Kamis, 25 Februari 2016

Apa Gerangan KESALAHAN Para Pebisnis Sebelumnya?

Resiko terbesar yang akan Anda hadapi ketika memasuki dunia bisnis adalah bahwa Anda berhadapan dengan rupa-rupa aktivitas kewirausahaan dipenuhi ragam corak pengharapan besar. Dijejali alam pemikiran, langkah stratejik bagaimana untuk menjalankan bisnis dengan sukses. Tiap tindakan diarahkan ke arah sukses keberhasilan dengan kesadaran penuh akan resiko gagal. Dunia bisnis penuh dengan tantangan dan sangat menantang.

Pebisnis sukses berhasil mencatatkan namanya di kancah persaingan nyata dunia usaha dan yang gagal terus berjuang memperbaiki kemampuannya berupaya menjadikan dirinya menjadi pebisnis handal. Kenyataannya tak satupun pebisnis sukses mau mengaku berhasil tetapi kerap memposisikan dirinya sebagai bagian dari pebisnis yang tengah berjuang dari titik tertentu.

Cara terbaik untuk berhasil disarankan untuk mempelajari aspek bisnis melalui pengalaman – mengalami sendiri; cara lain adalah dengan memahami apa yang berhasil serta bagaimana yang nyata-nyata tidak berhasil. Sejatinya tidak ada formula yang tokcer untuk sukses di dunia bisnis tetapi kerja keras dan berjuang dengan tiada henti berusaha seakan menjadi persyaratan utama. Kemampuan beradaptasi dengan tingkat fleksibilitas yang tinggi dan tidak mengenal lelah memenuhi berbagai ketentuan yang dipersyaratkan.

Dunia bisnis kompleks akan berbagai potensi serta jebakan keberhasilan, penuh akan unsur spekulasi, diperlukan kehandalan memetakan persoalan permasalahan, mengkalkulasi potensi dan kemungkinan. Memprediksi aspek serta potensi yang mempengaruhinya, sedari aspek politis, budaya, masyarakat konsumen, aspek teknologi, territori hingga potensi bencana alam atau perang. Hingga menjadikan perangkat kalkulasi seakan tidak akan mampu memenuhi ketepatan perhitungan yang diharapkan. Kehandalan teknologi, cara dan ide gagasan berpromosi seakan tak sanggup menjawab keinginan pasar.

Keberhasilan mempetakan ragam spekulasi seakan melengkapi daftar panjang persoalan dunia bisnis, melahirkan berbagai ilmu pengetahuan bahkan malah memperkaya jenis bisnis baru. Lingkaran kompleksitas seolah mewakili rumitnya perangkap bisnis yang umum dihadapi para pebisnis. Menggambarkan tingkat kesulitan mempertahankan sukses keberhasilan dalam jangka panjang. Nyaris tidak satu pun pebisnis yang sudi meremehkan tantangan. Informasi sekecil apapun diupayakan untuk ditangguk, dikenali, dianalisa, diolah dan diberdayakan melengkapi pencapaian sukses keberhasilan.

Situasi dikelola dengan berbagai cara, kampanye produk dikelola sedemikian rupa demi membangun sesuatu image keberhasilan. Image acap dibangun seolah menggambarkan kualitas produk. Cara – cara berpromosi dijadikan panglima pencapaian keberhasilan. Bagaimana ketersediaan stok persediaan barang yang kerap minim dan terbatas dikelola seolah menggambarkan tingginya tingkat penjualan, rapi diolah menutupi beban produksi yang nyaris menenggelamkan keseluruhan operasional. Dunia bisnis dipenuhi orang-orang yang sangat cerdas yang mampu mengendarai keterbatasannya dan menjadikannya sebagai suatu kelebihan yang jarang dimiliki orang lain.

Ulasan produk yang suram terkadang timbul oleh karena komitmen ke pengguna produk tidak terealisasi tepat waktu, berakhir dengan kabar buruk seolah produk dinilai gagal tidak bisa memenuhi tingkat kualitas yang dijanjikan. Jadi tidak keren.

Pesaing memanfaatkan segala cara untuk melemahkan saingan, perubahan manajemen yang umum dilakukan berkala bahkan diolah seakan telah terjadi krisis manajemen, diolah seakan telah menggambarkan keberhasilan yang dicapai menjadi tercemari.

Kedekatan pebisnis dengan pejabat penguasa di pemerintahan dijadikan alat senjata melemahkan saingan. Aturan ketentuan fiskal bahkan diolah untuk menguasai jenis usaha tertentu. Sebaliknya tawaran perlindungan iklim usaha terhadap ekses aturan sistim fiskal dikelola, diolah menjadi bahan tawar-menawar untuk posisi kontrol iklim usaha. Bahkan mengontrol ekspansi pesaing. Peraturan sistem kepemilikan perseroan terbatas dikendarai untuk kepentingan kelompoknya bahkan jika mungkin dijadikan dasar menghindarkan pengenaan pajak atau posisi kontrol melalui struktur permodalan dunia usaha. Ketersediaan stock di pasaran diolah dan dikelola guna memungkas pesaingnya.

Tiap upaya diarahkan mencapai popularitas bisnis tetapi berbagai kendala kerap menunjukkan minimnya pemahaman akan kontroversi dunia bisnis dan ragam rupa stakholdernya. Pengetahuan manejerial serta jaringan network sangat mempengaruhi efektivitas dan akurasi ide gagasan dalam bisnis, pemahaman teknologi menjadi syarat keberhasilan menghadapi dinamika dunia bisnis.
~Selamat berbisnis!

Rabu, 24 Februari 2016

Menjadi Marketer HANDAL dengan Email Marketing

Era teknologi telah mengubah aktivitas bisnis serta perilaku pebisnis. Banyak pebisnis yang berhasil memanfaatkannnya semisal brosur sebagai media promosi telah digantikan oleh email marketing. Penghematan beban cetak brosur, cetak banner, kegiatan ajang promosi hingga penghematan tenaga pemasaran menghadirkan efisiensi dalam bisnis. Efektifitas email marketing bahkan telah mereduksi usia periode pra-operasional, merubah perilaku pebisnis yang tadinya kongkow ngalor ngidul kini menjadi aktivitas diskusi menangguk ide berpromosi menggantikan era penyebaran brosur.

