiap alternatif akan memperluas wawasan khasanah pengetahuan.

Kita cenderung menanggapi Negatif jika dikritik. Seyogianya kita berterima kasih! Itu pertanda bahwa kita masih diharapkan untuk menjadi lebih baik lagi.

“There is always room at the top”.~Daniel Webster.

Itulah secuil Rahasia kehidupan yang kita perlu ketahui, dan masih ada banyak Rahasia lain lagi yang kita bahkan tak punya waktu untuk bisa sempat mengetahuinya.

~Salam Instrospeksi selalu!

JoinmySFIteam!
 

Terbaru

ANDAI KITA TAHU MAKNA KATA “INTROSPEKSI DIRI”

"Things work out best for those who make the best of how things work out" ~John Wooden Begitu itulah hidup! Semakin kit...