Kamis, 10 September 2015

Jangan Jadi Janggal Pemikiran

Hanya yang janggal pemikiran yang berpengharapan mendapat hal yang tidak baik.
“Everything we design we hope to keep in our line for years and years to come."~Sam Huff, co-founder of Tanner Goods.

Terinspirasi oleh kutipan dari ~Sam Huff, co-founder Tanner Goods, katanya: "Segala sesuatu yang kita inginkan kita harapkan untuk terus sejalan dengan kita hingga tahun-tahun mendatang." Menebalkan alur pemikiran untuk mempostingnya. Begini, tentulah tiap orang ingin perjalanan hidupnya menakjubkan. Hanya yang janggal pemikiran yang mengharapkan keterbalikannya. Anda - terutama saya, pasti ingin yang terbaik hingga berupaya mendapatkan yang terbaik, memelihara harapan terbaik. Hanya yang terbaik yang mendapat tempat dihati kita. Jika pun harus merusak akan ditempuh dengan cara yang terbaik, bahkan menambah gaduh pun tidak mengapa jika itu yang terbaik. Hingga akhirnya, hanya yang mengusung manfaat kepentingan pribadi dan kelompok yang diberi nilai terbaik. Selebihnya cukup mendapat cap peringkat paling baik, atau sangat baik, baik, agak baik, kurang baik, bahkan tidak baik. Namun untuk kalangan sendiri tak sungkan memberi cap peringkat ‘yang terbaik dari yang terbaik’. Konon, para penghukum di jaman baheulak kerap menutup pendek vonis hukumannya: ‘baik-baik kau hidup agar baik kau mati’. Itu konon!

Ada yang berpendapat menjadi yang terbaik bukan segalanya tetapi lebih banyak yang menentang. Ada lagi; ‘walaupun menjadi yang terbaik, jika itu didapat tidak dengan cara yang terbaik ‘kelak’ akan berbalik menjadi yang paling tidak terbaik’. Yang menentang berdehem perlahan: ‘itu kelak!’. Yang membantah menggeram: ‘mana bisa?, selama air mengalir ke hilir engga bakal kuda menaiki tuannya! Sedari yang tenang hingga yang berisik tahu aturan’.

Di dunia usaha tiap orang meyakini usahanyalah yang terbaik. Mencurahkan waktu dan perhatian yang terbaik dengan caranya yang terbaik, bila harus mengorbankan miliknya yang terbaik akan dia laksanakan dengan cara yang terbaik, demi yang terbaik. Di bisnis online berbasis rumahan, para pihak kukuh bersitegang bahwa dialah yang terbaik. Yang lain diberi peringkat baik. Oke lah, itu bisnis baik, tetapi jika Anda menginginkan yang terbaik pilihlah yang terbaik, bergabunglah, hanya kita yang terbaik. Anda akan ditempa menjadi yang terbaik dari yang terbaik. Cukup Anda simak baik-baik, Anda berada di tangan yang terbaik.

Maka itu, saya pun turut bersikukuh SFI yang terbaik, walau menyita banyak waktu dan pemikiran tetapi itu hanya di awal permulaan ketika diminta bertahap memahaminya. Seiring waktu pengetahuan akan meningkat mendorong hasrat gairah menggeluti hingga tak punya waktu untuk berpikir melepas. Hanya Anda harus yakin bahwa Andalah yang terbaik, dan SFI adalah ‘sarana yang terutama' untuk menyempurnakannya. Banyak yang berhasil, tak kalah banyak yang menyesal terhenti, dan kembali ke awal tertatih-tatih memulai. Perangkat-alat-peralatan yang lengkap merangsang minat melepas dahaga imajinasi untuk berkreasi. Belajar sembari bekerja memacu inovasi memberhasilkan orang satu lainnya, dan hanya itu cara yang tersedia untuk Anda bisa berhasil. Dilarang melakukan kesalahan yang menghambat keberhasilan yang lain.

Ada yang berpendapat bisnis ini hanya untuk orang pintar tetapi lebih banyak meyakini tiap orang yang bergabung akan menjadi pintar – saya salah satunya. Apakah seseorang itu pintar tidak sekalipun pernah terbukti dengan baik kalau hanya dirinya seorang yang berminat mencari tahu kebenarannya. Sejak bergabung saya banyak mendapat berbagai pelajaran, apakah itu membuktikan saya pintar?.

Aktivitas populer di SFI adalah; 'menyelesaikan Tugas Harian dan mendapatkan versa point’. Sedari awal itu yang menjadi tantangan, untungnya tiap hari ada hal baru yang merangsang potensi diri. Apakah itu disiplin?, kukira tidak. Saya tidak pernah berhasil patuh pada aturan bisnis apapun, selalu terangsang mencari dan mencari jalan pintas, dan itu menantang serta menyenangkan. Tatkala tahu ternyata itu sudah ada di dalam tidak lagi perlu mencari-cari. Kecanduan menggeluti setiap hari kini bahkan menjadi kebutuhan, itukah ‘disiplin?’. Puas setelah menyelesaikan tugas harian, bertambah setelah banyak teman. Membangun bisnis saat sedari sekarang untuk tambahan penghasilan di masa mendatang. Tanpa modal uang, didapat pelatihan materi bisnis yang lengkap. Diperlukan waktu untuk tumbuh berkembang hingga menghasilkan, kesabaran adalah kunci keberhasilan, Tidak disarankan jika ingin kaya dalam 1x24 jam atau menjadi pebisnis handal dengan hanya satu-Klik. Ketekunan mempelajari pengalaman para upline (istilah bagi yang duluan terdaftar), kerja keras meniru dan menduplikasi, serta mengajarkannya lagi ke para ‘down-line’ (istilah bagi yang belakangan terdaftar). Hanya yang janggal pemikiran yang bakal menyangkal menjadi 'Peniru Yang Terbaik' akan menghindarkan kesalahan yang menghambat keberhasilan. Pintarkah saya? tidak terpikirkan sejauh ini. Beruntungkah? Tentu, itu bahkan terlihat dengan meng-klik banner di kanan atas, itu bukti rekaman kegiatan saya sebagai team leader.
~Salam sukses untuk Anda.

“If you want a profitable business, you need to invest in a motivated, successful sales team."~Nick Hedges, CEO of Velocify