Jumat, 27 Mei 2016

RAHASIA-(IV): MKD - Antusias Akan Keberhasilan Orang Lain

-->
"The pessimist sees the difficulty in every opportunity. The optimist, the opportunity in every difficulty."
~L. P. Jacks

ALASAN YANG TEPAT:
Alasan yang tepat kerap dikenal sebagai ‘komitmen’. Konon dianggap bak stempel perlambang jati diri, acap diikrarkan di awal memulai sesuatu hubungan. Memulai sesuatu dengan ‘alasan yang tepat’ berarti berpegang pada suatu komitmen yang jelas. Tetapi hindarkan tiap ‘komitmen’ yang dibangun dengan alasan yang tidak tepat – walau itu jelas. Cara menentukan ‘alasan yang tepat’ tak pula mudah bahkan tak semudah membuat sesuatu alasan.
Konon suatu ‘komitmen’ tidak memerlukan sesuatu alasan apa pun karena itu adalah ukuran kadar nurani. Semisal berkomitmen menghormati seseorang, tak diperlukan alasan untuk kita berlaku sedemikian itu. Kita hanya perlu menunjukkan bahwa kita sungguh sangat menghormatinya, entah apa ‘alasan yang tepat’ sama sekali tidak diperlukan.
Ada juga yang berpendapat bahwa ‘komitmen’ adalah gambaran jati diri bak ukuran kejujuran seseorang – apakah dapat diandalkan. Orang yang kerap lupa akan jati dirinya tak akan lupa membanggakan orang satu lainnya, biasanya ia dipenuhi sekarung komitmen, dan hanya dia seorang yang tahu komitmen yang mana yang dia pernah penuhi. Kerap berseru bahwa tindakan jauh lebih penting dibandingkan alasan tetapi selalu membopong berkarung-karung ‘alasan’ – terkenal sebagai mister sejuta kata.

BERBAGI KESEMPATAN:
Hanya orang tua yang rela berbagi kesempatan dengan anaknya dan kita tidak diperkenankan mengakui semua orang adalah orang tua kita. Kita hanya diberi hak untuk memiliki seperlunya – cukup dua saja.
Sebaliknya, kerelaan ‘berbagi kesempatan’ dengan tiap orang tak akan menjadikan kita menjadi orang tua dari setiap orang, tetapi tindakan berbagi kesempatan diharapkan akan melahirkan berbagai rupa kesempatan lainnya untuk banyak orang.
Kerelaan ‘berbagi’ menjadi jalan untuk kita bisa lebih menghargai nilai-nilai kehidupan bahwa tiap orang berkemampuan mengelola sendiri kesempatan dirinya untuk sukses. Sejatinya tiap orang hanya memerlukan ‘kesempatan’.
    
BERSAING BAIK-BAIK MENJADI YANG TERBAIK:
Bersaing adalah peradaban tertua bahkan kehidupan ini pun diduga tercipta adalah oleh karena persaingan – bersaing menjadi yang terbaik. Diri kita sekalipun tak kunjung lepas dari hal persaingan yang kadang bahkan gamang untuk sekedar bisa menjelaskannya. Konon katanya, istilah ‘Niat & Kesempatan’ pun terlahir dari sesuatu persaingan didalam diri kita ditempat mana keduanya bersemayam. Adalah cukup alasan untuk kita bisa mempersiapkan diri 'bersaing baik-baik menjadi yang terbaik’ dengan tetap menjunjung prinsip saling menghormati.
Tiap kita terinspirasi oleh orang satu lainnya, hingga berminat mendalami bahkan kemudian bersaing dengan inspirator kita, maka peliharalah persaingan itu untuk bisa menjaring ragam inspirasi-inspirasi lainnya.
Bersaing baik-baik untuk menjadi yang terbaik adalah langkah terbaik memaksimalkan pencapaian rekor pribadi selama kita hidup.

ANTUSIAS AKAN KEBERHASILAN ORANG LAIN:
Bersorak untuk kemenangan orang lain hanya akan ditemukan pada orang-orang yang memegang teguh sportifitas persaingan – jamaknya seperti itu. Mengakui keberhasilan orang lain memang tak mudah, tetapi itu adalah bentuk penghargaan kita akan nilai-nilai perjuangan. Betapa sesuatu itu harus diperjuangkan dan kita jujur mengakuinya.
Antusias akan keberhasilan orang lain bertujuan mengapresiasi pencapaian penciptaan sesuatu keberhasilan. Bersyukur mensyukuri keberhasilan orang lain akan menebalkan keyakinan bahwa kita tidak akan pernah berhasil tanpa orang lain. Kelak orang lain pun akan bersorak mensyukuri keberhasilan Anda.
~Salam antusias!
http://www.sfi4.com/15634647/FREE
 

Rabu, 25 Mei 2016

RAHASIA-(III): MKD – Menjadi Sumber Inspirasi Bagi Sesama

-->
"Great spirits have always encountered violent opposition from mediocre minds."
~Albert Einstein.

Join mySFIteam

CIPTAKAN KEBAHAGIAN DIRI ANDA SENDIRI:
Walau terdengar skeptis, namun bisa jadi Anda gagal tak pernah bisa membahagiakan diri Anda sendiri hingga Anda selalu berharap ada orang lain datang membahagiakan Anda. Ada yang datang kah? Tak lah! Saya ragu akan hal itu! Maka bergegaslah, jangan tunggu orang lain membahagiakan Anda karena kebahagiaan bermula dari diri Anda sendiri. Tersenyumlah!, itu mudah dan gratis, Anda pasti bisa! Tanpa Anda pernah paham, senyuman Anda akan membuat orang lain tersenyum - membalas senyuman Anda.
Dunia ini akan terus berubah mengikuti perubahan yang Anda pilih maka pilihlah yang bisa membahagiakan. Pilihlah kebahagian yang menginspirasi hadirnya berbagai rupa hal positif karena hal macam itu telah disediakan oleh dunia ini untuk Anda.
Kebahagiaan itu tersedia dimana-mana dan bisa terjadi oleh hal apa saja, Anda tidak perlu lelah mencarinya. Bila Anda terus mencari - dan mencari, Anda akan keburu tua, kehabisan waktu dan terlalu jompo untuk bisa menikmatinya. Kebahagiaan itu tersimpan disaku baju Anda. Ada isinya kah?