Pebisnis kini giat menekuni pengetahuan bagaimana cara menulis email yang efektif, giat menggali potensi ide gagasan bagaimana memanfaatkan email pribadi, email marketing, newsletter, email suscriber system untuk berpromosi bahkan untuk menagih. Pemasaran hingga penjualan online telah menggantikan sistim offline, keberadaan counter serta toko-toko kini difungsikan sebagai sekedar bukti kejelasan domisili usaha semata. Kegiatan bisnis kini lebih fokus pada sistim online. Diduga mencapai seratusan milliar lebih email marketing terkirim tiap hari, email membuat komunikasi bisnis menjadi mudah dan murah jika dibandingkan ketika masih di era sistim offline. Bagi kalangan tertentu, sistim pemasaran online bahkan dinilai lebih terukur dengan target pelanggan yang lebih pasti. 

EMAIL MARKETING kini bahkan menjadi bisnis baru, pebisnis berlumba mengasah kemampuannya meningkatkan kualitas tulisan, menggali potensi kreativitas dengan menulis lebih menarik, bagaimana menghiasi email marketing dengan konten yang lebih memukau. Tantangan yang tidak mudah, diperlukan kemampuan tersendiri untuk bisa trampil memanfaatkan ‘email’ dalam berbisnis.

1. EMAIL DITUJUKAN KE SIAPA?
Bisa mengenal audens yang akan dikirimi email menjadi penting, mengenal kegiatan, asal mereka, kesukaan bahkan budaya kebiasaan mereka akan sangat berarti dalam penyiapan konten email. Mengenali audens merupakan pondasi mendasar pada email marketing, tanpa itu Anda akan bingung hendak menulis sesuatu – apa?.

2. ULASAN SUATU PRODUK
Kemampuan mengulas produk menjadikan email Anda bernilai bobot tersendiri, informasi tentang kualitas, tentang siapa saja yang telah menggunakan serta tingkat kepuasan mereka, bahkan perbandingan tingkat harga serta purna jual sesuatu produk akan sangat disukai. Menjadikan email marketing Anda menjadi sangat berarti untuk mendapatkan kepercayaan Audens.

3. MEMANCING DENGAN BERTANYA
Memancing minat dan perhatian Audens dengan menanyakan sesuatu menjadikan email Anda lebih hidup dan tidak membosankan. Taktik ini menjadi tolok ukur apakah email Anda dibaca atau diperhatikankah. Komunikasi dua arah menjadi bagian target yang dikehendaki oleh pebisnis yang memanfaatkan email. Keberhasilan pada tataran ini menjadi catatan sukses tersendiri.

4. IDENTITAS – SIGNATURE EMAIL
MARKETER sejati sangat ingin untuk dikenal audensnya, oleh karenanya identitas diperlukan. Walaupun “signature email” terlihat sederhana tetapi itu menjadi bukti bahwa produk yang ditawarkan melalui email berasal dari marketer yang jelas. Memuat Nama, photo, alamat, perusahaan dan jabatan serta alamat email dan nomor telepon yang bisa dihubungi seolah menjadi jaminan sembari menghindarkan perilaku robot email.

5. MEMBANTU MENYELESAIKAN MASALAH
MARKETER yakin akan kualitas produk yang ditawarkannya, bahkan produknya adalah solusi permasalahan bagi pembelinya. Ini disemaikan pada konten email yang dikirim, bisa mendapatkan kepercayaan audens menjadi catatan keberhasilan. Image produk menggambarkan kualitas serta manfaatnya dan itu akan membangun emosi kuat bahwa produk Anda adalah yang terbaik. Menyentuh minat Audens hanya akan tercapai jika mereka membaca email Anda. Konon tiap pembeli kuatir salah membeli, takut rugi terjebak harga yang lebih mahal. Email Anda diarahkan mendukung serta meyakinkan bahwa mereka tidak akan salah membeli produk Anda.

Gencar meyakinkan tetapi tetap menghindarkan sifat ‘agresifitas’ menjadi tantangan tersendiri. Dipenuhi berbagai informasi produk tetapi tetap meyakinkan pembeli adalah raja, bahwa pembeli lah yang berwenang memutuskan. Dan yang terutama adalah bagaimana cara memancing ketertarikan, mengundang minat membaca serta mengubahnya menjadi sesuatu tindakan - membeli. Dan Anda akan tercatat sebagai MARKETER HANDAL.

Senin, 15 Februari 2016

Apa Hubungan Cinta Dengan Keberhasilan Bisnis Anda?

"Nothing worthwhile comes easily...Work, continuous work and hard work, is the only way to accomplish results that last."
~Hamilton Holt

Anda mungkin tidak menyadari kekuatan dorongan cinta dapat mengubah kehidupan menjadi lebih baik dari sebelumnya. Mungkin Anda tahu akan Hari Valentine, tidak soal apakah Anda merayakan atau tidak tetapi dunia mengakuinya sebagai waktu untuk menyatakan cinta kasih sayang dan merayakannya – dengan caranya. Walaupun Saya tidak merayakanya tetapi saya ingin berbagi betapa menariknya pengetahuan tentang bagaimana “Cinta” dapat mempengaruhi hidup dan kualitas kehidupan kita.

Peradaban membuktikan tiap era, tiap kelompok komunitas, tiap orang menginginkan sesuatu sebagai simbol atas tiap hal. Sesuatu pertanda atas sesuatu dan Hari Valentine menjadi simbol bagaimana indahnya ketika cinta kasih sayang dirayakan dengan berbagai cara. Dan saya ingin memposting catatan saya disaat Anda menyatakan cinta kasih sayang Anda ke orang yang benar-benar Anda kasihi. Saya percaya Anda adalah orang yang memelihara cinta kasih sayang dalam hidup Anda dan saya menghargai cara Anda menyatakannya.

