Jumat, 18 September 2015

Rahasia: Kedigdayaan Diri Sendiri

“Every man must do two things alone: He must do his own believing and his own dying."
~Martin Luther

"Tiap orang harus melakukan sendiri dua hal: Harus mempertanggungjawabkan sendiri keyakinannya dan menghadapi sendiri kematiannya " Demikian dikutip dari Martin Luther.
Memukau dan memberi inspirasi untuk melanjutkan: “Keberhasilan kita tergantung pada diri kita sendiri, kita tidak perlu menjadi orang hebat untuk memulai, tetapi kita harus memulainya untuk bisa menjadi hebat”. Tidak cukup jika hanya mencari peluang tetapi harus benar-benar berniat untuk berhasil. SFI menyediakan peluang untuk berhasil tetapi tetap sepenuhnya tergantung Anda.

Tiap orang berusaha tetapi tidak setiap orang bisa. Banyak yang berhasil menemukan talenta dirinya lebih banyak yang berhasil memelihara kekhawatirannya. Terus bertahan di zona nyaman menutup peluang keberhasilan.

Keterbatasan Bahasa dianggap menjadi pengganjal keberhasilan, ketersediaan perangkat penterjemah (google/translate.com) dinilai tidak memadai jauh dari pemikiran orisinil penulis.

Keterbatasan akses internet menjadi faktor pengganjal lainnya, ketersediaan warnet dan layanan wifi di berbagai tempat dinilai tidak memadai. Biaya warnet mahal dan wifi tidak semua gratis.

Keterbatasan pengetahuan bisnis menjadi pengganjal sekalipun ditawarkan hanya perlu men-duplikasi. Kecerdasan dari proses belajar ‘menduplikasi’ dinilai tidak efektif. Kreatifitas terbatas jika menggunakan fasilitas warnet atau layanan wifi gratis. Tidak efektif dan tidak memadai membuat tingkat ketrampilan terbatas. Tiap orang berusaha meningkatkan ketrampilannya tetapi selalu berhasil menemukan alasan kegagalannya.

JALAN KELUAR - DISARANKAN UNTUK:

1. UBAH MINDSET ANDA
Mengubah ‘mindset’ pikiran untuk menghentikan upaya pembenaran keterbatasan diri. Hidup bukan permainan untuk dimenangkan dengan alasan, itu kehidupan untuk dijalani.

2. KESEDIAAN DIRI ANDA
Hentikan tiap hal yang memporakporandakan kesediaan Anda berubah. Lakukan sendiri agar alami, mulailah dari ketulusan Anda melupakan kesediaan orang lain. Memulai sesuatu dari diri sendiri lebih bermanfaat daripada memulai minat orang lain.

3. KEKUATAN DIRI ANDA
Terjadi kekeliruan atas pemahaman kesuksesan. Keliru pendapat yang menyatakan Anda harus jatuh pada spektrum tidak masalah untuk tidak sukses. Ubahlah spektrum itu dan jangan pernah bekerja untuk kelemahan diri dengan bungkus rasa khawatir, malu dll.

4. UBAH NILAI PENGHARAPAN DIRI
Banyak yang kukuh mengharap dunia pasti menolong. Prinsip ini ditopang rasa iba serta belas kasihan. Ubahlah itu, camkan bahwa hanya diri Anda yang iba dan berbelas kasihan kepada orang lain. Tanpa harapan akan memacu minat melepaskan diri dari himpitan. Sukses membantu sesama adalah sukses diri Anda sendiri.

5. SEIMBANGKAN NILAI DIRI
Manusia selalu dipecut menjaga pertemanan dan kekeluargaan, kehilangan atasnya membuat tidak nyaman, sekalipun bersifat pribadi tiap hubungan harus didasari keseimbangan nilai diri. Seimbangkan dan jangan curang menilai diri sendiri walau orang lain melakukannya. Menjadi diri sendiri tidak mudah tetapi bisa.

6. MEMBUKA DIRI
Banyak hubungan profesional yang sukses bermula dari obrolan acak, tidak satu orang pun pernah tahu bagaimana suatu hubungan berkembang. Bukan berarti bermaksud mensia-siakan waktu tetapi menyediakan ruang untuk hal tak terduga sangat berguna.

7. MENJADI PENYAMBUNG
Dengan menjadi penyambung Anda akan terhubung pada berbagai kesempatan serta berbagai orang. Semakin banyak yang dikenal semakin banyak yang terbantu dan yang dapat membantu. Sebagai penyambung, Anda sangat diperlukan.

8. GAGAL
Adalah manusiawi jika salah namun ada yang menilainya sebagai suatu kegagalan, hingga telepon ditolak, email tidak di respon, dll. Yakinlah, satu-satunya cara mendapatkan yang terbaik adalah dengan membuat kesalahan. Jangan ulangi, teruslah berkembang.

9. BERTANYA - Ajukan Pertanyaan
Pertanyaan yang menakjubkan adalah jika orang lain berpikir untuk bisa menjawab. Jangan bertanya jika membuat orang lain melengos. Motivasi, etos dan semangat kerja menggairahkan untuk ditanyakan. Tampil beda memerlukan keterampilan tersendiri.