MENJADI SUMBER INSPIRASI:
Di dunia ini Anda tidak akan pernah ketemu akan hal tentang ‘mendapat kesempatan’. Itu tidak ada, dan tidak akan pernah ada! Yang ada hanya; ‘merebut kesempatan’.
Pendapat yang ekstrim bukan? tetapi itu yang terjadi, itulah kenyataan hidup. Tiap orang serabutan memperebutkan, tiap orang ‘mengambil kesempatan’ tanpa pernah sudi mengembalikan. Memperlakukan ‘kesempatan’ bak warisan moyang nenek moyangnya. Sekalipun sudah tidak punya waktu untuk memanfaatkan tak akan pernah sudi melepas ‘kesempatan’ yang masih tersisa padanya. Harus direbut!
Dunia ini telah lama kekurangan ‘kesempatan’ hingga tiap orang harus merebutnya. Maka berkontribusilah! Jadikan hidup Anda sebagai ‘sumber inspirasi’ yang melahirkan ‘kesempatan’. Isi lah hari-hari Anda akan berbagai ide gagasan yang memicu rupa macam ‘kesempatan’, agar tiap orang berpeluang mendapat ‘kesempatan’ untuk sukses dan berhasil. Menginspirasi orang seorang akan membuat hidup seseorang menjadi lebih berarti - bagai menjadi ‘seseorang’.

BERSIAPLAH UNTUK LANGKAH BERIKUTNYA:
Jika tiap orang ditanya; ‘siapkah Anda untuk maju dan berhasil?’ jawabannya pasti; ‘siap!’. Nyatanya, tidak setiap orang ‘siap’ untuk berhasil. Yang banyak hanya ‘siap mencapai titik awal keberhasilan’. Hanya itu, hingga ia tak bisa menikmatinya. Itu yang terjadi! Tak heran jika banyak yang menyesal tetapi ia tak pernah mampu untuk mengembalikannya.
Tiap situasi membuktikan bahwa tidak tiap orang berhasil mengisi keberhasilannya dengan gemilang. Hanya segelintir orang yang ‘siap’ melangkah ke tahap berikutnya. Hanya yang memahami bahwa nun di dalam dirinya ia telah diperlengkapi oleh dunia dengan semua modal yang dia perlukan. Cukup dengan ayunan langkah kecil, sukses keberhasilan akan pasti ia raih, dan akan pasti ia nikmati, hanya perlu bergegas ‘untuk langkah realistis berikutnya’ - merealisasikannya.
Pada macam rupa peristiwa, banyak yang hanya ‘siap’ merangkul ‘kesempatan’, menimang sembari mempertontonkan ke seisi dunia bahwa dia berhasil menghunjam balik arah perjalanan hidupnya hanya karena ‘merealisasikannya’ dengan cara tidak senonoh.
Orang cenderung mengisi sukses keberhasilan secara serampangan oleh karena berbagai kemudahan yang melekat pada si ‘sukses keberhasilan’ itu. Hingga terperangkap terkungkung oleh kerangkeng keberhasilan itu sendiri. Sejatinya tidak tiap orang ‘siap’ untuk berhasil.
~Salam sukses selalu!

Minggu, 22 Mei 2016

RAHASIA-(II): MKD - Hindari Kesalahan Yang Sama

"I found it easier to get rich than I did to make excuses. "
~Jim Rohn

KESALAHAN DIRI SENDIRI:
Jangan persamakan kesalahan orang lain seolah sama dengan kesalahan diri Anda sendiri. Jangan nilai sendiri kesalahan Anda tetapi pelajarilah dan menerimanya, mengingatnya serta menjaganya baik-baik agar tidak lagi terulang. Itulah undakan loncatan. Menerima keterjadiannya, bahwa bilamana Anda tidak pernah gagal Anda tidak akan belajar, tidak akan berusaha melepaskan diri darinya. Anda bisa kukuh berdiri hanya setelah tersandung jatuh, tertatih bangkit, berupaya melangkah dan memulai lagi. Maka hargailah upaya Anda meraih kembali kesempatan itu - setidaknya hindari kesalahan yang sama.
Uletlah, dorong diri Anda untuk kukuh tegak berdiri ditengah terpaan angin kegagalan, karena gagal adalah sesuatu tahap yang harus dilalui. Jangan takut menata ulang hidup Anda. Jangan menyandarkan segalanya ke orang lain, sekalipun bayangan  diri sendiri akan hilang pergi ketika sorot sinar cahaya menghilang. Jangan salahkan orang lain atas tiap kesalahan yang terjadi – apa pun itu, disamping buang waktu tidak bermanfaat itu tidak akan menghasilkan apapun; tetapi dengan menerimanya sebagai kesalahan diri sendiri setidaknya itu menjadi bekal untuk kewaspadaan tersendiri.

NIKMATILAH HAL-HAL YANG TELAH ANDA MILIKI:
Nikmatilah berbagai hal yang telah Anda miliki – apapun itu, dan mulailah hidup dengan bekal itu. Perseteruan dalam hidup kerap timbul oleh karena waktu kita terlalu banyak digunakan untuk melihat hal apa yang tidak kita miliki. Lebih tergoda menghabiskan waktu untuk menggunjingkan hal apa saja yang dimiliki orang lain, menyesali kekurangan itu tanpa pernah bersyukur atas apa yang kita telah miliki. Kita tidak diberi hak untuk memilih ibu bapa kedua orang tua kita. Jangan tergoda akan pemahaman bahwa bahwa hidup Anda akan lebih baik jika Anda memiliki berbagai hal yang tidak Anda miliki. Ukuran keberhasilan tidak sepenuhnya begitu itu, tetapi mampu menerima apa yang kita telah miliki menjadi sukses tersendiri. Maka bergegaslah, hiduplah dengan itu, jadikan sebagai modal awal meraih hal lainnya yang belum Anda miliki.
Rumah mewah, mobil mewah serta kemewahan lainnya tidak sepenuhnya menjadikan hidup Anda lebih “mewah”. Tiap kemewahan akan menggoda kemewahan lainnya – terus begitu itu. Tergoda akan hal yang lebih baru, mencurahkan waktu demi sesuatu yang baru – dan yang baru, hingga hilang kesempatan menikmatinya. Hidup menjadi tersia-sia pupus sirna dalam pencapaian. Kasihanilah diri Anda, sebagaimana Anda mengasihani diri orang lain – yang Anda kasihi!

SOPAN TERHADAP DIRI SENDIRI:
Agak lucu! Terdengar mudah dan sederhana. Lebih sopan terhadap diri sendiri kerap luput pada proses pembelajaran diri, hal ini jelas terlihat ketika Anda tidak berterima saat seseorang mengingatkan Anda untuk tidak salah dan salah lagi, didalam hati bersungut-sungut mengomel seolah orang itu lebih pintar. Anda telah tidak berlaku sopan terhadap diri Anda sendiri. Telah merendahkan sendiri - diri Anda sendiri.
Anda tersinggung ketika teman menyampaikan sesuatu yang menurut Anda caranya sangat tidak hormat, jauh dari kessopanan, didalam hati berbisik; ‘tak lama lagi orang ini pun akan saya singkirkan’. Anda telah berlaku tidak senonoh terhadap diri sendiri. Anda telah menghinakan sendiri - diri Anda sendiri, bahkan dengan permufakatan jahat.
Ingatlah, dengan menerima kekurangan diri dan berupaya memperbaiki sikap perilaku diri itu telah menjadi bukti awal bahwa Anda telah berusaha untu bisa berlaku lebih sopan terhadap diri Anda sendiri. Jika masih agak susah – setidaknya berlakulah proporsional.
~Salam sopan selalu!
Join mySFIteam