CINTA adalah sesuatu hal yang lucu dan sulit memaknainya. Kita mencintai orang tua kita, mencintai istri/ suami pasangan kita, mencintai anak-anak kita, mencintai anjing atau burung piaraan kita, mencintai teman-teman serta pasangan kita. Ada juga yang mencintai kripik tempe, sambel, kecap dan ada juga yang mencintai permen bahkan es mambo, tak heran jika ada yang mencintai sepak bola. Menjadi lucu oleh karena tiap kita mencintai banyak hal dan kita bersedia melakukan banyak hal untuk sesuatu itu.

Anda mungkin tidak menyadari betapa kuatnya kekuatan enerji yang terbungkus cinta kasih sayang, betapa kuatnya dorongan enerji ketika melakukan sesuatu demi cinta. Terbukti bagaimana kita berdesak-desakan demi karcis tiket konser atau pertandingan sepak bola, bersorak berteriak mendukung tim tercinta. Demi cinta bahkan ada yang mampu menolak tawaran intan berlian, demi cinta mampu mengangkut beban. Sejarah bahkan mencatat ada yang bersedia mati demi cinta. Cinta mengandung enerji yang patut dipertimbangkan untuk meraih sukses keberhasilan. Cinta juga mengusung jaring jebakan yang sukar untuk dimaknai secara rasional oleh karena kematian turut menjadi bukti pertanda cinta.

Anda mungkin tidak menyadari ketika berhadapan dengan orang yang secara terus-menerus terjebak dalam kungkungan ‘cinta negatif’. Ketika segala sesuatu yang dia lihat, yang dia mengerti serta dia bicarakan hanya kemalangan, hanya sesuatu yang hilang yang salah yang tidak bekerja – yang penuh dengan mengapa ini begitu? dan kenapa itu begini? Dipenuhi keberhasilan semu, yang bahkan bertentangan dengan sejatinya kebenaran hakiki. Untuk menghadapinya Anda cukup berlaku wajar tanpa dorongan keinginan mengubahnya, Anda tidak perlu mengorbankan diri dan hidup serta dunia sekitar Anda. Dengan membiarkannya – Anda mungkin tidak menyadari bahwa itulah bentuk bukti pertanda cinta (?).

Anda mungkin kaget terkejut bahkan tidak setuju ketika tahu bahwa cinta sejatinya adalah sesuatu paham yang sederhana oleh karena cinta adalah jawaban untuk tiap masalah sekaligus sumber masalah. Mengusung dua sisi yang saling mendukung dengan cara bertolak belakang, terbukti cinta dapat menciptakan keindahan hingga petaka masaalah yang bahkan tak pernah Anda bayangkan. Konon cinta adalah bentuk kontrol terselubung atas sesuatu hal, atas sesuatu situasi hingga tiap orang berkomitmen hanya akan memelihara cinta kasih sayang yang menguntungkan diri kelompoknya semata.

Jika Anda ingin menjadi pebisnis andal, Anda disarankan untuk mencintai profesi Anda untuk bisa mengubah semuanya menjadi lebih baik dari sebelumnya. Anda diharuskan menjaga bisnis Anda melebihi organ tubuh Anda. Menjaganya untuk tidak melukai pebisnis satu lainnya dengan hanya menawarkan situasi win-win ke pihak yang terlibat dan berbisnis dengan Anda. Dengan demikian tidak akan ditemukan penilaian skeptis walau dalam tiap situasi sulit pun, sehingga Anda punya waktu menyatakan dan menebarkan cinta kasih sayang atas hal apapun. Sukses keberhasilan akan datang menghampiri membawa hidup berkelimpahan mengusung sukacita oleh karena cinta adalah jawaban atas tiap hal.
~Selamat mencinta!
Happy Valentine
 

Sabtu, 06 Februari 2016

Lakukan sesuatu!, setiap hari, lakukan saja - Apa pun itu!


Lakukan sesuatu! lakukan setiap hari, lakukan saja - apa pun itu, yang pokok tujuannya adalah untuk berkembang maju dan sukses berhasil.

Itu adalah prinsip dasar dan menjadi salah satu aturan di SFI yang aku suka hingga tak lelah untuk melakukan sesuatu - apa pun itu, termasuk jika itu hanya sekedar mendengar musik sembari merenungkan langkah , mengumpulkan kenangan mencari dan menggali karung - karung inspirasi.

Sederetan kata - kata mutiara menjadi inspirasi saya untuk terus berusaha dan berusaha menggapai sukses keberhasilan.

Sebagai berikut:
"The only difference between success and failure is the ability to take action."
~Alexander Graham Bell

"The future is purchased by what you do in the present."
~Unknown

"Success is nothing more than a few simple disciplines, practiced every day, while failure is simply a few errors in judgement, repeated every day. It is the cumulative weight of our disciplines and our judgements that leads us to either fortune or failure."
~Jim Rohn

"Approach the start of each day with something in mind and end the day with one word...DONE."
~Unknown

"Success is neither magical nor mysterious. Success is the natural consequence of consistently applying the basic fundamentals."
~Jim Rohn

"All great masters are chiefly distinguished by the power of adding a second, a third, and perhaps a fourth step in a continuous line. Many a man has taken the first step. With every additional step you enhance immensely the value of your first."
~Ralph Waldo Emerson

Selamat berusaha! Salam sukses untuk Anda.

Rock Ballads The Best Of 70-90's:

Jumat, 05 Februari 2016

MOTIVASI:- Bagaimana meMOTIVASI Diri untuk Berhasil?

“As you become more present in your own life, you will begin to enlighten others by your example."
~Germany Kent

Tiap orang bicara motivasi! Tiap kesempatan nyaris semua membahas motivasi. Apakah mereka tahu apa itu motivasi? Itu artinya MODUS!

Engga gampang memacu situasi untuk bisa ‘ter-MotivasI’ - tidak semudah membicarakannya. Dalam banyak situasi, motivasi bahkan serasa hilang punah sulit didapat saat ketika ditantang menyelesaikan sesuatu pekerjaan – bagaimana bisa itu kan sulit dikerjakan!

