Sabtu, 05 September 2015

MANA ADA KETENTUANNYA?

Memangnya ada ketentuan bagaimana cara terbaik  melatih Tim?
"Everyone can rise above their circumstances and achieve success if they are dedicated to and passionate about what they do."
~Nelson Mandela, political activist and former president of South Africa.

Demikian Nelson Mandela berkata, ‘jika semangat dan usahanya didedikasikan sepenuhnya untuk mencapai keberhasilan (maka) tiap orang akan bisa berhasil melampaui batas keadaan mereka’. Itu telah dibuktikannya sendiri! Dan itu sangat menyentuh lubuk kantong motivasi saya. Sebagai sponsor kita otomatis menjadi Team Leader dan wajib membimbing rekanan. Tidak ada ‘ketentuan akan bagaimana cara terbaik melatih tim’, yang ada hanya keyakinan bahwa dengan mengarahkan itu akan memudahkan tim mencapai keberhasilannya. Bila mungkin berikan pelatihan, pompa semangatnya agar fokus, arahkan ke ‘tools’ yang diperlukan. Ada jutaan ‘tools’ yang penting karenanya sertakan ‘link’ yang diperlukan secara bertahap, yakinlah hasilnya akan nyata. Bagi yang baru bergabung, dikirimkan email ‘welcome’, seterusnya kirimkan ulasan sekilas tentang bisnis SFI, uraikan apa itu Versa Points. Jelaskan bahwa SFI adalah rangkaian aktivitas bisnis yang memerlukan keseriusan, jadi jangan bergabung jika hanya ingin mendapatkan uang dalam 1x24jam, SFI bukan tempatnya. Arahan sedemikian itu bukan ‘ketentuan’ tetapi langkah awal bagi Team Leader. Arahkan ke link ‘SFI-Basic’ dan ‘Launchpad’ untuk seksama membacanya agar bisa mengenal lebih jauh. Sarankan untuk maju bertahap. Rangkaian arahan langkah sedemikian itu bukan ‘ketentuan’ tetapi diyakini dengan mengarahkan secara sistematis kemampuan tim akan pesat meningkat.

Pengalaman semakin menebalkan keyakinan bahwa sedari alasan, latar belakang,  tujuan bergabung hingga pengalaman berbisnis online sebelum bergabung membuat tingkat kemampuan tiap orang menjadi bervariasi. Tetapi reaksi terhadap rangkaian arahan akan mempengaruhi Team Leader didalam menetapkan pemberian arahan berikutnya. Kegiatan berbagi pengalaman serta pengembangan diri yang aktif sangat bermanfaat, terutama didalam mengindentifikasi corak ragam tipikal tim.

Sebagai berikut:
(1). Pemula yang tidak pernah LOGIN:
Ini kerap terjadi, ada dua kemungkinannya, bisa karena bingung tidak tahu cara untuk LOGIN atau karena tidak serius. Yang tidak pernah LOGIN akan dihubungi oleh Team Leader via email, video call, chatting, dll, intinya berupaya mendorong agar LOGIN dan aktif. Jika dalam 14 hari tidak ada respon disimpulkan ia berstatus ‘tidak aktif’ dan akan terus dikirimi email berkala. Yang memilih ‘unsubscrip’ ia tidak lagi dihubungi. Team Leader akan terus maju bergerak serius (‘work with workers’).

(2). Pemula yang tangkas:
Ada pemula yang cepat menguasai, tangkas bergerak lincah bahkan melampaui peringkat sponsor dan co-sponsornya. Team Leader memantau lembar ‘leadership hariannya, melihat kelengkapan ‘Profil’, meyakinkan bahwa ia telah menyelesaikan program awal ‘SFI-Basic dan Launchpad’ dengan lengkap. Yang melaju kencang seperti ini beberapa ditemukan masih terus melaju dan menjadi ‘top ranks’ hingga mengundang decap kagum. Bagian terbesar lainnya mengalami ‘loyo dini – menyerah, berhenti dan raib. Yang mantap bergerak sistimatis diarahkan beriklan dan merekrut, bagaimana menulis iklan, coding Key, membuat ‘standing order’, mengidentifikasi ECA dan mempromosikan produk, dll. Selalu diiingatkan bahwa inti kegiatan SFI adalah menjual. Bila tidak bisa menjual ‘merekrut’; bila tidak bisa ‘merekrut’ - iya menjual. Itu yang mendapatkan versa point agar menghasilkan uang.