Jumat, 20 Mei 2016

RAHASIA-(I): Membangun Kemampuan Diri

-->

 Join MySFIteam

MEMANFAATKAN WAKTU DENGAN ORANG YANG TEPAT:
Susah menerima pendapat bila kita dianggap menghabiskan waktu dengan orang-orang yang tidak tepat. ‘Apa iya begitu itu?’. Diperlukan penalaran mendalam demi pemahaman tersendiri; bagaimana kita bisa menilai apakah teman-teman kita adalah orang-orang yang tepat untuk ditemani?. Ada formula tokcerkah untuk menilai orang-orang yang menerima kita - apa adanya, yang menghargai namun belum pasti apakah akan mendorong kita menuju keberhasilan? Orang-orang yang membuat kita tertawa bahagia menikmati hidup namun akankah mereka mendukung kemajuan karir kita? Sahabat sejati tidak akan membebani hidup Anda.

MENGHADAPI SENDIRI PERMASALAHAN YANG TIMBUL:
Jangan biarkan masalah yang menentukan hidup Anda tetapi bagaimana Anda bereaksi dan menanganinya, menjadi langkah awal penyelesaian. Seriuslah menangani permasalahan yang ada jika tidak permasalahan Anda tidak akan selesai. Selesaikanlah tanpa menimbulkan masalah baru. Lakukanlah yang terbaik! Bereaksilah, bahkan jika itu mengharuskan kita untuk sudi mengakui apa yang kita telah lakukan. Menghadapi sendiri menjadi langkah awal hingga terakumulasi ke arah penyelesaian, dan itu adalah kebiasaan baik.

JUJUR TERHADAP DIRI SENDIRI:
Apapun itu bermula dari diri sendiri maka jujurlah akan diri sendiri. Jadikan kejujuran sebagai kebiasaan hidup, sebagai kiblat diri dalam mengisi perjalanan hidup. Jujur ​​terhadap kebenaran, jujur tentang hal apa saja yang perlu diubah, jujur tentang hal apa yang ingin dicapai dan dengan siapa Anda mencapainya. Jujur adalah modal awal dan menjadi pertanda bahwa Anda mengenal dengan baik siapa diri Anda. Kejujuran menjadi bagian dari pencarian jati diri, bagian dari rangkaian perjalanan hidup mengumpulkan keping kebenaran demi pemahaman yang lebih baik tentang; dari mana Anda sebelum ini? di mana Anda kini ini? bagaimana Anda hingga sampai di sini? Sudahkan Anda siap mengidentifikasi arah berikutnya? dengan cara apakah Anda ke sana?

KEBAHAGIAAN DIRI SENDIRI MENJADI PRIORITAS:
Kebahagiaan terikat erat dengan sifat diri akan perilaku jujur maka jadikanlah itu menjadi prioritas. Sifat peduli akan orang lain menjadi kebutuhan oleh karena kebahagian mereka akan membawa kebahagiaan tersendiri untuk Anda. Janggal jika kita menghargai orang lain tetapi menyangkal diri sendiri. Menangani kebutuhan orang lain demi pemenuhan kebutuhan diri sendiri menjadi perlambang sukses keberhasilan dari orang- orang sukses. Belajarlah akan hal itu. Sekali kebutuhan Anda terpenuhi, Anda akan lebih leluasa dan lebih berkemampuan membantu orang lain yang membutuhkan. Anda akan mendapatkan hikmah kebahagiaan tersendiri.

BANGGA MENJADI DIRI SENDIRI:
Jangan pernah mau menjadi orang lain tetapi berjuanglah untuk menjadi diri sendiri - dan banggalah akan hal itu. Jadilah dirimu sendiri! Dan itu akan membangunkan potensi individu yang terpendam dalam diri Anda, individu yang dipenuhi oleh ide gagasan yang sepenuhnya bisa menjadi kekuatan, kecantikan atau bahkan menjadi keunikan yang tidak dimiliki oleh orang lain. Itulah versi terbaik dari diri Anda.

HIDUPLAH DIMASA SEKARANG:
Masa sekarang adalah sebuah keajaiban yang luput dari perhatian atau bahkan tidak pernah terpikirkan oleh Anda. Masa saat sekarang ini adalah satu-satunya ‘masa’ yang peruntukannya dijamin untuk Anda. Itulah hidup serta kehidupan Anda. Maka itu, berhentilah bermimpi akan hal–hal besar tetapi di masa depan; berhentilah menyesali berbagai hal-hal dari masa lalu Anda. Belajarlah menerima bahwa Anda hidup dimasa ‘kini’ – di sini sekarang ini. Hanya dengan cara itu Anda bisa membangkitkan keunikan kekuatan yang terpendam di dalam diri Anda. Hargailah keindahan hidup yang Anda miliki – saat kini ini.

"Keep away from people who try to belittle your ambitions. Small people always do that, but the really great make you feel that you, too, can become great."
~Mark Twain
~Salam Sukses selalu

Jumat, 08 April 2016

RAHASIA-: Manfaat Berpikir Positif

"When our lives are difficult, we sometimes feel like life will never change. This, in turn, makes it harder for us to take the steps that might create the change we want. When your life is full of ups and downs, remember to keep your eye on your goal, and the desires of your heart. You will get through it".
~Ellis Peters


Nyaris semua pekerjaan sudah saya lakukan, semua jenis usaha yang memungkinkan saya mengubah nasib telah saya lakukan tetapi tak kunjung memperlihatkan hasil yang memuaskan. Ada yang salah kah?

Puluhan tahun sudah saya berusaha, sigap bangun pagi dan berhenti rehat kala menjelang dini hari, namun nasib tak juga berubah. Salah siapa kah?

Dulu itu, mudah untuk mendapat wang untuk dibawa pulang tetapi kini ini semakin susah, penghasilan kian menipis, sedari hari ke hari kian sulit saja dan saya tak punya kemampuan lain untuk mengubah usaha. Nelangsa jadinya dikala usia bertambah tubuh menua dan semakin susah. Ada gerangan apa kah?

Sisi kelam perjalanan hidup melintas mudah terlintas mengkerucut tajam bak pendakian tak berujung, terhampar suram jelas. Mengeluh tak puas akan peruntungan diri seolah jerit keberatan tak berkesudahan dirundung malang. Tak ada jalan lain kah?

Realitas kehidupan mengharuskan kita bangkit dari keterpurukan jiwa tetapi kemelaratan batin menghisap energi positif. Apakah Anda sungguh tidak memiliki kesempatan menempatkan diri di sisi keberuntungan? Mengeluh tak berkesudahan hanya akan menuai hal-hal negatif yang tidak akan menghasilkan apa pun selain keterhempasan semangat. Dan itulah yang terjadi oleh karena kita lebih memilih untuk hidup dengan didominasi pemikiran-pemikiran negatif.

