Rabu, 24 Februari 2016

Menjadi Marketer HANDAL dengan Email Marketing

Era teknologi telah mengubah aktivitas bisnis serta perilaku pebisnis. Banyak pebisnis yang berhasil memanfaatkannnya semisal brosur sebagai media promosi telah digantikan oleh email marketing. Penghematan beban cetak brosur, cetak banner, kegiatan ajang promosi hingga penghematan tenaga pemasaran menghadirkan efisiensi dalam bisnis. Efektifitas email marketing bahkan telah mereduksi usia periode pra-operasional, merubah perilaku pebisnis yang tadinya kongkow ngalor ngidul kini menjadi aktivitas diskusi menangguk ide berpromosi menggantikan era penyebaran brosur.

Pebisnis kini giat menekuni pengetahuan bagaimana cara menulis email yang efektif, giat menggali potensi ide gagasan bagaimana memanfaatkan email pribadi, email marketing, newsletter, email suscriber system untuk berpromosi bahkan untuk menagih. Pemasaran hingga penjualan online telah menggantikan sistim offline, keberadaan counter serta toko-toko kini difungsikan sebagai sekedar bukti kejelasan domisili usaha semata. Kegiatan bisnis kini lebih fokus pada sistim online. Diduga mencapai seratusan milliar lebih email marketing terkirim tiap hari, email membuat komunikasi bisnis menjadi mudah dan murah jika dibandingkan ketika masih di era sistim offline. Bagi kalangan tertentu, sistim pemasaran online bahkan dinilai lebih terukur dengan target pelanggan yang lebih pasti. 

EMAIL MARKETING kini bahkan menjadi bisnis baru, pebisnis berlumba mengasah kemampuannya meningkatkan kualitas tulisan, menggali potensi kreativitas dengan menulis lebih menarik, bagaimana menghiasi email marketing dengan konten yang lebih memukau. Tantangan yang tidak mudah, diperlukan kemampuan tersendiri untuk bisa trampil memanfaatkan ‘email’ dalam berbisnis.

1. EMAIL DITUJUKAN KE SIAPA?
Bisa mengenal audens yang akan dikirimi email menjadi penting, mengenal kegiatan, asal mereka, kesukaan bahkan budaya kebiasaan mereka akan sangat berarti dalam penyiapan konten email. Mengenali audens merupakan pondasi mendasar pada email marketing, tanpa itu Anda akan bingung hendak menulis sesuatu – apa?.

2. ULASAN SUATU PRODUK
Kemampuan mengulas produk menjadikan email Anda bernilai bobot tersendiri, informasi tentang kualitas, tentang siapa saja yang telah menggunakan serta tingkat kepuasan mereka, bahkan perbandingan tingkat harga serta purna jual sesuatu produk akan sangat disukai. Menjadikan email marketing Anda menjadi sangat berarti untuk mendapatkan kepercayaan Audens.

3. MEMANCING DENGAN BERTANYA
Memancing minat dan perhatian Audens dengan menanyakan sesuatu menjadikan email Anda lebih hidup dan tidak membosankan. Taktik ini menjadi tolok ukur apakah email Anda dibaca atau diperhatikankah. Komunikasi dua arah menjadi bagian target yang dikehendaki oleh pebisnis yang memanfaatkan email. Keberhasilan pada tataran ini menjadi catatan sukses tersendiri.

4. IDENTITAS – SIGNATURE EMAIL
MARKETER sejati sangat ingin untuk dikenal audensnya, oleh karenanya identitas diperlukan. Walaupun “signature email” terlihat sederhana tetapi itu menjadi bukti bahwa produk yang ditawarkan melalui email berasal dari marketer yang jelas. Memuat Nama, photo, alamat, perusahaan dan jabatan serta alamat email dan nomor telepon yang bisa dihubungi seolah menjadi jaminan sembari menghindarkan perilaku robot email.

5. MEMBANTU MENYELESAIKAN MASALAH
MARKETER yakin akan kualitas produk yang ditawarkannya, bahkan produknya adalah solusi permasalahan bagi pembelinya. Ini disemaikan pada konten email yang dikirim, bisa mendapatkan kepercayaan audens menjadi catatan keberhasilan. Image produk menggambarkan kualitas serta manfaatnya dan itu akan membangun emosi kuat bahwa produk Anda adalah yang terbaik. Menyentuh minat Audens hanya akan tercapai jika mereka membaca email Anda. Konon tiap pembeli kuatir salah membeli, takut rugi terjebak harga yang lebih mahal. Email Anda diarahkan mendukung serta meyakinkan bahwa mereka tidak akan salah membeli produk Anda.

Gencar meyakinkan tetapi tetap menghindarkan sifat ‘agresifitas’ menjadi tantangan tersendiri. Dipenuhi berbagai informasi produk tetapi tetap meyakinkan pembeli adalah raja, bahwa pembeli lah yang berwenang memutuskan. Dan yang terutama adalah bagaimana cara memancing ketertarikan, mengundang minat membaca serta mengubahnya menjadi sesuatu tindakan - membeli. Dan Anda akan tercatat sebagai MARKETER HANDAL.