Jumat, 18 Mei 2018

ANDAI KITA TAHU SEDIKIT RAHASIA HIDUP

Diduga ada jutaan orang hidup tanpa pernah punya kesempatan memilih cara bagaimana ia hidup, hingga tidak sadar bahwa ia telah mensia-siakan hidupnya oleh karena tidak secara semestinya. Pasrah bahwa hidupnya akan hanya begitu-begitu saja.

“Kita dapat memiliki apapun yang kita pilih. Terlepas dari seberapa pun besarnya. Rumah seperti apa yang Anda inginkan? Apakah Anda ingin menjadi jutawan? Bisnis seperti apa yang Anda inginkan? Apakah Anda menginginkan lebih banyak sukses? Apa yang sungguh – sungguh Anda inginkan?.”~John Assaraf.

HIDUP ADALAH PILIHAN:
Ada banyak hal di dunia ini yang tidak bisa kita kendalikan. Begitu banyak yang terjadi tanpa kita bisa berbuat apa-apa. Tetapi kita bisa mengendalikan PIKIRAN kita; mengendalikan TINDAKAN kita; mengendalikan PERILAKU dan PERASAAN kita sebagai respon atas berbagai hal kejadian itu, terutama agar bisa mengendalikan apa yang kita LAKUKAN  atau apa yang AKAN kita lakukan kala ketika keadaan menjadi sulit.

Kita sendirilah yang membuat perbedaan, dan itu dimungkinkan jika kita bisa memahami PIKIRAN dan mengendalikan PERILAKU kita. Oleh karena itulah ketahanan stamina pikiran kita walau dalam keadaan tertekan. Bagaimana kita menghadapi, bagaimana kita menanggapi ketidaknyamanan dan kita bertanggungjawab atas penanganannya.

Ada jutaan orang hidup yang terlambat menyadari, sesal dan bergegas mencari cara terbaik, berjuang menjalaninya dengan lebih baik lagi demi nikmat hidup yang lebih baik. Hanya kita harus berani memilih, berjuang mendapatkan dan memeliharanya oleh karena itulah awal sukses keberhasilan hidup.

Hidup itu Indah!

KUCARI JALAN TERBAIK:
Kita harus terlebih dahulu bertekad mengubah sikap diri, setelahnya menentukan tujuan hidup. Mulai dari tahap sederhana dulu, yang muluk-muluk nanti saja menyusul. Bergegaslah, tingkatkan kemampuan, konsisten, jangan terpengaruh komentar miring. Jangan menyerah terhenti persis di tengah, ikuti langkah para pendahulu – yang sukses sebelum era kita. Mereka berhasil karena tidak menyerah. Ketahuilah tiap usaha perlu waktu untuk tumbuh, mekar dan berkembang.

Dan itulah hidup!

Bagian terberatnya adalah, kala ketika kita memerangi rasa takut diri sendiri kala kita diperangi tumpukan rasa khawatir dari orang-orang yang mencintai kita. Merekalah yang paling tersiksa dihantui bahana rasa takut, bakal gagal, getir dirajam bayang kehancuran. Bakal rugi dan kian merugi, mereka bahkan bosan melawan kebosanan terkungkung siksa.

Bertahanlah! Itulah fase awal. Itulah jalan terbaik, awal mula bermulanya segala yang baik. Tak lama berselang segala hal baik akan muncul menghampiri dan kita telah lupa akan siksa deraan bayang-bayang kekhawatiran itu.

Hidup itu luar biasa singkat!

Jika kita memilih untuk memperhatikannya akan ketemu bahwa siksa tekanan itu ada di tiap persimpangan pergantian jalan hidup. Beban stress bahkan dapat menjadi tekanan dalam kehidupan sehari-hari, meskipun itu bisa membuat kita kian termotivasi tetapi stress terkadang bisa merampas hidup, merampas kebebasan individu anggota keluarga. Dalam kategori tertentu, stress bahkan merampas segala hal baik yang ditawarkan hidup hingga hak hidup.

Hidup adalah perjuangan dan harus dihadapi!

Kita hidup di dunia yang tidak pasti. Kita ini bagian dari dunia infomasi yang kerap dijejali desas-desus serba tidak pasti, sedari kemerosotan ekonomi, benturan kepentingan politik, bahkan suasana tidak aman. Ketidaknyamanan dan ketidakpastian seolah dijejalkan bak sebagai hal yang biasa.