Mari lihat ‘Matahari’, ia bersinar gagah ceria sedari waktu ke waktu menambah warna semesta, tak lelah seolah tak punya waktu berkeluh kesah bahkan mungkin tak pernah menyinari dirinya sendiri tetapi tetap kukuh menyinari semesta raya. Memanfaatkan energi ini mengukuhkan diri bak pewaris nikmat semesta, lebih dari cukup untuk menjadi alasan menghindar dari jebakan keluh kesah. Mari lakukan sesuatu dengan itu.

Cara terbaik adalah menjadi se-positif mungkin di semua lintas warna kehidupan. Dan ketika Anda melakukannya, Anda menjadi sangat kuat. Merangkul kedigdayaan kekuatan berpikir positif mendapat imbalan besar diantaranya perasaan baik, menjadi optimis, murah hati dan mencintai kehidupan. Bahwa hidup memiliki suatu alasan. Tergantung bagaimana kita merangkul kedigdayaan kekuatan berpikir positif (?).

Akan tetapi bagi banyak orang,  bisa berpikir positif menjadi tugas yang hanya mudah diucapkan daripada dilakukan. Berbagai peristiwa silih berganti mengisi kehidupan, peristiwa pahit gonta-ganti seolah tak perduli pada hal apa yang kita telah lakukan. Tak juga berhasil - sampai kapan kah?

Tak tahu kenapa, berpikir negatif jauh lebih mudah daripada berpikir positif, dan kita lebih senang melakukan hal-hal yang mudah. Adalah sulit berpikir positif manakala kendaraan mogok. Adalah sulit menerima penilaian ketika pimpinan menyatakan Anda tidak berprestasi. Adalah sulit menerima ketika istri marah tak berkesudahan oleh karena ketidakmampuan Anda. Tetapi Anda diharuskan mengatasi tantangan dalam situasi apa pun oleh karena Anda hidup untuk itu, untuk mengatasi tantangan – sejatinya demikian itu. Ketika tertimpa berbagai peristiwa sulit tidak seyogianya Anda putus asa dan malah mundur. Lari dari masalah tak akan menyelesaikan masalah tetapi menghadapinya dan menjadikannya sebagai peristiwa yang akan mendewasakan hidup.

Semesta selalu terjaga oleh keseimbangan oleh karena tiap peristiwa negatif akan selalu memicu terjadinya peristiwa positif. Tetapi jika Anda selalu didominasi pemikiran negatif, itu akan menutup pintu kesempatan terjadinya peristiwa positif. Kesempatan untuk memperoleh keseimbangan semesta menjadi terhalang.

Misi hidup adalah berusaha memicu terjadinya peristiwa positif, menerima serta merangkulnya dan menjadikannya sebagai sumber semangat optimis. Anda akan menularkan berbagai hal positif. Selalu rendah hati diakui menjadi faktor pemicu yang memiliki keunggulan. Bahagia kala bisa membahagiakan sesama memicu lahirnya energi spiritual positif dengan reaksi berantai di semesta jagad raya. Optimisme akan menghadirkan kualitas hidup, memiliki kekuatan lebih untuk mengendalikan kehidupan Anda. Dan Anda akan lebih bahagia.
~Selamat berbahagia!

Kamis, 31 Maret 2016

RAHASIA:- Dan Kita Harus Tahu Cara Terbaik Untuk Menghindarinya

“Try not to become a person of success, but rather try to become a person of value.”
~Albert Einstein

Ada jutaan orang hidup tanpa pernah memanfaatkan kesempatan dirinya untuk bisa memilih cara bagaimana ia hidup (?).

Ada jutaan orang hidup tanpa pernah sudi memperjuangkan kesempatan dirinya untuk bisa memilih cara bagaimana ia hidup (?).

Ada jutaan orang hidup tanpa pernah sadar dan menyadari bahwa ia telah mensia-siakan hidupnya oleh karena ia tidak hidup dengan cara yang ia inginkan – yang semestinya menurutkan kata hatinya (?).

Atau Anda barangkali masih berpikir bahwa hidup seyogianya adalah seperti itu, atawa memang harus sedemikian itu, betulkah begitu (?).

Itu terserah Anda!
Tetapi ada jutaan orang hidup sesal dan menyesali kenapa ia terlambat sadar bahwa ia telah mensia-siakan hidup nya tanpa ia pernah ingat mencari cara terbaik bagaimana seyogianya ia bisa memanfaatkannya – menjalaninya dengan lebih baik lagi.

Hidup itu Indah!
Dan Anda harus berani memilih hidup, memperjuangkan kesempatan bagaimana cara Anda hidup, menginvestasikan waktu untuk itu, berikhtiar, berupaya, menginvestasikan segala daya yang ada, berjuang dan terus memperjuangkannya bahkan menginvestasikan uang demi mencapai sukses keberhasilan. Oleh karena itulah hidup Anda. Maka hiduplah dengan cara yang Anda pilih, yang benar-benar Anda sukai. Itulah langkah awal sukses keberhasilan Anda.

Bangun sikap diri terlebih dahulu:
1: Tetapkan tujuan; tidak usah yang muluk-muluk, mulailah dengan yang sederhana saja, setelahnya susun Rencana Aksi.

2: Laksanakan; kerjakan segala sesuatunya sesuai Rencana Aksi itu.

3: Lakukan dengan baik, tingkatkan kemampuan Anda dan jangan terpengaruh oleh komentar miring.

4: Ikuti petunjuk dari pendahulu; duplikasi langkah-langkah orang terdahulu, mereka yang sukses berhasil menduplikasi bagaimana para yang sukses sebelum mereka.

5: Dan jangan menyerah, terhenti dan berhenti persis ditengah perjuangan Anda. Ingatlah, ini adalah hidup Anda. Hidup yang Anda pilih, dan yakinlah sukses keberhasilan tengah menanti Anda.

Yakinlah, tiap usaha memerlukan waktu untuk tumbuh, untuk mekar dan berkembang. Sejatinya tantangan terbesar adalah saat ketika kita harus memerangi kekhawatiran; ketakutan diri bakal gagal; kegetiran diri akan rugi dan semakin merugi; kebosanan melawan kebosanan yang menyiksa. Bertahanlah! Mulailah segalanya dari diri Anda.
~salam sukses selalu!
 

Rabu, 30 Maret 2016

RAHASIA:- Dan Kita Perlu Tahu Cara Terbaik Menerapkan Rahasia itu!

