Jumat, 30 Maret 2018

RACUN BEBAN PIKIRAN YANG MEMATIKAN

-->
"Have you ever thought there'd be a day when people think a different way? And on that day, what would you say, if you still thought the other way?"
~Paul McMillan

Sekali waktu kita tentu pernah merenung - terlarut didalamnya, meski mungkin tak sadar tetapi kita mengalaminya apalagi ketika gelisah akan sesuatu. Terkadang kegelisahan malah mendorong kita untuk mencipta mengukir sesuatu prestasi hingga lupa hal apa yang tadinya mengganjal.

Kita telah terbiasa melakukan sesuatu seperti yang diinginkan orang walau terkadang kita tahu itu salah - apalagi semua melakukannya, kita tak mempersoalkannya takut dicap tak punya etika. Terperangkap makna etika.

Terkadang kita diminta setuju terhadap sesuatu yang sejatinya jauh dari kebenaran. Ini tentang sudut pandang. Seiring waktu perihal yang senada kian menumpuk dan semakin menyebalkan, meracuni, tetapi kita hanya bisa diam dan berjuang melupakannya sepanjang hayat.

Ini tentang pendapat orang-orang dimana kita tak kuasa melawan selain waspada  menyelamatkan nurani demi hidup kehidupan kita.

Maka itu, waspadalah!

Jangan Meracuni Pikiran:
Kelemahan terbesar kita adalah tidak bisa memilih akan berbagi pikiran dengan siapa. Jika pun bisa, hasilnya bisa jadi berbeda, jika tadinya hendak mencari dukungan malah emosi karena ditolak.

Energi terkuras terbebani emosi orang-orang bahkan bisa jadi disebabkan oleh seseorang dijalan raya. Perbincangan terkadang menjadi salah paham, marah tertekan frustasi bahkan terluka. Boros energi oleh situasi yang sejatinya bisa dihindari.

Berhematlah, jangan terbebani pemikiran orang.

Jangan Meracuni Keadaan:
Seolah superman kita kerap terpancing langsung tergerak membantu orang walau tak tahu apa pasal awal pangkal persoalannya. Berempati itu baik, tetapi jika dipaksakan, kita hanya akan merusak diri kita sendiri bahkan orang yang dibantu mungkin malah menjadi frustasi. Analisa dulu kira-kira tentang apa itu.
Terkadang, menghindar tanpa melakukan apa-apa malah membuat keadaan membaik.

Jangan Meracuni Hidup:
Tersiksa jika kita dilibatkan dalam sesuatu yang sangat kita benci, dan kita tak kuat menolak. Ini bukan tentang imbalan tetapi menyangkut sesuatu yang menyakitkan demi melihat ekses akibatnya.

Melakukan sesuatu yang positif akan menyisakan kesan bangga tetapi sesuatu yang negatif menjadi beban sesal berkepanjangan apalagi jika sedari awal kita tahu itu tak layak dilakukan.

Jangan Meracuni Diri:
Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat karenanya jangan mengkonsumsi racun - seperti narkotika. Hiduplah secara menyehatkan.
Hindarkan gaya hidup yang negatif.

Jangan Meracuni Hubungan:
Memutuskan hubungan tidak mudah apalagi jika itu hubungan yang menyesatkan. Adalah penting menjauh dari seseorang yang sewaktu-waktu bisa melakukan hal yang mengerikan terhadap dirinya, perilakunya meracuni. Dengan memutuskannya akan memberi ruang dan waktu untuk kita membuka diri terhadap hubungan yang lebih baik.

Meski secara phisik sulit tetapi perlu berani meminta untuk agar diputuskan, dan kita tak perlu lagi memikirkannya.

Jangan Meracuni Kenangan:
Peristiwa kejadian pahit kerap mendominasi, rasa sakit yang ditimbulkan sulit dilupakan apalagi untuk dihilangkan, meski kita kuat menahannya namun tersiksa dalam pusarannya. Ada saat kita terbebas tetapi sangat sulit melupakan orang-orang yang dulu bikin kita gagal jika kita tak pernah melirik dampak positif yang timbul pasca kegagalan itu. Percayalah, tiap hal ada dampak positif, pasti ada konsekuensinya dan masa lalu tidak otomatis mendikte bagaimana kita dimasa depan.

Fokuslah menambah kenangan manis untuk nanti dikenang dimasa depan daripada terjebak dalam kubangan buruk dimasa lalu.

Jangan Meracuni Keyakinan:
Adalah normal punya rasa takut walau tidak ada medali jika kita memeliharanya, selain rasa tersiksa hingga meledak tak terbendung menyakiti orang-orang yang mencintai kita. Tidak ada faedahnya jika kita mereka-reka skenario bagaimana cara menghadapi bayang-bayang ketakutan, terkadang itu malah kian menambah biaya.

Daripada fokus pada rasa takut tak berdasar akan lebih baik jika berdamai dengannya - dan bertarung melupakannya.

Caranya, buatlah daftar takut! apa saja itu? menggelikan bukan? Timbulkan minat kita mencari solusi jalan keluarnya – buat lagi daftarnya. Fokuslah pada solusi itu, karena itulah yang akan terjadi. Gelombang pemikiran akan memantulkan keadaan apa yang benar-benar kita inginkan.

Yakinlah akan hal itu!

Jangan Meracuni Kebahagian:
Kepercayaan diri yang tangguh akan tergerus jika disekeliling kita dipenuhi orang-orang yang tiap saat mengeluh kecewa akan tiap hal, kecewa akan perilaku kehidupan terhadapnya. Keinginan sulit tercapai jika kita membiarkan diri diracuni pemikiran-pemikiran negatif begitu itu.

Semangat kita memerlukan asupan gizi, dan itu hanya tersedia pada orang-orang yang antusias akan perjuangan kita. Sejatinya tak ada yang sempurna, bahkan tak seorang pun yang bisa melakukan hal benar secara benar-benar, tetapi semua baik-baik saja dan berbahagia, dan itu akan mengalirkan hal baik ke dalam hidup serta kehidupan kita.

Maka fokuslah memelihara kebahagiaan atau hanya akan sedikit yang bisa kita perbuat mengisi kehidupan kita.

~salam bahagia selalu!



Join MySFIteam


It is FREE