Hidup memang tidak pasti!

Dan dalam kehidupan sehari-hari pun, kita juga dihadapkan pada tekanan beban hidup terus-menerus. Mengapa hidup tidak seperti yang kita impikan? Mengapa kebahagiaan seolah hanya milik orang-orang kaya yang berkecukupan? Kenapa kita serba berkekurangan? Kenapa kita dijauhkan dari kebahagiaan hidup? Apakah jalan hidup kita yang salah? Tekanan batin, stress berlebihan bisa menjadi penghalang menuju sukses.

Hidup memang penuh akan tekanan!

Dan kita harus melepaskan diri dari tekanan itu. Diyakini bahwa diri kita sendiri, bisa melepaskan diri dari tekanan stress jika kita bisa menemukan sumber awal terjadinya. Meyakininya sebagai awal pemicu sebelum kita berusaha mengatasinya, kegagalan menemukan bisa membuat kita malah kian stress.

Terkadang awal pemicunya tidak jelas darimana mulanya, bisa jadi itu berasal dari situasi luar yang begitu beragam atau pola pikir kita yang berulang-ulang yang menjadikannya. Hingga setelah sekian waktu kita malah lebur didalamnya, terakumulasi dari waktu ke waktu. Dalam keadaan seperti itu, bantuan professional dinilai akan membantu.

Hidup memang stress dan itu ada ahlinya!

Senam nafas diakui sangat membantu. Terdengar sederhana tetapi bernafas dalam-dalam bisa mengurangi tekanan stress. Ambil kuda-kuda, posisi santai saja, tarik nafas dan keluarkan, tarik lagi kian mendalam lalu keluarkan, fokuslah bernafas dari hidung. Tarik dan keluarkan, tiga tarikan nafas pertama tekan nafas Anda sepanjang jalur keluar.

Nafas keluar diyakini akan bisa merangsang sistim saraf parasimpatis yang diperlukan untuk rileks. Mungkin terdengar sederhana tetapi cuba diingat kembali kapan kali terakhir kita melakukannya?

Hidup memang harus bernafas, sederhana!

Disarankan juga untuk kita bersedia mematikan telepon seluler selama tiga hingga enam jam per setiap hari – ya itu betul! Bebas memilih kapan waktunya, bisa saat perjalanan pulang atau pagi hari saat menuju kantor beraktivitas. Kini ini, saran ini dianggap mahal, dianggap sulit bahkan tidak mungkin bisa dilakukan. Tetapi tindakan ini adalah saran yang paling sederhana, bahkan dinilai dunia tidak akan berhenti karenanya. Bersediakah?

Hidup memang tergantung kita!

Saran berikutnya, adalah menghentikan alasan untuk berdalih atas tiap hal. Mulailah menghargai hal peristiwa apapun di sekitar kita. Kapan terakhir kita duduk santai bertegur sapa dengan tetangga, kerabat serta orang-orang sekitar lingkungan kita tinggal? Cubalah melakukannya, ini sangat disarankan. Ditengah kehidupan hiruk pikuk kota dunia modern, hal sesederhana begitu itu sudah sangat jarang terjadi. Cubalah dan rasakan manfaatnya.

Hidup memang harus bersahaja!

Berterimakasihlah! Mengucapkannya menjadi cara terbaik untuk kita menyampaikan rasa syukur atas nikmat hidup. Cuba tanya diri, apa yang nikmat dihari ini? Sederhana, lakukanlah setiap hari, pada akhirnya kita akan membenarkan kata hati kita untuk tidak pernah lupa berterima kasih atas apa yang kita peroleh dalam hidup ini.

Hidup memang harus berterima kasih!

“Kebahagiaan adalah sebuah pilihan. Kamu bisa memilih untuk bahagia. Akan ada stress dalam hidup, tetapi itu pilihanmu apakah kamu membiarkan itu mempengaruhi kamu atau tidak”.~Valerie Bertineli

Saatnya untuk kita menentukan pilihan karena masih ada banyak lagi rahasia hidup yang kita tidak tahu dan tidak akan pernah tahu.

~Salam hidup selalu!
Localvantia