Di sepanjang sejarah, ada banyak yang menyembunyikan pengetahuan tentang Rahasia ini, dan banyak pula yang telah menemukan jalan untuk menyebarkan pengetahuan ini kepada dunia. Apa sesungguhnya yang dimaksudkan dengan ‘Rahasia’ itu? Iya ‘hukum tarik-menarik’ yang diakui sebagai sesuatu hukum terbesar didalam sejarah perkembangan jagad semesta raya ini.
= = = = =
“Seperti di atas, begitu juga di bawah. Seperti di dalam begitu juga di luar”~Batu berukir Emerald, Th.3000SM, “RAHASIA”~Rhonda Byrne, Gramedia, Cet.8/2008
= = = = =
“Rahasia memberikan segala sesuatu yang Anda inginkan: kebahagian, kesehatan, dan kekayaan.”~Bob Proctor, “RAHASIA”~Rhonda Byrne, Gramedia, Cet.8/2008
= = = = =
“Anda dapat memiliki atau melakukan segala sesuatu yang Anda inginkan.”~DR. Joe Vitale, “RAHASIA”~Rhonda Byrne, Gramedia, Cet.8/2008
= = = ==
“Kita dapat memiliki apapun yang kita pilih. Terlepas dari seberapa pun besarnya. Rumah seperti apa yang Anda inginkan? Apakah Anda ingin menjadi jutawan? Bisnis seperti apa yang Anda inginkan? Apakah Anda menginginkan lebih banyak sukses? Apa yang sungguh – sungguh Anda inginkan?.”~John Assaraf, “RAHASIA”~Rhonda Byrne, Gramedia, Cet.8/2008
= = = = =
“Ini adalah Rahasia Besar Kehidupan”~DR. John Demartini, “RAHASIA”~Rhonda Byrne, Gramedia, Cet.8/2008
= = = = =
“Para pemimpin di masa lalu yang memiliki Rahasia ini ingin menyimpan sendiri kekuatannya. Mereka membuat orang-orang mengacuhkan Rahasia ini. Orang-orang pergi ke tempat kerja, bekerja, lalu pulang ke rumah. Mereka berada di ban berjalan tanpa daya karena Rahasia ini disembunyikan dan hanya diketahui oleh sedikit orang”~DR. Denis Waitley, “RAHASIA”~Rhonda Byrne, Gramedia, Cet.8/2008
= = = = =
“Saya telah melihat banyak keajaiban terjadi dalam hidup orang-orang. Keajaiban keuangan, keajaiban penyembuhan jasmani, penyembuhan mental, dan penyembuhan hubungan” ~Michael Bernard Beckwith, “RAHASIA”~Rhonda Byrne, Gramedia, Cet.8/2008
= = = = =
“Semua ini terjadi karena mengetahui cara menerapkan Rahasia”~Jack Canfield, “RAHASIA”~Rhonda Byrne, Gramedia, Cet.8/2008
= = = = =
Dan kita perlu tahu cara terbaik menerapkan RAHASIA itu.
-Selamat Hari Senin-
 Secreet of Success!

Kamis, 17 Maret 2016

Kiat Sederhana-: Bangun Sikap Diri Anda Terlebih Dahulu!

-->
"I hear and I forget. I see and I remember. I do and I understand."
~Chinese Proverb

Anda pasti telah pernah mendengar tetapi Anda lupa. Anda pasti telah pernah melihat teman yang sukses dan teringat bagaimana dahulu mereka berjuang. Andai Anda melakukan hal yang sama barangkali Anda sudah sesukses mereka dan tahu bagaimana rasanya menjadi orang sukses. Dan kini Anda harus kembali meyakinkan diri bahwa tak satu hal pun bisa menjamin Anda sukses meraih keberhasilan. Tetapi Anda harus bisa memelihara pemikiran bahwa Anda pun pasti akan sukses. Atau barangkali anda masih berpikir sebaliknya bahwa ikhtiar Anda hanyalah sesuatu kesia-siaan belaka(?). Itu terserah Anda!

Tiap pebisnis memberi penilaian tersendiri akan arti dan nilai sukses keberhasilan. Untuk itu, Anda harus berani menginvestasikan waktu, ikhtiar bahkan uang untuk mencapainya. Sukses tidak datang dalam satu malam atau oleh karena satu langkah tindakan semata. Belajarlah! Pelajari terlebih dahulu, matangkan pemahaman Anda, penuhi diri Anda dengan berbagai rupa informasi tentang bagaimana orang terdahulu melakukannya. Dan Anda tidak perlu menjadi professor untuk tahu akan hal-hal itu. Manfaatkan saja forum-forum orang sukses, mengetahui testimonial bahkan membangun korespondensi interaktif pasti akan membawa nilai tersendiri. Hilangkan keraguan tetapi hindarkan bisnis dengan tawaran sukses sesaat.

Bangun sikap diri Anda terlebih dahulu:
1: Tetapkan tujuan, setelahnya susun Rencana Aksi.
2: Laksanakan sesuatunya sesuai Rencana Aksi itu.
3: Lakukan dengan baik, jangan terpengaruh oleh komentar miring.
4: Ikuti petunjuk dari pendahulu, duplikasi langkah-langkah mereka.
5: Jangan menyerah dan berhenti ditengah perjuangan Anda.

Yakinlah, tiap bisnis memerlukan waktu untuk tumbuh dan berkembang. Tantangan terbesar adalah ketika kita harus memerangi kekhawatiran diri, melawan kebosanan yang menyiksa. Untuk sementara hindarkan gangguan dari lingkungan yang tidak setuju dengan bisnis Anda yang tiba-tiba berubah lebih pintar dari Anda. Utamakan rekan yang menghargai upaya Anda. Temukan yang bisa sepaham, yang menerima ide bisnis Anda, menyertakannya dalam gerak langkah Anda. Untuk sukses tiap orang perlu rekan kerja, untuk itu Anda harus sudi memberi perhatian terbaik. Mulailah segalanya dari diri Anda.

Komunikasi menjadi yang terutama, jangan bosan belajar dengan membaca berulang-ulang. Aktif diberbagai forum online atau offline mengikuti berbagai diskusi membawa manfaat tersendiri. Anda harus membangun image bahwa Anda adalah pebisnis sukses. Rendah hati sangat disarankan tetapi rendah diri harus ditiadakan. Buang kesan seolah Anda adalah pemula yang tidak tahu apa-apa tetapi Anda adalah sedang tengah belajar sembari bekerja membangun bisnis Anda. Mengisi hari-hari dengan berpresentasi, karena presenter terbaik lahir dari kegiatan yang dilakukan secara terus-menerus, tak lelah dan tidak bosan berbagi pemahaman. Jangan berkecil hati akan penolakan yang dihadapi tetapi berkecil hatilah untuk perasaan malu yang masih bercokol menyesak di dada. Malu takut dan was-was adalah lumrah dan itu menimpa siapa saja bahkan para mereka yang kini dikenal sebagai pebisnis terkemuka pun mengalaminya, dan melampauinya.

Tampil handal dengan kerja keras, konsisten memenuhi komitmen dengan kinerja maksimal. Sepanjang waktu berkomunikasi konstruktif, berbagi dan membagi ide-ide pemikiran dengan gamblang langsung dan tidak bertele-tele, menjunjung kejujuran dengan positif, percaya diri dan menghormati sesama satu lainnya. Berpartisipasi aktif meraih keberhasilan yang diidamkan.
~salam sukses selalu!