Saat berpikir untuk menerapkan gagasan baru Anda perlu ‘ter-motivasi’ merealisasikannya. Oleh karena satu dan lain hal Anda lebih memilih menunda dan menundanya, setidaknya sampai ada dukungan dari orang-orang terdekat. Ini realita, dan itu menimpa tiap orang dalam kehidupan sehari-hari dan, Anda tidak perlu berkecil hati jika kemudian melihat orang lain menerapkannya dan berhasil. Kenapa dahulu tidak langsung saya lakukan? rasa sesal menambah lapisan timbunan penyesalan, sesak dan semakin mengesalkan.

Kita tahu, segala sesuatu bermula dari pikiran – dari alam pemikiran. Dan sadar kalau ‘Pikiran NEGATIF’ cenderung berusaha mencegah Anda mulai melakukan sesuatu terutama jika itu untuk menggapai tujuan. Seketika, motivasi menjadi sirna - hilang tanpa jejak, sayangnya ‘Pikiran POSITIF’ kerap kalah kuat darinya.

Bila nanti Anda merasa tidak “ter-MotivasI”, merasa gundah gulana tidak tahu hendak berbuat apa (?) pilih salah satu ‘Pikiran POSITIF’ berikut untuk memompa daya semangat kreatifitas Anda.

Sebagai berikut:

1). Apapun bisa Saya lakukan!
Ini adalah kalimat sederhana – bahkan sangat sederhana, tiap orang pasti bisa mengatakannya bahkan meneriakkannya. Dan itu dipercaya bisa mengingatkan diri Anda bahwa Anda benar, dan benar-benar mampu melakukannya. Apa pun itu! yang ada didalam benak alam pemikiran Anda.

2). Saya bisa – ini alasannya!
Alih – alih mencari alasan menunda – nunda melakukan sesuatu, akan lebih bermanfaat jika Anda mencari alasan mengapa Anda bisa!

3). Saya layak – karena Saya bisa!
Tiap orang berhak mendapatkan kehidupan yang layak dan Anda berhak mendapat kehidupan penghidupan yang lebih baik, pekerjaan yang lebih baik, tubuh yang lebih sehat dengan timbunan uang yang melimpah - maka ‘ bekerja lah!’.

4). Tidak ada kata TERLAMBAT!
Sederhananya begitu! dan itu hanya kalimat sederhana tetapi bisa menggugah alam pemikiran Anda untuk terus berupaya mendapatkan yang lebih baik, dan Anda tidak akan pernah terlambat melakukannya. Tidak soal berapa puluh usia Anda, tidak soal berapa kali sudah melakukannya, kesempatan memutuskan untuk melakukan sesuatu tidak mengenal kata terlambat – camkan itu!

5). Saya tertantang!
Percayailah kata itu, oleh karena akan selalu ada tantangan, tidak soal apa pun yang Anda lakukan pasti akan selalu ada tantangan – sesuatu yang bisa Anda lalui – karena Anda tahu cara menaklukkannya.

6). Lakukan sekarang!!
Jangan tunda! Tak guna mencari waktu yang tepat, oleh karena tidak akan ada waktu yang tepat, tidak akan ada waktu yang sempurna pas tepat untuk memulai. Kerjakan sekarang atau lupakan!, begitu Anda menunggu maka Anda berhasil menunda kesempatan momentum sukses keberhasilan hadir dan Anda akan semakin tertinggal.

7). Takada rencana sempurna!
Punya rencana itu baik, dan sangat disarankan untuk menyusunnya dengan baik, tetapi itu harus ditindaklanjuti! Oleh karena tidak ada rencana yang sempurna jika tidak dimulai merealisasikannya. Apa hal yang Anda rencanakan segera kerjakan dan perbaikilah sembari jalan, dan itu lebih bermanfaat daripada tiap waktu memperbaikinya tetapi tidak dikerjakan. Kelemahan perencanaan akan terlihat ketika Anda mulai merealisasikannya maka sempurnakan lah.

Yakinlah, tiap orang bermula dari suatu titik awal pemberangkatan oleh karena tidak ada orang yang terlahir sukses. Tiap orang memulai sesuatu, merangkai sesuatu dengan sesuatu lainnya, melakukannya dari bawah.

Ingatlah akan satu hal, jangan lakukan semuanya secara sekaligus, mulailah dengan bertahap, selangkah demi selangkah dan pastikan langkah Anda menuju sukses keberhasilan. 
Signing Bonus

"It doesn't matter how many say it cannot be done or how many people have tried it before; it's important to realize that whatever you're doing, it's your first attempt at it." ~Wally Amos

~Selamat meMotivasi Diri!
#disadur dari berbagai sumber.

Rabu, 03 Februari 2016

Mengubah Sikap Prilaku NEGATIF menjadi POSITIF - Bagaimanakah?

"If you would plant for days, plant flowers. If you would plant for year, plant trees. If you would plant for eternity, plant ideas."
~Napoleon Hill

Sikap adalah prilaku orang per orang yang mustahil untuk bisa diubah secara paksa. Satu-satunya hal yang kerap disarankan untuk dilakukan adalah dengan memberikan sebanyak mungkin informasi positif, kemudian berharap untuk bisa diterima. Sikap prilaku merupakan sifat dasar manusia oleh karenanya kita harus senantiasa siap melakukan semua hal yang dapat dilakukan untuk melawan sifat – sifat perilaku negatif. Termasuk membangun lingkaran kita dengan orang – orang yang berpikiran positif, itu malah menjadi cara terbaik.

Orang dengan pemikiran positif selalu terbuka akan ide pemikiran baru menerima dengan senyum ramah dan senang mendiskusikannya. Orang dengan pemikiran positif cenderung menunjukkan minat ketertarikan yang tinggi akan setiap gagasan baru, memiliki kepribadian yang mengesankan untuk bisa dipercaya. Kepribadian yang hangat dan selalu memperlakukan orang lain dengan ramah akan menimbulkan rasa nyaman untuk orang-orang disekitarnya. Penampilannya menonjolkan kesan yang berbeda dari kebanyakan orang lainnya, optimisme dan penuh harapan tetapi tidak memenuhi dirinya akan janji-janji yang membutuhkan pujian.

