Sabtu, 01 Juni 2019

RAHASIA PRIBADI BAHAGIA

“If you understand others you are smart. If you understand yourself you are illuminated. If you overcome others you are powerful. If you overcome yourself you have strength.’’
~Lao Tzu 

Keberhasilan mendapatkan sesuatu yang diidam-idamkan pastinya akan membuat senang, akan bersukacita hingga timbul keinginan merayakannya. Sukacita menjadi bukti pertanda bahwa kita bangga bisa merasa bersyukur, ini adalah tentang ungkapan terima kasih. 

Ini adalah tentang pengakuan dimana kita menyadari bahwa, baik buruknya sesuatu pencapaian, itulah prestasi, bahwa bagaimanapun itu adalah keberhasilan jika dibandingkan dengan mereka yang kurang beruntung mendapatkannya. 

Ini adalah tentang kepuasan batin, bahwa kita bisa memiliki hal-hal tertentu di dalam hidup ini. Tidak peduli apakah kualitasnya sederhana atau canggih sempurna, tidak terlalu pusing akan harganya, apakah murah meriah atau mahal tak terhingga. Tetapi kesempatan mendapatkannya mendorong perasaan gembira, maka kita layak merasa berbahagia. 

Bahwa akan ada hal-hal yang bisa kita miliki, yang mungkin tidak akan pernah bisa dimiliki oleh semua orang. Demikian sebaliknya bahwa tidak setiap hal milik orang harus kita miliki. Dan itu lazim untuk kita menunjukkan kebahagiaan. 

Skala perbandingan rasa bangga mendapatkan sesuatu yang berbeda itu akan mendorong timbulnya kepuasan. Ini tentang dorongan hati yang berasal dari nurani yang paling dalam hingga tidak perlu gentar memperlihatkannya. 

Namun adalah alamiah jika setiap orang punya kepribadian yang berbeda menunjukkannya, ada yang berhati-hati menunjukkan perasaan secara sederhana saja, ada yang benar-benar menunjukkan nikmatnya dorongan rasa bahagia yang dialami. Itu normal, dan begitu itulah lajimnya. 

Wajar jika seseorang terlihat berupaya menghindarkan sorotan khalayak umum, terutama dikarenakan khalayak umum cenderung menghakimi, terkadang bahkan bangga mengintimidasi.

Walau jauh dari kewajaran, tetapi yang punya akal sehat beranggapan itu adalah wajar-wajar saja. 

Bagaimanapun tidak semua orang sudi mengapresiasi keberhasilan orang satu lainnya, apalagi terhadap hal-hal yang menimbulkan kebahagiaan, dan dirayakan pula. 

Terkadang orang-orang yang antusias pun, kerap dicemooh, dituduh seolah bermaksud menjilati ekses keberhasilan itu. Ini adalah tentang kodrat sisi gelap paling kelam kehidupan anak manusia.

Dan itu sudah berlangsung jauh sebelum kita menghiasi kehidupan dunia ini. 

Jika Anda kesulitan menunjukkan antusiasme rasa bahagia atas perasaan bersyukur, Anda disarankan untuk mencoba beberapa hal berikut: 

TULISLAH UCAPAN TERIMA KASIH:
Menuliskan ucapan terima kasih terhadap hal-hal yang menurut Anda layak, dan cara ini bisa dilakukan setiap saat. Bisa dilakukan dari waktu ke waktu hingga terkumpul menjadi buku jurnal ‘ucapan terima kasih’.

Mulailah dengan buku kecil yang mudah dibawa kemana-mana, dan secara berkala pindahkan catatan itu ke buku khusus – “Buku Terima Kasih”.

Mungkin bisa dengan memanfaatkan Notepad pada Gadget Anda. Catatkan tiap hal yang patut disyukuri. Ringkas, inti-intinya saja. Setidaknya hanya agar Anda tidak lupa atau kehilangan jejak, ini tentang pencapaian yang diraih.

Catatlah setiap hal baik yang dialami. Simpan dan rapikan dikala waktu tertentu, perbaharui dari waktu ke waktu.

Kelak Anda akan merasakan nikmatnya hidup bersahaja.

MINTALAH UNTUK DIINGATKAN:
Mintalah bantuan seorang sahabat yang benar-benar tahu tentang Anda dan tentang sejarah perjuangan Anda untuk tiap waktu mengingatkan tentang ucapan bersyukur atas pencapaian sesuatu keberhasilan.