Senin, 14 Maret 2016

RAHASIA-: MENETAPKAN ARAH PERJALANAN KARIR

Tiap orang memiliki alam pemikiran sendiri dengan jangkauan yang berbeda satu sama lain, acap ditemukan berbeda pendapat walau dilain waktu kemudian bersepakat. Terdengar agak membingungkan namun sepakat atau tidak hakikatnya terjadi oleh karena ‘persepsi’ alam pemikiran semata. Persepsi menggiring kita ke situasi dimana tiap orang bisa berterima dan menerima kenapa harus berbeda. Kita bahkan diajarkan sedari dini untuk menerima akan pentingnya perbedaan, dididik untuk menerimanya. Itulah bukti pertanda berlakunya hukum tarik-menarik yang kemurniannya diduga menjadi dasar terciptanya alam kehidupan yang lebih bermakna.

Orang cenderung memaknai arti kehidupan adalah titik pencapaian prestasi dengan jumlah perolehan kontraprestasi atasnya. Tak ada rekam jejak bahwa ada orang yang pernah puas akan pencapaiannya, yang ada hanya terus mencari dan mencari mata pencarian. Orang kaya sekalipun bahkan teratur bangun pagi, bekerja dan rehat untuk kemudian bangun lagi berupaya menambah jumlah perolehan kontraprestasi dalam sejarah hidupnya.

Tidak ada petunjuk tokcer yang bisa digunakan dan menjamin tercapainya upaya pencapaian sukses keberhasilan, tetapi disarankan untuk memiliki:
1. Ketekunan
Telah terbukti bahwa orang yang sukses adalah orang yang berhasil melakoni usahanya – apa pun itu, secara tekun dan terus-menerus.

2. Kesabaran
Meyakini bahwa Anda memahami secara cerdas keputusan yang diambil dan itu memerlukan waktu mencapainya, perlu kesabaran melakukan banyak hal bahkan harus berulang-ulang. Tidak bosan melakukan pengulangan.

3. Menetapkan Rencana
Menetapkan rencana jangka pendek atau jangka panjang selamanya menjadi tantangan tersendiri, tetapi orang sukses melengkapi dirinya dengan rencana. Tidak akan ada sukses mendadak, tetapi dengan rencana sesuatunya menjadi jelas.

“Tugas kita sebagai manusia adalah memelihara pikiran-pikiran yang kita inginkan, memperjelas apa yang kita inginkan di dalam benak, dari situ kita mulai membangunkan salah satu hukum terbesar di Semesta, dan itulah hukum tarik – menarik. Anda tidak hanya menjadi apa yang paling Anda pikirkan, tetapi Anda juga meraih apa yang paling Anda pikirkan.”
~John Assaraf

Tahap panjang pencapaian sukses dipenuhi tahapan pembelajaran serta pelatihan kemampuan diri. Jangkauan pemahaman diperkaya oleh pengalaman, menimbulkan pemahaman baru menembus batas nalar, semua menjadi terrentang jelas tersaji bagaimana sesuatu itu dilakukan dengan semestinya. Memberdayakan kemampuan diri seolah menambah warna-warni perjalanan hidup, tak henti menselaraskannya berulang-ulang. Perlu ketekunan, kesabaran serta rencana yang terkendali, menyesuaikan pokok-pokok rencana dengan realita menjadi sesuatu yang diwajibkan, tetapi mengubah-ubah rencana tanpa pernah melaksanakannya hanya akan membuahkan mimpi.

Bagaikan Anda berkendara dimalam hari dari Jakarta menuju Surabaya. Secara garis besar Anda tahu arah dan jalan yang akan ditempuh, namun detil bagian jalan berlubang yang harus dihindari atau saat harus mengurangi kecepatan hanya akan jelas ketika Anda tengah berada dalam perjalanan. Jarak pandang mata terbatas, hanya menguak sepanjang sorot cahaya lampu kendaraan tetapi tidak malah menyurutkan minat melaju. Tahap demi tahap Anda akhirnya sadar telah tiba di Surabaya – di kota tujuan Anda. Demikian halnya ketika menetapkan arah perjalanan karir, tahapan yang dilalui akan memberi gambaran dibagian mana perlu penyelarasan, dan dengan kemampuan yang Anda miliki Anda pasti akan mampu melaluinya. 

Yakinlah, kemampuan Anda itu tidak akan pernah Anda ketahui jika Anda berhenti dan tidak meneruskan perjalanan. Untuk itu jangan pernah berhenti di tengah perjalanan tetapi berharap bisa tiba ditempat tujuan. Memelihara keyakinan berhasil adalah bagian tersulit dalam perjuangan menuju keberhasilan.
Selamat berjuang!

Minggu, 06 Maret 2016

EMAIL MARKETING-: Bagaimana Agar EMAIL Efektif?


http://www.sfi4.com/15634647/FREE
EMAIL MARKETING TERBUKTI EFEKTIF:
Kini ini orang-orang mengklaim diri lebih memahami teknologi, memilih cara berkomunikasi dengan memanfaatkan kemudahan internet, E-mail menjadi pilihan utama. Tidak heran jika tiap orang memiliki alamat E-mail, ada yang memiliki E-mail untuk seluruh tujuan, ada yang mengatur satu E-mail untuk tiap tujuan,  bisnis atau pribadi terpisah bahkan ada Email khusus untuk komunitas. Teknologi internet nyaris memberangus tata aturan batas wilayah teritori dunia, memberangus berbagai aturan hingga pemerintah kerap dianggap terlambat mengantisipasi laju kemajuan teknologi informatika. Pebisnis kini menggunakan email untuk berpromosi bahkan dinilai lebih simple, ter-target, meriah dan murah.

APAKAH ANDA YAKIN JIKA KUSTOMER MEMBACA EMAIL ANDA?
Tiap orang kini punya ‘Inbox’ dan tiap inbox dibanjiri email yang memuat berbagai informasi. Kini ini semakin sulit mengajak orang untuk sudi membuka emailnya, membacanya bahkan untuk mendapatkan perhatian apalagi berharap komentar atau balasan. Sistim email marketing kembali diperhadapkan pada kendala emosional pengguna. Tetapi kendala akan selalu menghadirkan timbulnya bisnis baru, sedari bisnis cara menulis email hingga cara menjual ide, cara bagaimana agar E-mail marketing Anda diperhatikan kustomer.

GAGAL TAK LAGI MASUK HITUNGAN:
Resiko terbesar di dunia bisnis adalah ketika Anda diperhadapkan pada berbagai aktivitas kewirausahaan yang penuh dengan gagasan berpikir dan bertindak menuju sukses. Gagal tak lagi perlu diperhitungkan, kini dianggap menjadi bagian dari tahapan mencapai sukses. Kemauan menjadi ticket masuk sedangkan ilmu terbaik hanya akan didapat dari pengalaman – mengalaminya sendiri. Apa yang bekerja – apa bagian yang berhasil, kerap menjadi rebutan pebisnis handal. Kini ini porsi tanggungjawab dan kewenangan bergeser dari model konvensional menjadi lebih unik – seolah model pelajaran yang kuat untuk dipelajari dan tidak akan berkesudahan.