Membangun pemikiran positif bisa dimulai dengan cara mengasah keterampilan mendengarkan orang lain, melatih kebiasaan mendengar dengan baik, kebiasaan menanggapi tanggapan secara baik. Kebiasaan menjawab pertanyaan tanpa niatan menunda-nunda, karena menunda memberi tanggapan tidak menguntungkan penilaian akan kepribadian Anda. Menyampaikan hal yang sama dengan uraian kata yang berbeda dapat dilakukan dengan cara menunjukkan emosi yang berbeda. Kerap menggunakan kata yang bersemangat mengusung perasaan yang baik tanpa harus melukai perasaan orang lain. Hangat menjawab pertanyaan dan tidak berputar-putar tak tentu arah. Orang dengan pemikiran positif kerap tercatat menjadi pemimpin yang berhasil dan disukai.

Pada banyak peristiwa kekuatan berpikir positif bukan hanya kiasan kata-kata semata, itu terbukti secara ilmiah bahwa dengan berpikir positif dan berupaya menghapuskan “sifat negatif dari ‘self-talk’” akan meningkatkan mood perasaan dan kinerja. Motivasi untuk terus berkreasi tanpa henti terbukti didasari oleh pemikiran positif. Pikiran-pikiran negatif cenderung merugikan serta memusnahkan motivasi untuk terus kreatif berkreasi. Pikiran negatif bahkan dapat menyakitkan orang lain oleh karenanya Anda sudah harus mulai melakukan apa pun yang dibutuhkan untuk memotivasi diri untuk hanya melakukan hal-hal yang terbaik.

"Move out of your comfort zone. You can only grow if you are willing to feel awkward and uncomfortable when you try something new."
~Brian Tracy
http://www.joinmySFIteam.com/15634647

Senin, 25 Januari 2016

Kiat Sukses Untuk Bisa Menjadi PeBisnis Dan Sukses

Bisnis apapun jika ditekuni akan menjanjikan keberhasilan karena peluang untuk berhasil terbuka sepanjang waktu. Bagi pebisnis diyakini bahwa kendala bukan penghalang tetapi menjadi pemicu mendapatkan kiat sukses. Dalam bisnis tidak ada cara jitu yang tokcer karena bisnis dipengaruhi oleh berbagai situasi kondisi bahkan budaya serta aturan ketentuan pemerintah turut mempengaruhi.

Berikut ini disajikan secara ringkas Kiat Sukses yang diharapkan bisa membantu Anda mengembangkan bisnis Anda di tahun 2016:

1. Peluang Dibalik Ide Yang Tidak Normal:
Mempertanyakan hal-hal yang sudah berjalan normal terkesan seolah kurang kerjaan tetapi hal itu dapat menghadirkan ide bisnis. Walau terdengar janggal namun ide bisnis kerap muncul secara tak terduga bahkan terkesan menyimpang. Tuntutan gairah inovasi memicu lahirnya kreatifitas tak henti untuk terus menggali peluang demi mengubah cara akan keberlangsungan berbagai hal. Inspirasi terlahir dari semangat melakukan perubahan.

2. Berani Menguji Ide Bisnis:
Oleh karena ide bisnis akan diuji oleh kekuatan pasar maka perencanaan yang baik menjadi kekuatan penentu. Banyak ide bisnis yang layak tetapi tidak menghasilkan uang sebaliknya ide yang dinilai tidak layak malah menjadi mesin penghasil uang. Kreatifitas dari para inovator tangguh memegang peranan penentu. Banyak pebisnis pemula gagal bukan karena ide yang tidak layak tetapi lebih dikarenakan perencanaan yang kurang memadai.

Demi pemahaman yang kuat, Anda disarankan untuk mendiskusikan ide bisnis Anda dengan berbagai pihak, dengan konsultan bisnis atau konsultan hukum sehubungan dengan validitas. Dengan berdiskusi diperoleh pendekatan yang lebih realistis akan cara operasionalnya hingga bahkan komitmen royalti. Berani menguji ide bisnis akan mendapatkan umpan balik yang menyempurnakan ide bisnis Anda.

3. Tidak Mudah Tetapi Tidak Sulit:
Kemampuan memanfaatkan peluang tidak dimiliki tiap orang, dan tidak setiap orang mampu bertahan didera gelombang ketidakpastian iklim usaha. Pengusaha cenderung terlihat seolah terburu-buru menjaring ide bisnis tetapi terkesan lambat memutuskan momentum memulai. Terkesan tidak punya belas kasihan dalam berkompetisi bahkan terkesan apatis menerima kabar buruk dari bisnis yang digulirkan.

Pengusaha sadar jika ide bisnis mudah maka semua orang akan melakukannya. Tidak heran jika pengusaha cenderung memilih jalan yang asing dan tidak umum, termotivasi bersemangat naik turun dalam cuaca gelombang ketidakpastian - dan menikmatinya.

4. Bertahan Sebisanya:
Pengusaha terkesan lupa akan kepentingan pemodal, cenderung menghamburkan uang, terkesan tidak mampu mengantisipasi skala bisnis yang dihadapi. Sejatinya tidak ada orang yang bisa meramalkan masa depan bisnis, tiap orang hanya bertarung menjalankan usaha yang tengah dikerjakan, banyak hal tergantung pada kekuatan unsur faktor waktu. Tidak mudah dan tidak pernah mudah tetapi tetap optimis dan memutuskan langkah logis berikutnya. Permasalahan keuangan kerap menjadi tantangan apalagi ketika diperhadapkan akan kebutuhan keluarga terkesan lupa, lain hal ketika bisnis telah menghasilkan.

5. Mencari Rekan Partner:
Bagaimana menemukan tim kerja yang tepat? selalu menjadi persoalan pokok. Pengusaha tidak akan pernah berhenti mencari partner guna melengkapi keahliannya, mencari penasihat stratejik bisnis yang berpengalaman bahkan yang pernah gagal pun menghasilkan wawasan tersendiri.

Mencari rekan kerja yang memiliki gairah keberhasilan yang bersedia dan sudi berlelah-lelah, yang tidak keberatan keluar dari zona kenyamanannya. Banyak yang trampil dalam teknis tetapi tidak trampil dengan jiwa juangnya, banyak yang berwawasan luas tetapi tidak siap dengan realitas nyata dunia usaha.

