Senin, 25 Januari 2016

Kiat Sukses Untuk Bisa Menjadi PeBisnis Dan Sukses

Bisnis apapun jika ditekuni akan menjanjikan keberhasilan karena peluang untuk berhasil terbuka sepanjang waktu. Bagi pebisnis diyakini bahwa kendala bukan penghalang tetapi menjadi pemicu mendapatkan kiat sukses. Dalam bisnis tidak ada cara jitu yang tokcer karena bisnis dipengaruhi oleh berbagai situasi kondisi bahkan budaya serta aturan ketentuan pemerintah turut mempengaruhi.

Berikut ini disajikan secara ringkas Kiat Sukses yang diharapkan bisa membantu Anda mengembangkan bisnis Anda di tahun 2016:

1. Peluang Dibalik Ide Yang Tidak Normal:
Mempertanyakan hal-hal yang sudah berjalan normal terkesan seolah kurang kerjaan tetapi hal itu dapat menghadirkan ide bisnis. Walau terdengar janggal namun ide bisnis kerap muncul secara tak terduga bahkan terkesan menyimpang. Tuntutan gairah inovasi memicu lahirnya kreatifitas tak henti untuk terus menggali peluang demi mengubah cara akan keberlangsungan berbagai hal. Inspirasi terlahir dari semangat melakukan perubahan.

2. Berani Menguji Ide Bisnis:
Oleh karena ide bisnis akan diuji oleh kekuatan pasar maka perencanaan yang baik menjadi kekuatan penentu. Banyak ide bisnis yang layak tetapi tidak menghasilkan uang sebaliknya ide yang dinilai tidak layak malah menjadi mesin penghasil uang. Kreatifitas dari para inovator tangguh memegang peranan penentu. Banyak pebisnis pemula gagal bukan karena ide yang tidak layak tetapi lebih dikarenakan perencanaan yang kurang memadai.

Demi pemahaman yang kuat, Anda disarankan untuk mendiskusikan ide bisnis Anda dengan berbagai pihak, dengan konsultan bisnis atau konsultan hukum sehubungan dengan validitas. Dengan berdiskusi diperoleh pendekatan yang lebih realistis akan cara operasionalnya hingga bahkan komitmen royalti. Berani menguji ide bisnis akan mendapatkan umpan balik yang menyempurnakan ide bisnis Anda.

3. Tidak Mudah Tetapi Tidak Sulit:
Kemampuan memanfaatkan peluang tidak dimiliki tiap orang, dan tidak setiap orang mampu bertahan didera gelombang ketidakpastian iklim usaha. Pengusaha cenderung terlihat seolah terburu-buru menjaring ide bisnis tetapi terkesan lambat memutuskan momentum memulai. Terkesan tidak punya belas kasihan dalam berkompetisi bahkan terkesan apatis menerima kabar buruk dari bisnis yang digulirkan.

Pengusaha sadar jika ide bisnis mudah maka semua orang akan melakukannya. Tidak heran jika pengusaha cenderung memilih jalan yang asing dan tidak umum, termotivasi bersemangat naik turun dalam cuaca gelombang ketidakpastian - dan menikmatinya.

4. Bertahan Sebisanya:
Pengusaha terkesan lupa akan kepentingan pemodal, cenderung menghamburkan uang, terkesan tidak mampu mengantisipasi skala bisnis yang dihadapi. Sejatinya tidak ada orang yang bisa meramalkan masa depan bisnis, tiap orang hanya bertarung menjalankan usaha yang tengah dikerjakan, banyak hal tergantung pada kekuatan unsur faktor waktu. Tidak mudah dan tidak pernah mudah tetapi tetap optimis dan memutuskan langkah logis berikutnya. Permasalahan keuangan kerap menjadi tantangan apalagi ketika diperhadapkan akan kebutuhan keluarga terkesan lupa, lain hal ketika bisnis telah menghasilkan.

5. Mencari Rekan Partner:
Bagaimana menemukan tim kerja yang tepat? selalu menjadi persoalan pokok. Pengusaha tidak akan pernah berhenti mencari partner guna melengkapi keahliannya, mencari penasihat stratejik bisnis yang berpengalaman bahkan yang pernah gagal pun menghasilkan wawasan tersendiri.

Mencari rekan kerja yang memiliki gairah keberhasilan yang bersedia dan sudi berlelah-lelah, yang tidak keberatan keluar dari zona kenyamanannya. Banyak yang trampil dalam teknis tetapi tidak trampil dengan jiwa juangnya, banyak yang berwawasan luas tetapi tidak siap dengan realitas nyata dunia usaha.

6. Mencari Investor Pemodal:
Bagaimana menemukan investor yang mendanai bisnis Anda? menjadi tantangan tersendiri. Bagi pebisnis yang pernah sukses menghasilkan uang untuk investor lebih mudah jika dibandingkan dengan pemula. Menemukan tipikal investor yang diharapkan tidaklah mudah, tingkat kemampuan finansil kerap menjadi pertimbangan. Banyak investor yang malah ikut campur tangan memutuskan arah perjalanan bisnis hingga menimbulkan ketidaknyamanan pebisnis dengan ide bisnisnya.

Fasilitas internet berhasil drastis mengubah cara dan sistim pendekatan untuk mendapatkan modal usaha, bahkan kini ini mendapatkan investor menjadi lahan bisnis, memudahkan pemula mendapatkan pemodal. Dengan kemudahan ini, diharapkan pebisnis akan lebih fokus pada produk dan berupaya meningkatkan kepuasan konsumen.

7. Memiliki Bisnis Sendiri:
Pencarian ide bisnis telah mampu melampaui realitas kebutuhan modal hingga ide bisnis menjadi mahal. Kini banyak investor yang hanya mendanai ‘bisnis pencarian ide gagasan bisnis’ semata untuk kemudian menjual dan mendapat hak royalti. Pada skala bisnis tertentu memanfaatkan tabungan pribadi serta bantuan teman dan keluarga menjadi cara terbaik.

Dorongan keinginan memiliki usaha sendiri menjadi sensasi tersendiri, orang-orang sukses lebih memilih menjadi ‘tauke kecil’ daripada ‘karyawan besar’. Tiap orang memiliki pilihan hidup tetapi tidak setiap orang yakin akan pilihannya. Mencari ide bisnis agar bisa memiliki bisnis sendiri dan tidak semata-mata terdorong oleh uang dinilai tidak akan sia-sia. Anda hanya perlu berkomitmen karena gairah mencari “ide” akan menghasilkan uang. Mulailah dengan memelihara pemikiran yang terbuka dan tetap fokus.

“Keep your eyes and your mind open. Stay focused. Stay smart. Enjoy the rush; enjoy the ride.”
~Lomesh Shah, the Founder of Non ProfitEasy
http://www.sfi4.com/15634647/FREE