Memangnya ada ketentuan bagaimana cara terbaik melatih Tim?
"Everyone can rise above their circumstances and achieve success if
they are dedicated to and passionate about what they do."
~Nelson Mandela, political activist and
former president of South Africa.
Demikian Nelson Mandela berkata, ‘jika semangat dan
usahanya didedikasikan sepenuhnya untuk mencapai keberhasilan (maka) tiap orang
akan bisa berhasil melampaui batas keadaan mereka’. Itu telah dibuktikannya sendiri!
Dan itu sangat menyentuh lubuk kantong motivasi saya. Sebagai sponsor kita otomatis
menjadi Team Leader dan wajib membimbing rekanan. Tidak ada ‘ketentuan akan
bagaimana cara terbaik melatih tim’, yang ada hanya keyakinan bahwa dengan mengarahkan
itu akan memudahkan tim mencapai keberhasilannya. Bila mungkin berikan pelatihan,
pompa semangatnya agar fokus, arahkan ke ‘tools’ yang diperlukan. Ada jutaan ‘tools’
yang penting karenanya sertakan ‘link’ yang diperlukan secara bertahap, yakinlah
hasilnya akan nyata. Bagi yang baru bergabung, dikirimkan email ‘welcome’,
seterusnya kirimkan ulasan sekilas tentang bisnis SFI, uraikan apa itu Versa
Points. Jelaskan bahwa SFI adalah rangkaian aktivitas bisnis yang memerlukan keseriusan,
jadi jangan bergabung jika hanya ingin mendapatkan uang dalam 1x24jam, SFI
bukan tempatnya. Arahan sedemikian itu
bukan ‘ketentuan’ tetapi langkah awal bagi Team Leader. Arahkan ke link ‘SFI-Basic’
dan ‘Launchpad’ untuk seksama membacanya agar bisa mengenal lebih jauh. Sarankan
untuk maju bertahap. Rangkaian arahan langkah sedemikian itu bukan ‘ketentuan’
tetapi diyakini dengan mengarahkan secara sistematis kemampuan tim akan pesat
meningkat.
Pengalaman semakin
menebalkan keyakinan bahwa sedari alasan, latar belakang, tujuan bergabung hingga pengalaman berbisnis
online sebelum bergabung membuat tingkat kemampuan tiap orang menjadi bervariasi.
Tetapi reaksi terhadap rangkaian arahan akan mempengaruhi Team Leader didalam menetapkan
pemberian arahan berikutnya. Kegiatan berbagi pengalaman serta pengembangan
diri yang aktif sangat bermanfaat, terutama didalam mengindentifikasi corak
ragam tipikal tim.
Sebagai berikut:
(1). Pemula yang tidak pernah LOGIN:
Ini kerap terjadi, ada
dua kemungkinannya, bisa karena bingung tidak tahu cara untuk LOGIN atau karena
tidak serius. Yang tidak pernah LOGIN akan dihubungi oleh Team Leader via
email, video call, chatting, dll, intinya berupaya mendorong agar LOGIN dan aktif.
Jika dalam 14 hari tidak ada respon disimpulkan ia berstatus ‘tidak aktif’ dan akan
terus dikirimi email berkala. Yang memilih ‘unsubscrip’ ia tidak lagi dihubungi.
Team Leader akan terus maju bergerak serius (‘work with workers’).
(2). Pemula yang tangkas:
Ada pemula yang cepat menguasai,
tangkas bergerak lincah bahkan melampaui peringkat sponsor dan co-sponsornya.
Team Leader memantau lembar ‘leadership hariannya, melihat kelengkapan ‘Profil’,
meyakinkan bahwa ia telah menyelesaikan program awal ‘SFI-Basic dan Launchpad’
dengan lengkap. Yang melaju kencang seperti ini beberapa ditemukan masih terus melaju
dan menjadi ‘top ranks’ hingga mengundang decap kagum. Bagian terbesar lainnya mengalami ‘loyo dini – menyerah, berhenti dan raib.
Yang mantap bergerak sistimatis diarahkan beriklan dan merekrut, bagaimana
menulis iklan, coding Key, membuat ‘standing order’, mengidentifikasi ECA dan mempromosikan
produk, dll. Selalu diiingatkan bahwa inti kegiatan SFI adalah menjual. Bila
tidak bisa menjual ‘merekrut’; bila tidak bisa ‘merekrut’ - iya menjual. Itu
yang mendapatkan versa point agar menghasilkan uang.
(3). Pemula yang lekas-lekas ingin Uang cepat:
Tipikal ‘lekas-lekas’ seperti
ini sangat menantang. Bahkan ada belum tahu cara LOGIN sudah bertanya - berapa
gaji saya? kapan dapat uang? Yang seperti ini kerap ditemukan sesaat setelah bergabung.