6. Mencari Investor Pemodal:
Bagaimana menemukan investor yang mendanai bisnis Anda? menjadi tantangan tersendiri. Bagi pebisnis yang pernah sukses menghasilkan uang untuk investor lebih mudah jika dibandingkan dengan pemula. Menemukan tipikal investor yang diharapkan tidaklah mudah, tingkat kemampuan finansil kerap menjadi pertimbangan. Banyak investor yang malah ikut campur tangan memutuskan arah perjalanan bisnis hingga menimbulkan ketidaknyamanan pebisnis dengan ide bisnisnya.

Fasilitas internet berhasil drastis mengubah cara dan sistim pendekatan untuk mendapatkan modal usaha, bahkan kini ini mendapatkan investor menjadi lahan bisnis, memudahkan pemula mendapatkan pemodal. Dengan kemudahan ini, diharapkan pebisnis akan lebih fokus pada produk dan berupaya meningkatkan kepuasan konsumen.

7. Memiliki Bisnis Sendiri:
Pencarian ide bisnis telah mampu melampaui realitas kebutuhan modal hingga ide bisnis menjadi mahal. Kini banyak investor yang hanya mendanai ‘bisnis pencarian ide gagasan bisnis’ semata untuk kemudian menjual dan mendapat hak royalti. Pada skala bisnis tertentu memanfaatkan tabungan pribadi serta bantuan teman dan keluarga menjadi cara terbaik.

Dorongan keinginan memiliki usaha sendiri menjadi sensasi tersendiri, orang-orang sukses lebih memilih menjadi ‘tauke kecil’ daripada ‘karyawan besar’. Tiap orang memiliki pilihan hidup tetapi tidak setiap orang yakin akan pilihannya. Mencari ide bisnis agar bisa memiliki bisnis sendiri dan tidak semata-mata terdorong oleh uang dinilai tidak akan sia-sia. Anda hanya perlu berkomitmen karena gairah mencari “ide” akan menghasilkan uang. Mulailah dengan memelihara pemikiran yang terbuka dan tetap fokus.

“Keep your eyes and your mind open. Stay focused. Stay smart. Enjoy the rush; enjoy the ride.”
~Lomesh Shah, the Founder of Non ProfitEasy
http://www.sfi4.com/15634647/FREE

Selasa, 12 Januari 2016

Suka Atau Tidak Suka 'MENDENGAR' Itu “WAJIB HUKUMNYA”

"When you arise in the morning, give thanks for the food and for the joy of living. If you see no reason for giving thanks, the fault lies only in yourself.
~Chief Tecumseh
 See what others saying about SFI
Hal pertama yang ditunggu dari tiap bayi yang lahir pastilah suara tangis nya – menangis sekeras mungkin. Bila ia enggan menangis maka berbagai cara akan pasti ditempuh untuk agar si bayi menangis. Tiap orang yang menunggui proses kelahirannya hampir pasti akan bertanya dan ditanya hal yang sama – sudahkah ia menangis? Seakan menyempurnakan kelahirannya, seakan menjadi stempel pengesahan kelahirannya. Tak ubahnya ketika seseorang tersadar dari pengaruh bius pasca operasi, ia harus ‘kentut’ agar dianggap normal untuk diijinkan makan atau minum. Konon, tangis si bayi menjadi maklumat ke seantero jagad nyata maupun tak nyata, hingga keberadaannya tak lagi perlu dipertanyakan. Sedemikian itukah halnya?

Ada juga yang berpendapat, bahwa semakin lantang suara tangisnya menjadi seruan ke segenap penghuni semesta untuk agar ia didengar, kelak ia akan sudi mendengarkan sesama lainnya. Memperdengarkan serta mendengar seolah menjadi pertanda bukti sehat dan normal, seolah menjadi titik awal putaran waktu baginya. Manakala satu daripadanya tertinggal ia akan diperlakukan sebagai orang tidak sehat, normalnya ia akan memerlukan perawatan tambahan atau bahkan memerlukan tatanan kehidupan perlakuan khusus di sepanjang hidupnya. Tuli dan bisu atau salah satu daripadanya akan pasti dilekatkan mewarnai identitasnya di muka bumi ini.

Urgensi kemampuan “MENDENGAR” seyogianya sama setara dengan kemampuan “MEMPERDENGARKAN” yang ia telah praktikkan diawal mula pertama kali dilahirkan. Tetapi oleh karena diperlukan proses waktu, kemampuan mendengar dianggap menjadi kewajiban pasca lahir, yang pasti tiap orang diharuskan mendengar – akan berbagai hal. Mendengar bahkan diyakini menjadi awal pembelajaran untuk bisa pintar dan pandai, menjadi tuntutan agar menjadi panutan tauladan bagi sesamanya. Tiap orang sadar akan hal itu dan meyakini kebenarannya namun dalam banyak hal nyaris tiap orang bersitegang sendiri dengan sifat sikap perilaku diri pribadinya. Bagaikan hendak membangkang tiap orang bersikukuh agar untuk didengar tetapi enggan untuk mendengar. Hingga ada idiom yang menyatakan bahwa selain membayar hutang ‘mendengar’ dianggap menjadi pekerjaan terberat dalam hidup.

Konon para tetua telah mewanti-wanti bahwa muasal masaalah bermula dari keengganan mendengar, berawal dari tipisnya niat untuk mendengar pendapat orang lain. Tiap sengketa timbul didorong oleh rasa keberatan ‘mendengar’ tetapi senantiasa menuntut untuk didengar. Tiap orang bersitegang menuntut haknya untuk didengar sembari bersikukuh kenapa ia enggan mendengar pendapat orang lain yang mendengarnya. Tiap orang cenderung menuntut agar pendapatnya diperlakukan seolah fakta yang tak diragukan kesahihannya hingga tak perlu diuji kebenarannya. Seolah hanya ia seorang lah yang benar-benar paling benar dari segala hal yang paling ‘benar’. Yang tidak sependapat dianggap tentangan atasnya, seolah memicu masalah menambah panjang daftar sengketa yang ada.

