Era
teknologi telah mengubah aktivitas bisnis serta perilaku pebisnis. Banyak pebisnis
yang berhasil memanfaatkannnya semisal brosur sebagai media promosi telah digantikan
oleh email marketing. Penghematan beban cetak brosur, cetak banner, kegiatan ajang
promosi hingga penghematan tenaga pemasaran menghadirkan efisiensi dalam bisnis.
Efektifitas email marketing bahkan telah mereduksi usia periode pra-operasional,
merubah perilaku pebisnis yang tadinya kongkow ngalor ngidul kini menjadi aktivitas
diskusi menangguk ide berpromosi menggantikan era penyebaran brosur.
Pebisnis
kini giat menekuni pengetahuan bagaimana cara menulis email yang efektif, giat menggali
potensi ide gagasan bagaimana memanfaatkan email pribadi, email marketing, newsletter,
email suscriber system untuk berpromosi bahkan untuk menagih. Pemasaran hingga penjualan
online telah menggantikan sistim offline, keberadaan counter serta toko-toko kini
difungsikan sebagai sekedar bukti kejelasan domisili usaha semata. Kegiatan
bisnis kini lebih fokus pada sistim online. Diduga mencapai seratusan milliar
lebih email marketing terkirim tiap hari, email membuat komunikasi bisnis menjadi
mudah dan murah jika dibandingkan ketika masih di era sistim offline. Bagi
kalangan tertentu, sistim pemasaran online bahkan dinilai lebih terukur dengan
target pelanggan yang lebih pasti.
EMAIL
MARKETING kini bahkan menjadi bisnis baru, pebisnis berlumba mengasah kemampuannya
meningkatkan kualitas tulisan, menggali potensi kreativitas dengan menulis
lebih menarik, bagaimana menghiasi email marketing dengan konten yang lebih
memukau. Tantangan yang tidak mudah, diperlukan kemampuan tersendiri untuk bisa
trampil memanfaatkan ‘email’ dalam berbisnis.
1.
EMAIL DITUJUKAN KE SIAPA?
Bisa mengenal audens yang akan dikirimi email menjadi penting, mengenal kegiatan,
asal mereka, kesukaan bahkan budaya kebiasaan mereka akan sangat berarti dalam
penyiapan konten email. Mengenali audens merupakan pondasi mendasar pada
email marketing, tanpa itu Anda akan bingung hendak menulis sesuatu – apa?.
2. ULASAN SUATU PRODUK
Kemampuan mengulas produk menjadikan email Anda bernilai
bobot tersendiri, informasi tentang kualitas, tentang siapa saja yang telah menggunakan
serta tingkat kepuasan mereka, bahkan perbandingan tingkat harga serta purna
jual sesuatu produk akan sangat disukai. Menjadikan email marketing Anda
menjadi sangat berarti untuk mendapatkan kepercayaan Audens.
3. MEMANCING DENGAN BERTANYA
Memancing minat dan perhatian Audens dengan menanyakan
sesuatu menjadikan email Anda lebih hidup dan tidak membosankan. Taktik ini
menjadi tolok ukur apakah email Anda dibaca atau diperhatikankah. Komunikasi
dua arah menjadi bagian target yang dikehendaki oleh pebisnis yang memanfaatkan email.
Keberhasilan pada tataran ini menjadi catatan sukses tersendiri.
4. IDENTITAS – SIGNATURE EMAIL
MARKETER sejati sangat ingin untuk dikenal audensnya,
oleh karenanya identitas diperlukan. Walaupun “signature email” terlihat
sederhana tetapi itu menjadi bukti bahwa produk yang ditawarkan melalui email berasal
dari marketer yang jelas. Memuat Nama, photo, alamat, perusahaan dan jabatan
serta alamat email dan nomor telepon yang bisa dihubungi seolah menjadi jaminan
sembari menghindarkan perilaku robot email.
5. MEMBANTU MENYELESAIKAN MASALAH
MARKETER yakin akan kualitas produk yang ditawarkannya, bahkan
produknya adalah solusi permasalahan bagi pembelinya. Ini disemaikan pada konten
email yang dikirim, bisa mendapatkan kepercayaan audens menjadi catatan
keberhasilan. Image produk menggambarkan kualitas serta manfaatnya dan itu akan
membangun emosi kuat bahwa produk Anda adalah yang terbaik. Menyentuh minat Audens
hanya akan tercapai jika mereka membaca email Anda. Konon tiap pembeli kuatir salah
membeli, takut rugi terjebak harga yang lebih mahal. Email Anda diarahkan
mendukung serta meyakinkan bahwa mereka tidak akan salah membeli produk Anda.
Gencar meyakinkan tetapi tetap menghindarkan sifat ‘agresifitas’
menjadi tantangan tersendiri. Dipenuhi berbagai informasi produk tetapi tetap meyakinkan
pembeli adalah raja, bahwa pembeli lah yang berwenang memutuskan. Dan yang
terutama adalah bagaimana cara memancing ketertarikan, mengundang minat membaca
serta mengubahnya menjadi sesuatu tindakan - membeli. Dan Anda akan tercatat
sebagai MARKETER HANDAL.