“Think continually about what
you want, not about the things you fear”
~Brian Tracy
Jika sebelumnya diulas tentang mengelola waktu, tentang Empati
serta keberanian meminta bantuan, dan tentang kenapa kemampuan Mendengar begitu
diperlukan, berikut disajikan Tips agar sukses menantang hidup.
1. Uruslah Urusanmu Sendiri:
Ini sulit! Mungkin inilah yang tersulit untuk dikuasai
apalagi kita senang dan telah terbiasa ikut campur urusan orang - walau jika
itu membuat kita kehilangan waktu.
Sepertinya berat untuk tidak ikut campur urusan orang, kita
seolah punya libido hasrat tinggi mencampuri urusan orang. Ketika diingatkan, semua
berdalih bahwa akan lebih mengkhawatirkan - jika kita tak tahu tentang apa itu urusannya.
Mencengangkan!
Bahkan tanpa diminta kita terdorong untuk mengkoreksi
orang lain walau itu akan menimbulkan pertengkaran, tetap saja kita mengulanginya.
Entah karena merasa lebih tahu atau merasa diri lebih baik atau mungkin bosan dengan
urusan sendiri. Tak jelas!
Serasa puas – bila ikut campur. Dan kita tak mau mengaku,
tetapi nafsu ikut campur urusan orang lain seolah melekat merata bak perilaku.
Mungkin karena kita merasa ikut bertanggungjawab atas keberlangsungan
kehidupan semesta jagad raya ini hingga terpanggil ikut campur, meski terkadang
malah tambah runyam, tetapi setidaknya telah ikut turut campur.
Dan tiap orang selalu memberi saran - Jangan ikut campur!
Dan tiap orang selalu memberi saran - Jangan ikut campur!
2. Jangan Larut Dalam Gosip:
Gosip seolah sudah mendarah daging. Tidak pejabat,
penguasa atau pengusaha apalagi anggota rumah tangga bahkan antar rukun tetangga
semua suka - seolah santapan rohani bagi kita semua.
Meski sulit tetapi penting untuk bisa menahan diri,
jangan ikut latah.
Diduga banyak kekacauan timbul karena gosip, banyak yang rugi
bahkan tragedi peperangan patut diduga bermula dari gosip juga. Walau enggan mengaku
namun semua senang jika diajak ikut gosip.
Dan tulisan ini pun mungkin diangkat karena si penulis diikutkan
membahas gosip tentang kesuksesan seseorang. Tak apalah jika diduga begitu
pula!
Serasa haus untuk ikut bicara, serasa merasa takut ada informasi
yang luput jika tak ikut. Walau kebenarannya diragukan tetapi takut jika dianggap
engga Gaul – apalagi jika itu sedang viral
di sosmed.
Jika bisa, jangan sampai larut karenanya!
3. Berani Bertanggungjawab:
Orang enggan untuk mau bertanggungjawab atas sesuatu
peristiwa. Umumnya karena tergoda pemikiran negatif, semua terbiasa “overthink” dan cenderung memikirkan yang
rusak dan negatif - yang belum pasti terjadi.
Kita tidak sadar bahwa kita itu tengah merusak kemampuan kita
untuk bisa menikmati masa-masa saat sekarang. Luput akan berbagai kesenangan yang
tersedia dimasa sekarang hanya karena takut akan sesuatu – sesuatu dimasa depan.
Walau kita ragu akan bagaimana itu – nantinya?
Kita perlu menguasai diri dengan cara memikul tanggungjawab
atas ekses dari buah pemikiran kita - dimasa mendatang. Hanya itu yang terbaik untuk
membuktikan bahwa kita siap untuk sukses.
Dan itu adalah pilihan kita sendiri.
Pernah ada kejadian lucu. Ada seseorang yang menolak
bertanggungjawab atas pembengkakan biaya yang terjadi sebagai ekses dari ide gagasan pemikirannya.
Tetapi kemudian menuntut balik ‘bahwa itu adalah prestasi pribadinya’ - demi melihat
hasil akhir yang mengagumkan.
Ketahuilah, hidup adalah pengulangan. Bagaimana kita
disaat sekarang ini, itu adalah produk kita dimasa lalu, dan pengalaman dimasa
lalu kita adalah benar sedemikian itu – dan itu adalah pilihan kita.
Meskipun masa lalu tidak selalu menjadi penentu bagaimana
kita dimasa depan, apalagi tiap masa mengusung sendiri perubahannya dan tiap
perubahan cenderung berubah mengubah sendiri perubahan dirinya, tetapi jangan
sampai kita luput mewarnai masa disaat sekarang ini untuk nanti - dipetik dimasa
mendatang.
Pikirkanlah yang dimaui bukan yang ditakutkan!
Bagaimanapun kita kompeten untuk itu!
Bagaimanapun kita kompeten untuk itu!
"Each of us wants to be part of something
bigger than ourselves. Call it purpose, destiny or a simple desire to get
beyond the insufficiencies of our current existence. An individual's yearning
to reach outside his life is a seed of greatness waiting for a stream of
inspiration. Carving that stream to people's hearts is a simpler task if the
endeavor you are leading them into is attached to a bigger story."
~Mac Anderson & Tom Feltenstein