“Mendengar” menjadi sesuatu yang mahal hingga tiap orang semakin enggan untuk sudi mendengar, bahkan Tuhan pun kerap dituntut untuk kiranya sudi mendengar keluh kesahnya, agar mengabulkan permohonan keinginannya tanpa ia pernah sudi mendengar sabda dan perintahNYA. Wah pelanggaran,,,!!!

Terima kasih telah mendengar. Salam sukses selalu!

Starting the day with a positive thought sets the tone for everything that follows. Instead of focusing on your troubles and worries, you can think about your blessings. Take a few minutes when you first wake up to think about the many good things in your life.”
~Ellis Peters

Rabu, 06 Januari 2016

Orang Bisa Sukses Jika Ia Berhasil Memahami Dirinya

"Nobody succeeds beyond his or her wildest expectations unless he or she begins with some wild expectations."
~Ralph Charell

http://www.sfi4.com/15634647/FREE

Jamak ditemukan pendapat yang menyatakan bahwa pemahaman diri tiap orang akan penalaran kepribadian dirinya umumnya tercermin pada tatacara kebiasaannya bertutur kata, semisal saat ia membahasakan dirinya. Pada lingkungan dengan budaya ketimuran lajim ditemukan penggunaan istilah kata ‘kami’ dan ‘saya’ untuk membahasakan dirinya. Terkadang sebagai ‘saya’ lain waktu ia menyatakan dirinya dengan istilah ‘kami’. Cara ini oleh pihak tertentu dinilai rancu dan membingungkan tetapi sebagian lain berpendapat bahwa pendapat yang sedemikian itu malah dianggap tidak memahami kultur ketimuran.

Kedua istilah itu diyakini mengusung tujuan makna yang berbeda, istilah kata ‘saya’ diartikan untuk membahasakan dirinya seorang saja, sedangkan istilah kata ‘kami’ ditujukan untuk membahasakan dirinya dan satu lainnya.

Pada bahasa Tasaw’uf istilah kata ‘saya’ dianggap untuk menyatakan keyakinan dirinya - seorang saja, terhadap ‘sesuatu’ hal yang nyata – nyata buruk dengan alasan berpotensi buruk. Dalam hal ini, harfiah dari ‘sesuatu’ itu dimaksudkan adalah untuk hal yang lahiriah saja. Sedangkan istilah kata ‘kami’ dimaksudkan untuk menyatakan keyakinannya atas sesuatu yang nyata – nyata buruk dengan alasan berpotensi baik. Dalam hal ini harfiah dari ‘sesuatu’ itu adalah untuk hal yang nyata-nyata buruk (lahiriah) dengan alasan baik (batiniah).
Istilah kata ’kami’ menjadi ungkapan untuk membahasakan dirinya bersama Tuhannya yang diyakini bersemayam di sanubarinya. Kata ‘Tuhan’ sendiri dalam konteks ini semata-mata lebih ditujukan untuk segala sesuatu yang dinilai baik karena didasarkan pada sesuatu keyakinan bahwa hanya yang baiklah yang datang dari Tuhan (prasangka baik dan berpikir positif akan Tuhan). Tiap penghakiman pun diamini terjadi atas dasar prasangka baik, bahkan berbagai peristiwa ketidakmujuran hingga kebangkrutan usaha pun diyakini mengusung tujuan baik. Untuk meningkatkan harkat martabat diri orang itu hingga ia berbeda dari orang satu lainnya. Kondisi ini semakin menegaskan bahwa bahasa keimanan (Tuhan) tidak bisa dijangkau dengan Akal manusia.

Ketika seseorang menggunakan istilah kata ‘kami’ maka ia ketika itu diduga memiliki sesuatu pemahaman bahwa bukan hanya ‘dirinya’ seorang saja yang berpendapat, tetapi ada sesuatu lainnya yang dipastikan berpendapat sama yakni ‘Tuhan’ nya. Hal inilah yang bagi pihak tertentu dianggap sebagai sesuatu yang rancu dan membingungkan.

Tak ubahnya bagaikan ‘kerancuan’ pada kalimat ‘berbohong yang baik’. Apa iya ada kebohongan untuk tujuan baik? Pengakuan akan adanya tindakan ‘berbohong yang baik’ seakan melawan ‘perintah Tuhan’. Ada yang bahkan menilainya sebagai suatu kecenderungan Akal manusia belaka yang lebih memilih durhaka kepada ‘khaliknya’ dengan menginterpretasikan sendiri ‘perintah Tuhan-nya’ untuk tujuan sesaat – semata-mata untuk kebutuhannya seorang saja. Hal ini tercermin pada alasan yang mendasari bahwa: ‘berbohong yang baik’ adalah jika itu dimaksudkan untuk tujuan: 1). untuk kebaikan bersama dan atau sesama; 2). sebagai bagian dari suatu strategi pemenangan; 3). demi keutuhan keluarga suami bohong ke istri atau sebaliknya. Pendapat sedemikian ini hidup berkembang di alam pemikiran orang per orang – terlepas apa pun agama atau keyakinannya. Sejatinya tidak ada yang salah akan hal itu, hanya saja bagi sebagian pihak perlu waktu untuk bisa memahaminya.

Orang-orang yang sukses cenderung membahasakan dirinya dengan menggunakan istilah kata ‘kami’. Pada konteks ini diyakini bahwa kesuksesan yang dicapainya tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, merasa tidak layak untuk mengklaim sukses keberhasilannya adalah oleh hanya karena prestasi dirinya semata. Diperlukan orang lain untuk bisa sukses, bahwa ada banyak pihak yang berkontribusi untuk ia bisa sukses dan berhasil - sekecil apa pun itu, yang pasti ada!.

Di bisnis SFI kita dididik untuk berhasil dengan memberhasilkan orang satu lainnya, menghindari kesalahan yang menghambat keberhasilan orang satu lainnya. Tidak ada formula tokcer untuk berhasil tetapi lebih cerdas memanfaatkan yang lebih baik adalah tahap awal keberhasilan.Demikian disadur dari berbagai sumber.
~Salam sukses selalu!

"Before you are a leader, success is all about growing yourself. When you become a leader, success is all about growing others."