(3). Pemula yang lekas-lekas ingin Uang cepat:
Tipikal ‘lekas-lekas’ seperti ini sangat menantang. Bahkan ada belum tahu cara LOGIN sudah bertanya - berapa gaji saya? kapan dapat uang? Yang seperti ini kerap ditemukan sesaat setelah bergabung. Dengan pemahaman yang diberikan aktif berkelanjutan terpantau beberapa menggeluti minatnya, aktif merekrut, berpromosi sembari bermain games. Bagian terbesar lainnya raib hilang. Gagasan SFI ditawarkan gratis kepada siapa saja tetapi bukan untuk setiap orang. Model bisnis ini dinamis, ada rangkaian sistimatis terarah dan harus dipenuhi. Jika bergabung karena ingin kaya dalam 1x24jam - SFI bukan tempatnya. Ini jelas pada petunjuk estimasi perhitungan penghasilan dengan detil skema peringkat dan penghasilan yang menggiurkan. Yang lekas-lekas ingin kaya akan kecewa! Termasuk mereka yang kukuh bertahan memelihara mental pegawai – digaji berapa?. SFI diperuntukkan untuk tipikal pengusaha, Anda dididik menjadi entrepreneur bisnis online berbasis rumahan. Menjadi pengusaha sejati yang bekerja sembari belajar. Diperlukan ketekunan dan waktu untuk tumbuh berkembang.

(4). Pemula peragu yang ragu-ragu:
Tipikal peragu terbukti turut serta meramaikan perjalanan peradaban dunia, diyakini menjadi peragu adalah manusiawi dan itu ada pada tiap rohani yang sehat. Tipikal ini cenderung terlihat tak lama berselang, dan itu akan menantang Team Leader sejati. Secara bertahap akan diarahkan ke berbagai aktivitas yang berpotensi menghasilkan, membebaskannya memilih – hendak berhenti atau kukuh bertahan tertatih-tatih. Sepanjang bertahan mereka akan berhasil. Tipikal ini hanya akan bergerak bila ada contoh yang dia percayai untuk dijadikan pembanding. Gairahnya akan melonjak bergerak maju jauh melampaui batas bayang-bayang kekuatirannya. Tak heran bila mereka menjadi Team Leader yang handal.

(5). Pemula lamban yang lambat:
Tipikal lamban menjadi lambat oleh karena sejatinya ia memang lambat. Cenderung cepat stres tertekan. Hanya dengan mengulang berulang-ulang baru ia bisa meneruskan langkahnya. Team Leader yang mumpuni akan mengingatkan untuk terus mengulang, dan mengulang secara berulang-ulang, karena hanya jalan itu yang tersedia untuknya. Diberi pemahaman bahwa melakukan sesuatu secara berulang-ulang bukan dosa, tetapi itu menjadi keharusan bagi mereka yang bersedia meninggalkannya. Rutinitas yang berlangsung secara terus menerus menjadikan tipikal lamban mampu meninggalkan keterbatasannya. Hanya ia harus tekun, tidak berhenti dan ia akan tercengang-cengang dengan keberhasilannya. Ada juga tipikal lamban menjadi lambat oleh berbagai alasan; sibuklah, sakitlah, uanglah, urusan ini itulah, koneksi internetlah, karena de-el-el-lah, ada banyak lagi. Mereka ini menjadi lamban bukan karena secara alami, tetapi karena mereka adalah penunda. Hanya dirinya yang mampu merubahnya. Dan Team Leader akan terus melaju bergerak bersama dengan pekerja lainnya ‘work with workers’.

Lima tipikal diatas dapat menjelaskan mengapa ‘ketentuan bagaimana cara terbaik melatih tim’ tidak ada ditemukan. Penekanannya adalah bahwa Team Leader akan selalu diperhadapkan pada dinamika manusia, diperhadapkan pada ragam tipe rekanan dengan latar belakang dan tujuan yang berbeda, diperhadapkan pada orang-orang yang datang dari berbagai pelosok dunia. Dan Team Leader akan selalu diperhadapkan dengan kemampuan dirinya untuk bisa tepat mengarahkan timnya dengan tetap mengikutkan kemampuan tim yang bervariasi satu sama lainnya. Tetapi Team Leader selamanya akan tetap fokus bekerja dengan para pekerja (work with workers). Hakikinya Team Leader bersedia senantiasa membantu tetapi ia akan membuatnya cukup jelas bagi Afiliasi setengah hati dan yang tidak mau aktif - bahwa ia hanya akan bekerja dengan mereka yang bersedia belajar sembari bekerja. Bekerja sembari belajar secara terus menerus. Dan selamanya akan seperti itu.

 We are all here because it is work

“The fact is that if you want to be a successful business owner you have to be a little cocky, but you also have to do the hard work to get there."
~Fred Wellman, founder and CEO of ScoutComms

~Salam sukses selalu!