LAKUKAN SECARA SUNGGUH-SUNGGUH:
Anda harus memahami satu persyaratan menuju sukses bahwa; jika Anda benar-benar ingin sukses, Anda harus bersedia melakukan berbagai hal dengan sungguh-sungguh - walau itu tidak nyaman. Menulislah dengan sungguh-sungguh, penuhi dengan rupa-rupa ide gagasan guna memancing perhatian orang untuk bersedia memperhatikannya – mulai lah dari tahap itu.
Tidak ada formula tokcer tetapi disarankan untuk Anda meluangkan waktu membaca E-mail Anda berulang-ulang sebelum dikirimkan. Ada banyak gagasan yang terlahir dari tindakan membaca berulang-ulang.

1) PENGIRIM (Nama atau Logo)
Disinyalir Nama pengirim mempengaruhi minat ketertarikan penerima, penggunaan Nama bisnis tak lagi menarik, banyak E-mail yang langsung dihapus hanya oleh karena nama ‘PENGIRIM’.
Penggunaan Nama pribadi sepertinya memiliki kans yang baik apalagi jika Nama itu diketahui, cukup dikenal termasuk bisnis yang ditekuni.
Penggunaan lambang atau logo sebagai simbol ‘PENGIRIM’ dianggap tidak keren, penerima cenderung menuntut agar si PENGIRIM jelas.

2) SUBJEK EMAIL
Penggunaan SUBJEK EMAIL yang pas bisa mendapatkan perhatian untuk membaca; melengkapinya dengan ‘LINK’ yang menghantarkan Penerima masuk ke inti bisnis yang dipasarkan. Diperlukan keberanian tertentu untuk memasarkan tanpa harus melukai perhatian si penerima, misalnya; “2 cara mendapatkan payudara ideal’. Hindarkan kata-kata spam seperti: ‘Cash, Kartu Kredit atau Hadiah, oleh karena banyak Email yang berakhir di folder ‘Spam’.

3) OPTIMALKAN BARIS PERTAMA & KEDUA
Penerima umumnya mengaktifkan ‘email preview’ yang hanya akan menampilkan baris pertama dan baris kedua dari teks email yang masuk. Untuk itu sangat disarankan agar mengoptimalkannya secara maksimal untuk memprovokasi Penerima dan membacanya. Subjek yang menghibur, lucu dan Unik acap mendapat perhatian.

4) FREKWENSI PENGIRIM
Hindarkan mengirim Email secara terus menerus acak tak terkontrol, itu akan sangat mengganggu, untuk itu atur jadwalnya misalnya: satu - dua kali dalam sehari. Sehingga jika E-mail pertama tidak dibuka, penerima masih memiliki kesempatan untuk membuka kiriman yang kedua. Akhiri Email Anda dengan himbauan untuk menyimpan alamat Pengirim (whitelist) agar email berikutnya terhindar dari folder ‘Spam’.
~Selamat ber-promosi!

Kamis, 25 Februari 2016

Apa Gerangan KESALAHAN Para Pebisnis Sebelumnya?

Resiko terbesar yang akan Anda hadapi ketika memasuki dunia bisnis adalah bahwa Anda berhadapan dengan rupa-rupa aktivitas kewirausahaan dipenuhi ragam corak pengharapan besar. Dijejali alam pemikiran, langkah stratejik bagaimana untuk menjalankan bisnis dengan sukses. Tiap tindakan diarahkan ke arah sukses keberhasilan dengan kesadaran penuh akan resiko gagal. Dunia bisnis penuh dengan tantangan dan sangat menantang.

Pebisnis sukses berhasil mencatatkan namanya di kancah persaingan nyata dunia usaha dan yang gagal terus berjuang memperbaiki kemampuannya berupaya menjadikan dirinya menjadi pebisnis handal. Kenyataannya tak satupun pebisnis sukses mau mengaku berhasil tetapi kerap memposisikan dirinya sebagai bagian dari pebisnis yang tengah berjuang dari titik tertentu.

Cara terbaik untuk berhasil disarankan untuk mempelajari aspek bisnis melalui pengalaman – mengalami sendiri; cara lain adalah dengan memahami apa yang berhasil serta bagaimana yang nyata-nyata tidak berhasil. Sejatinya tidak ada formula yang tokcer untuk sukses di dunia bisnis tetapi kerja keras dan berjuang dengan tiada henti berusaha seakan menjadi persyaratan utama. Kemampuan beradaptasi dengan tingkat fleksibilitas yang tinggi dan tidak mengenal lelah memenuhi berbagai ketentuan yang dipersyaratkan.

Dunia bisnis kompleks akan berbagai potensi serta jebakan keberhasilan, penuh akan unsur spekulasi, diperlukan kehandalan memetakan persoalan permasalahan, mengkalkulasi potensi dan kemungkinan. Memprediksi aspek serta potensi yang mempengaruhinya, sedari aspek politis, budaya, masyarakat konsumen, aspek teknologi, territori hingga potensi bencana alam atau perang. Hingga menjadikan perangkat kalkulasi seakan tidak akan mampu memenuhi ketepatan perhitungan yang diharapkan. Kehandalan teknologi, cara dan ide gagasan berpromosi seakan tak sanggup menjawab keinginan pasar.

Keberhasilan mempetakan ragam spekulasi seakan melengkapi daftar panjang persoalan dunia bisnis, melahirkan berbagai ilmu pengetahuan bahkan malah memperkaya jenis bisnis baru. Lingkaran kompleksitas seolah mewakili rumitnya perangkap bisnis yang umum dihadapi para pebisnis. Menggambarkan tingkat kesulitan mempertahankan sukses keberhasilan dalam jangka panjang. Nyaris tidak satu pun pebisnis yang sudi meremehkan tantangan. Informasi sekecil apapun diupayakan untuk ditangguk, dikenali, dianalisa, diolah dan diberdayakan melengkapi pencapaian sukses keberhasilan.

Situasi dikelola dengan berbagai cara, kampanye produk dikelola sedemikian rupa demi membangun sesuatu image keberhasilan. Image acap dibangun seolah menggambarkan kualitas produk. Cara – cara berpromosi dijadikan panglima pencapaian keberhasilan. Bagaimana ketersediaan stok persediaan barang yang kerap minim dan terbatas dikelola seolah menggambarkan tingginya tingkat penjualan, rapi diolah menutupi beban produksi yang nyaris menenggelamkan keseluruhan operasional. Dunia bisnis dipenuhi orang-orang yang sangat cerdas yang mampu mengendarai keterbatasannya dan menjadikannya sebagai suatu kelebihan yang jarang dimiliki orang lain.

