"Tiap orang ingin mencapai
keunggulan nya, tidak ada orang yang ingin mati dengan prestasi tertinggi
sebagai orang yang biasa-biasa saja".
Perlu kejelian tersendiri saat kita memimpin Tim manakala mereka bingung ditengah pelaksanaan tugasnya. Bingung adalah manusiawi dan itu biasa menimpa siapa saja meskipun ia seorang ahli dibidangnya. Dalam keadaan seperti itu dukungan pengertian dari orang-orang sekitar sangat diperlukan untuk menghadirkan rasa diperhatikan, membuatnya termotivasi untuk terus kreatif serta inovatif, gemilang menyelesaikan tugasnya tepat waktu.
Tips sederhana berikut ini diharapkankan bisa bermanfaat,
sbb:
1. Mendengarkan agar Didengarkan
Pada dasarnya tiap orang ingin berprestasi, hingga ketika
diberi kesempatan ia akan terpacu menunjukkan bahwa dirinya memiliki kemampuan seperti
orang satu lainnya. Mendengarkan kebutuhan Tim tidak mudah tetapi hanya itu
satu-satunya jalan untuk menunjukkan bahwa mereka diperlukan dan diberi
kesempatan mencapai keberhasilannya. Bahkan hanya dengan mendengarkan Anda bisa
mengindentifikasi kelemahan serta memberi saran cara mengatasinya –
sesungguhnya itu yang mereka inginkan.
2. Memberi Contoh Memimpin
Seorang pemimpin akan membiarkan Timnya melakukan
pekerjaan mereka, mempercayai kemampuan Timnya serta yakin dengan menyediakan
dukungan yang diperlukan. Kepemimpinan Anda akan menulari Tim dan memaksa tiap
satu daripadanya untuk berani tampil dan terus meningkatkan ketrampilannya.
3. Bertegur sapa dengan Sopan
Pemimpin perlu untuk selalu bisa menjaga kesopanan dan rasa
hormat, memelihara etika menegur kekurangan Timnya. Mempercayai kemampuan Tim merupakan
penghargaan internal sekaligus pengakuan terhadap keberadaan mereka. Tim akan
tampil lebih baik jika mereka mendapatkan rasa hormat Anda terutama atas kerja
keras serta dedikasi mereka, dan itu akan memacu mereka agar bisa lebih produktif
lagi.
4. Menetapkan Tujuan
Menetapkan tujuan secara jelas, selalu bersedia menjelaskan
detil dan tatacara pelaksanaan pekerjaan secara sederhana, akses yang mudah
untuk membicarakan permasalahan teknis akan membantu meringankan tekanan stres dalam
pencapaian tujuan. Bahkan bisa menginspirasi Tim menemukan cara pencapaian
sukses dengan gemilang. Layanan pemecahan masalah mengingatkan Tim Anda bahwa kerja
keras mereka benar-benar membawa perbedaan kearah tujuan yang lebih baik.
5. Memelihara Reputasi
Pemimpin diharapkan bisa terbuka akan hal apa yang dikatakan
terutama jika ingin melakukannya atau berencana melakukan dan membicarakannya terlebih
dahulu. Anda akan mendapatkan rasa hormat dari Tim Anda, dan itu akan mengembangkan
reputasi Anda sebagai pemimpin yang dihormati.
6. Menjadi Motivator yang Inspiratif
Mampu mendorong Tim agar menghindarkan stagnansi. Dalam
banyak peristiwa, Tim tetap melaksanakan pekerjaannya tetapi tidak tumbuh atau
memiliki perkembangan yang berarti. Jeli mendorong Tim untuk bisa keluar
melampaui zona batas ‘Limits’, mendorong untuk tidak ragu beroperasi keluar
dari zona kenyamanan tradisional mereka. Tiap orang ingin mencapai
keunggulan nya, tidak ada orang yang ingin mati dengan prestasi tertinggi
sebagai orang yang biasa-biasa saja.
7. Jujur akan Keterbatasan Diri
Ketika Anda tidak memiliki jawaban atas sesuatu
permasalahan jangan ragu-ragu untuk mengakuinya. Orang yang sehat tidak akan pernah merasa
memiliki semua jawaban untuk tiap segala sesuatu. Mengakui secara jujur lebih
baik daripada berpura-pura memiliki jawabannya, bahkan akan lebih baik jika
keterbatasan itu dimanfaatkan dengan mengajak Tim duduk berembug bersama mencari
solusi pemecahan. Kebenaran dengan fakta-fakta nyata yang sebenar perlu
dikemukakan secara terbuka.
8. Takut Memaksakan rasa Takut
Jangan pernah berupaya memaksakan rasa takut, Tim Anda
tidak akan terinspirasi jika Anda memanfaatkan rasa ketakutan sebagai
motivator. Seorang pemimpin sekaligus menjadi pelatih yang hebat untuk
mengarahkan Timnya dan ia tidak akan pernah menanamkan rasa takut terhadap
Timnya.
9. Akuntabilitas jiwa Kepemimpinan
Pemimpin adalah orang yang mampu mengembangkan jiwa
kepemimpinan masa depan dari tiap individual Timnya, tidak lelah membimbing,
melatih peran serta memberdayakan mereka untuk berani membuat keputusan. Benar
atau malah salah itu hanyalah masalah persepsi semata – pada akhirnya ‘kesalahan’
akan menghadirkan ‘kebenaran’.
10. Menjadi Mentor
Pertumbuhan pribadi anggota Timnya didorong dengan memposisikan
dirinya sebagai Mentor, aktif memberi arahan, mengaktifkan rasa percaya diri
mereka. Bahkan turut membantu anggota Timnya membangun Tim mereka sendiri
berikut jaringan bisnisnya, memperkaya potensi pribadi serta kredibilitas individual
mereka agar tumbuh menjadi seorang praktisi yang kredibel, handal, sepenuhnya
memahami tujuan dan perannya, memiliki keyakinan berhasil.
Brainstorming akan menginspirasi dan memotivasi Tim Anda
~Salam sukses selalu