Dengan pemahaman yang diberikan aktif berkelanjutan terpantau beberapa
menggeluti minatnya, aktif merekrut, berpromosi sembari bermain games. Bagian terbesar
lainnya raib hilang. Gagasan SFI ditawarkan gratis kepada siapa saja tetapi bukan
untuk setiap orang. Model bisnis ini dinamis, ada rangkaian sistimatis terarah dan
harus dipenuhi. Jika bergabung karena ingin kaya dalam 1x24jam - SFI bukan tempatnya.
Ini jelas pada petunjuk estimasi perhitungan penghasilan dengan detil skema peringkat
dan penghasilan yang menggiurkan. Yang lekas-lekas ingin kaya akan kecewa! Termasuk
mereka yang kukuh bertahan memelihara mental pegawai – digaji berapa?. SFI diperuntukkan
untuk tipikal pengusaha, Anda dididik menjadi entrepreneur bisnis online
berbasis rumahan. Menjadi pengusaha sejati yang bekerja sembari belajar. Diperlukan
ketekunan dan waktu untuk tumbuh berkembang.
(4). Pemula peragu yang ragu-ragu:
Tipikal peragu
terbukti turut serta meramaikan perjalanan peradaban dunia, diyakini menjadi
peragu adalah manusiawi dan itu ada pada tiap rohani yang sehat. Tipikal ini cenderung
terlihat tak lama berselang, dan itu akan menantang Team Leader sejati. Secara
bertahap akan diarahkan ke berbagai aktivitas yang berpotensi menghasilkan, membebaskannya
memilih – hendak berhenti atau kukuh bertahan tertatih-tatih. Sepanjang
bertahan mereka akan berhasil. Tipikal ini hanya akan bergerak bila ada contoh
yang dia percayai untuk dijadikan pembanding. Gairahnya akan melonjak bergerak
maju jauh melampaui batas bayang-bayang kekuatirannya. Tak heran bila mereka menjadi
Team Leader yang handal.
(5). Pemula lamban yang lambat:
Tipikal lamban menjadi
lambat oleh karena sejatinya ia memang lambat. Cenderung cepat stres tertekan.
Hanya dengan mengulang berulang-ulang baru ia bisa meneruskan langkahnya. Team
Leader yang mumpuni akan mengingatkan untuk terus mengulang, dan mengulang secara
berulang-ulang, karena hanya jalan itu yang tersedia untuknya. Diberi pemahaman
bahwa melakukan sesuatu secara berulang-ulang bukan dosa, tetapi itu menjadi
keharusan bagi mereka yang bersedia meninggalkannya. Rutinitas yang berlangsung
secara terus menerus menjadikan tipikal lamban mampu meninggalkan keterbatasannya.
Hanya ia harus tekun, tidak berhenti dan ia akan tercengang-cengang dengan keberhasilannya.
Ada juga tipikal lamban menjadi lambat oleh berbagai alasan; sibuklah,
sakitlah, uanglah, urusan ini itulah, koneksi internetlah, karena de-el-el-lah,
ada banyak lagi. Mereka ini menjadi lamban bukan karena secara alami, tetapi karena
mereka adalah penunda. Hanya dirinya yang mampu merubahnya. Dan Team Leader
akan terus melaju bergerak bersama dengan pekerja lainnya ‘work with workers’.
Lima tipikal diatas dapat
menjelaskan mengapa ‘ketentuan bagaimana cara terbaik melatih tim’ tidak ada
ditemukan. Penekanannya adalah bahwa Team Leader akan selalu diperhadapkan pada
dinamika manusia, diperhadapkan pada ragam tipe rekanan dengan latar belakang
dan tujuan yang berbeda, diperhadapkan pada orang-orang yang datang dari berbagai
pelosok dunia. Dan Team Leader akan selalu diperhadapkan dengan kemampuan
dirinya untuk bisa tepat mengarahkan timnya dengan tetap mengikutkan kemampuan
tim yang bervariasi satu sama lainnya. Tetapi Team Leader selamanya akan tetap fokus
bekerja dengan para pekerja (work with workers). Hakikinya Team Leader bersedia senantiasa membantu tetapi ia akan membuatnya
cukup jelas bagi Afiliasi setengah hati dan yang tidak mau aktif - bahwa ia
hanya akan bekerja dengan mereka yang bersedia belajar sembari bekerja. Bekerja
sembari belajar secara terus menerus. Dan selamanya akan seperti itu.
“The fact is that if you want to be a successful business
owner you have to be a little cocky, but you also have to do the hard work to
get there."
~Fred Wellman, founder
and CEO of ScoutComms
~Salam sukses selalu!