Kehadiran seseorang yang tiap waktu mengingatkan untuk tak lelah melatih diri bagaimana berterima kasih dan bersyukur.

Jika perlu, nyatakan bahwa Anda setuju jika diingatkan olehnya, terutama agar tidak berlebihan merayakannya.

Terdengar mudah, tetapi tidak semudah yang dibayangkan, maka mulailah. Kelak rasakan sendiri manfaatnya.

JALANILAH DALAM SUKACITA:
Ini tentang sesuatu yang mudah diucapkan tetapi diperlukan komitmen untuk bisa menjalani kehidupan yang dipenuhi perasaan bersyukur.

Berlatihlah. Mulailah membiasakan diri untuk menyaksikan ucapan Anda. Menjaga kelakuan dan perilaku sehari-hari, terutama bagaimana memperlakukan orang satu lainnya. Tunjukkan ucapan Anda dalam tindakan mengikutkan apa yang dikatakan.

Tanpa Anda sadari, bisa jadi ucapan dan atau tindakan Anda menjadi sumber inspirasi bagi orang satu lainnya. Dan sukarela untuk melakukan hal yang sama.

Ketahuilah, pribadi yang berbahagia dalam kehidupannya, lazimnya tidak nyaman men-ceritera-kan kehidupan orang lain kesana-sini. Umumnya tidak terlalu suka mengganggu kehidupan orang lain, tidak sudi menjatuhkan harga diri orang satu lainnya.

Pribadi berbahagia, cenderung menyemangati orang-orang dalam perjuangannya. Mereka merasa berdosa jika akan menebar gosip tentang orang-orang yang tengah berjuang mendapatkan keberhasilannya yang tertunda.

CERMATI ANUGERAH YANG DIDAPAT:
Daripada menghabiskan waktu tersia-sia menghitung-hitung harta yang dimiliki orang lain, akan lebih baik jika waktu yang ada dipergunakan menyemangati sesama terutama mereka yang tengah berjuang.

Kehidupan akan menjadi lebih berharga dan Anda akan mendapatkan perspektif yang baik tentang diri orang-orang di lingkungan sekitar Anda.

Menjadi lebih terpacu untuk berbuat lebih banyak lagi kebajikan.

NIKMATI MOMENT KEHIDUPAN:
Hidup akan terasa lebih indah jika tiap moment bisa Anda nikmati. Mereka yang pernah merasa kehilangan orang-orang yang dicintainya lazimnya lebih memahami bagaimana pentingnya menikmati moment kehidupannya.

Mereka lebih termotivasi untuk menggunakannya, lebih menghargai kepemilikannya dan akan lebih menyayangi orang-orang di lingkungan sekitarnya.

Sejatinya hidup terlalu singkat untuk tersia-sia.

Mungkin Anda paham “Law of Attraction” ini adalah tentang pemahaman bahwa: jika Anda bekerja keras mendapatkan sesuatu dan menjadikannya sebagai bagian tak terpisahkan dari aktivitas kegiatan sehari-hari Anda, maka secara perlahan-lahan itu akan menjadi tipikal kepribadian Anda.

Hal yang sama akan terjadi, jika Anda bisa membiasakan diri untuk menjalani hidup yang dipenuhi rasa bersyukur.

Cara sedemikian itu, menjadi pertanda bahwa Anda tengah berupaya merangkul lebih banyak lagi nilai-nilai positif untuk datang ke dalam hidup Anda dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan pribadi Anda.

Hidup Anda akan kian istimewa, dan itu semakin menjadi penarik untuk menarik lebih banyak lagi hal-hal istimewa lainnya. Tak berselang lama keistimewaan akan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan Anda.

Sejatinya, hidup akan mengikutkan apa yang Anda inginkan.

Karenanya, teruslah berpikir positif dengan memikirkan hal-hal yang positif. Bertindak untuk hal-hal yang didasari oleh niat dan minat yang positif.

Niscaya hasilnya akan positif dan itu akan memancing kehadiran berbagai hal-hal positif lainnya.

Hidup Anda akan berlumuran hal-hal positif.

Sebagai mengawali, jadikan ucapan Terima kasih sebagai bagian dari kehidupan Anda.

Berterima kasihlah sembari menyebarkan hal baik kepada sesama satu lainnya.

~Terima kasih selalu!
 ec