Kamis, 24 Desember 2015

Selamat memerangi perangai NEGATIF!-; Queen - Bohemian Rhapsody (Official Video)


Saya suka aturan di SFI salah satunya adalah: "Don't be a negative Thinker"

Dengan kumpulan kata - kata mutiara sebagai Inspirasi, sbb:
"If you believe you can, you probably can. If you believe you won't, you most assuredly won't. Belief is the ignition switch that gets you off the launching pad."
~Denis Waitley

"Our attitudes control our lives. Attitudes are a secret power working twenty-four hours a day, for good or bad. It is of paramount importance that we know how to harness and control this great force. "
~Tom Blandi

"Take charge of your attitude. Don't let someone else choose it for you."
~Unknown

"The greatest discovery of my generation is that human beings can alter their lives by altering their attitudes of mind."
~William James

"A great attitude does much more than turn on the lights in our worlds; it seems to magically connect us to all sorts of serendipitous opportunities that were somehow absent before the change."
~Earl Nightingale

"There is real magic in enthusiasm. It spells the difference between mediocrity and accomplishment."
~Unknown
Selamat memerangi perangai NEGATIF!

Senin, 21 Desember 2015

Betulkah Tiap Kita Berutang Sukses Ke Orang Lain?

"Look at a day when you are supremely satisfied at the end. It's not a day when you lounge around doing nothing; it's when you had everything to do, and you've done it."
~Margaret Thatcher
Click to see what other say about?

Jika saja pengisi dunia ini diam-diam mendiamkan Anda, apakah Anda bisa tahu siapa diri Anda? Sungguh suatu pertanyaan yang menarik - perlu kecerdasan tersendiri untuk bisa menjawabnya.

Jika saja pengisi dunia ini tidak memberitahukan Anda, apakah Anda tahu kapan waktu yang tepat untuk melakukan sesuatu yang berharga dalam hidup Anda? Bagaimana dengan masa depan Anda?

Jika saja pengisi dunia ini emoh dan tak sudi menanggapi apa pun ucapan Anda, apakah Anda yakin bahwa Anda masih waras?; Apakah Anda yakin jika yang Anda utarakan itu adalah sesuatu yang wajar? Bagaimana Anda bisa yakin jika tiap saat Anda harus bersitegang demi ucapan atau pendapat Anda; bagaimana Anda yakin jika Anda itu sehat dan tidak memiliki kelainan jiwa?!. Harus sedemikian itu kah nasib perjalanan hidup Anda?

Mungkin sukar untuk Anda bisa memahami ketiga paragrap diatas, ini maksudnya apa? Mungkin Anda berpendapat, bukankah ibu bapak saya telah mengumumkan kelahiran saya ke seisi dunia? Bukankah mereka telah berkordinasi dengan bapak ibu guru di sekolah untuk mendidik saya agar berperilaku baik? agar berlaku sopan dan hormat bahkan diajarkan cara bagaimana untuk mandiri. Lalu salah saya apa kah?

Jika kemudian saya berambisi untuk bisa melampaui keberhasilan yang sudah saya capai bukan kah itu adalah bagian dari kompetisi? Bukan kah itu diajarkan ketika di sekolah? bahkan bapak ibu guru telah lelah mempersiapkan saya sedari dini untuk supaya siap bertarung, untuk supaya siap menghadapi persaingan hidup, untuk supaya siap berkompetisi agar saya bisa berkontribusi mewarnai kehidupan ini. Ada yang salah kah?

Adalah wajar jika orang lain sulit untuk bisa memahami diri Anda, untuk itu Anda dibekali bagaimana cara terbaik memperkenalkan diri serta pendapat Anda. Adalah normal jika orang lain sulit untuk memahami ide gagasan Anda, untuk itu Anda dibekali bagaimana cara menjelaskan saran pandang bahkan cita-cita Anda. Ketahuilah, tiap orang memerlukan waktu untuk bisa memahami orang satu lainnya, dan perlu waktu lebih banyak lagi untuk bisa memahami ide serta gagasan, dan semakin akan lebih banyak tambahan waktu lagi untuk bisa mempercayai. Dan itu telah dinubuatkan sebagai corak perilaku orang per orang di muka bumi ini.

Mari ubah paragrap diatas:

Ketika Anda bermimpi mengimpikan impian indah, apakah Anda pernah bertanya – mimpi siapa ini? Apakah Anda pernah berkehendak untuk mempertanyakannya ke orang lain untuk memastikan bahwa mimpi Anda adalah hanya milik Anda seorang?.
Jika ternyata tidak, apakah Anda pernah merasa bersalah terhadap orang lain karena Anda telah berlaku sewenang-wenang sesuka hati menguasai sendiri mimpi Anda? Keterlaluan Anda!

Jika kemudian Anda mempertanyakannya ke seseorang, ternyata orang itu mengaku memiliki mimpi dan impian yang sama, akan kah Anda sudi berbagi? Apakah Anda akan mempermasalahkan dan mensomasi orang itu karena telah membajak mimpi dan impian Anda itu? Anda tak perlu mengaku waras untuk menjawabnya oleh karena perilaku dan kewarasanlah yang kerap meributkannya.

Sekarang: 
Jika Anda diminta mengambil sikap dan bersikap atas peristiwa itu, akan kah Anda berjuang memperjuangkan kebenaran dan pendapat Anda? Atau Anda akan menerima begitu saja demi ketentraman hidup Anda. Kenapa Anda tidak memilih bersikap apatis saja? Acuh tak acuh, biarlah itu menjadi mimpinya, nanti kapan waktu Anda akan bisa mengimpikan impian yang lebih indah lagi. Dan tidak lagi akan pernah memberitahukannya.

Akankah harus seperti itu?, betul mimpi adalah berharga tetapi apakah itu lebih berharga dibanding pengakuan orang akan eksisistensi keberadaan Anda? Sangat beruntung Anda jika mimpi Anda tidak pernah ditagih oleh sesama satu lainnya. Maka jaga lah dengan baik, karena Sukses bermula dari impian!
~Selamat berjaga-jaga!
-Disadur dari berbagai sumber.-