Ulasan produk yang suram terkadang timbul oleh karena komitmen ke pengguna produk tidak terealisasi tepat waktu, berakhir dengan kabar buruk seolah produk dinilai gagal tidak bisa memenuhi tingkat kualitas yang dijanjikan. Jadi tidak keren.

Pesaing memanfaatkan segala cara untuk melemahkan saingan, perubahan manajemen yang umum dilakukan berkala bahkan diolah seakan telah terjadi krisis manajemen, diolah seakan telah menggambarkan keberhasilan yang dicapai menjadi tercemari.

Kedekatan pebisnis dengan pejabat penguasa di pemerintahan dijadikan alat senjata melemahkan saingan. Aturan ketentuan fiskal bahkan diolah untuk menguasai jenis usaha tertentu. Sebaliknya tawaran perlindungan iklim usaha terhadap ekses aturan sistim fiskal dikelola, diolah menjadi bahan tawar-menawar untuk posisi kontrol iklim usaha. Bahkan mengontrol ekspansi pesaing. Peraturan sistem kepemilikan perseroan terbatas dikendarai untuk kepentingan kelompoknya bahkan jika mungkin dijadikan dasar menghindarkan pengenaan pajak atau posisi kontrol melalui struktur permodalan dunia usaha. Ketersediaan stock di pasaran diolah dan dikelola guna memungkas pesaingnya.

Tiap upaya diarahkan mencapai popularitas bisnis tetapi berbagai kendala kerap menunjukkan minimnya pemahaman akan kontroversi dunia bisnis dan ragam rupa stakholdernya. Pengetahuan manejerial serta jaringan network sangat mempengaruhi efektivitas dan akurasi ide gagasan dalam bisnis, pemahaman teknologi menjadi syarat keberhasilan menghadapi dinamika dunia bisnis.
~Selamat berbisnis!

Rabu, 24 Februari 2016

Menjadi Marketer HANDAL dengan Email Marketing

Era teknologi telah mengubah aktivitas bisnis serta perilaku pebisnis. Banyak pebisnis yang berhasil memanfaatkannnya semisal brosur sebagai media promosi telah digantikan oleh email marketing. Penghematan beban cetak brosur, cetak banner, kegiatan ajang promosi hingga penghematan tenaga pemasaran menghadirkan efisiensi dalam bisnis. Efektifitas email marketing bahkan telah mereduksi usia periode pra-operasional, merubah perilaku pebisnis yang tadinya kongkow ngalor ngidul kini menjadi aktivitas diskusi menangguk ide berpromosi menggantikan era penyebaran brosur.

Pebisnis kini giat menekuni pengetahuan bagaimana cara menulis email yang efektif, giat menggali potensi ide gagasan bagaimana memanfaatkan email pribadi, email marketing, newsletter, email suscriber system untuk berpromosi bahkan untuk menagih. Pemasaran hingga penjualan online telah menggantikan sistim offline, keberadaan counter serta toko-toko kini difungsikan sebagai sekedar bukti kejelasan domisili usaha semata. Kegiatan bisnis kini lebih fokus pada sistim online. Diduga mencapai seratusan milliar lebih email marketing terkirim tiap hari, email membuat komunikasi bisnis menjadi mudah dan murah jika dibandingkan ketika masih di era sistim offline. Bagi kalangan tertentu, sistim pemasaran online bahkan dinilai lebih terukur dengan target pelanggan yang lebih pasti. 

EMAIL MARKETING kini bahkan menjadi bisnis baru, pebisnis berlumba mengasah kemampuannya meningkatkan kualitas tulisan, menggali potensi kreativitas dengan menulis lebih menarik, bagaimana menghiasi email marketing dengan konten yang lebih memukau. Tantangan yang tidak mudah, diperlukan kemampuan tersendiri untuk bisa trampil memanfaatkan ‘email’ dalam berbisnis.

1. EMAIL DITUJUKAN KE SIAPA?
Bisa mengenal audens yang akan dikirimi email menjadi penting, mengenal kegiatan, asal mereka, kesukaan bahkan budaya kebiasaan mereka akan sangat berarti dalam penyiapan konten email. Mengenali audens merupakan pondasi mendasar pada email marketing, tanpa itu Anda akan bingung hendak menulis sesuatu – apa?.

2. ULASAN SUATU PRODUK
Kemampuan mengulas produk menjadikan email Anda bernilai bobot tersendiri, informasi tentang kualitas, tentang siapa saja yang telah menggunakan serta tingkat kepuasan mereka, bahkan perbandingan tingkat harga serta purna jual sesuatu produk akan sangat disukai. Menjadikan email marketing Anda menjadi sangat berarti untuk mendapatkan kepercayaan Audens.

3. MEMANCING DENGAN BERTANYA
Memancing minat dan perhatian Audens dengan menanyakan sesuatu menjadikan email Anda lebih hidup dan tidak membosankan. Taktik ini menjadi tolok ukur apakah email Anda dibaca atau diperhatikankah. Komunikasi dua arah menjadi bagian target yang dikehendaki oleh pebisnis yang memanfaatkan email. Keberhasilan pada tataran ini menjadi catatan sukses tersendiri.

4. IDENTITAS – SIGNATURE EMAIL
MARKETER sejati sangat ingin untuk dikenal audensnya, oleh karenanya identitas diperlukan. Walaupun “signature email” terlihat sederhana tetapi itu menjadi bukti bahwa produk yang ditawarkan melalui email berasal dari marketer yang jelas. Memuat Nama, photo, alamat, perusahaan dan jabatan serta alamat email dan nomor telepon yang bisa dihubungi seolah menjadi jaminan sembari menghindarkan perilaku robot email.

5. MEMBANTU MENYELESAIKAN MASALAH
MARKETER yakin akan kualitas produk yang ditawarkannya, bahkan produknya adalah solusi permasalahan bagi pembelinya. Ini disemaikan pada konten email yang dikirim, bisa mendapatkan kepercayaan audens menjadi catatan keberhasilan. Image produk menggambarkan kualitas serta manfaatnya dan itu akan membangun emosi kuat bahwa produk Anda adalah yang terbaik. Menyentuh minat Audens hanya akan tercapai jika mereka membaca email Anda. Konon tiap pembeli kuatir salah membeli, takut rugi terjebak harga yang lebih mahal. Email Anda diarahkan mendukung serta meyakinkan bahwa mereka tidak akan salah membeli produk Anda.

Gencar meyakinkan tetapi tetap menghindarkan sifat ‘agresifitas’ menjadi tantangan tersendiri. Dipenuhi berbagai informasi produk tetapi tetap meyakinkan pembeli adalah raja, bahwa pembeli lah yang berwenang memutuskan. Dan yang terutama adalah bagaimana cara memancing ketertarikan, mengundang minat membaca serta mengubahnya menjadi sesuatu tindakan - membeli. Dan Anda akan tercatat sebagai MARKETER HANDAL.