Senin, 25 Maret 2019

DASAR JANGKRIK, BISANYA HANYA MENGATA-NGATAI!

“Keep your thoughts positive because your thoughts become your words. Keep your words positive because your words become your behaviour. Keep your behavior positive because your behavior becomes your habits. Keep your habits positive because your habits become your values Keep your values positive because your values become your destiny”.
~Mahatma Gandhi
 

"Jaga agar pikiranmu positif karena pikiranmu (yang akan) menjadi kata-katamu. Pertahankan kata-katamu positif karena kata-katamu (yang akan) menjadi perilakumu. Jaga perilakumu positif karena perilakumu (yang akan) menjadi kebiasaanmu. Pertahankan kebiasaanmu positif karena kebiasaanmu (yang akan) menjadi nilai-nilaimu. Jaga agar nilai-nilaimu (tetap) positif karena nilai-nilaimu (yang akan) menjadi takdirmu”. Demikian Mahatma Gandhi, Negarawan, India.

Sekilas terdengar sederhana, serasa menggelitik nurani untuk menggumam berontak, itu tidak susah, saya bisa! Namun kenyataannya nyaris semua orang berjuang untuk bisa mendapatkannya.

Semua bertanya: “apa saja yang diperlukan untuk bisa mendapatkannya?”

Mungkin Anda akan menjawab bahwa, itu mudah, bahkan itu tidaklah begitu susah. Setidaknya akan bersikukuh bahwa itu tidak se-susah yang dipikirkan tetapi tidak juga segampang yang dibayangkan. Hanya Anda harus mau berusaha.

Iya, mudah saja, perlu berusaha!

Tetapi Anda akan sulit membantah kenyataan bahwa demi untuk mendapatkannya, berjuta-juta para guru berjuang memelihara semangatnya untuk bisa hadir ditengah-tengah kelas demi mengajarkan kasih sayang kepada seluruh anak-anak muridnya. Dan anak-anak itu berjuang bangun pagi sebisanya bersiap untuk bisa tiba disekolah tepat waktu. Setiap hari diiringkan Doa oleh bermiliar orang tua.

Berlangsung dari hari ke hari, untuk sekian waktu. Sedemikian percayanya para orang tua itu, demi satu tujuan agar anak-anak yang dikasihi bisa mengetahui cara tepat untuk mendapatkannya. Kelak itulah modalnya untuk mewarnai kehidupannya.

 
Dan Anda akan semakin sulit membantah bahwa berjuta juta para pimpinan manajer perusahaan tak lelah mengarahkan karyawannya. Demikian halnya para penyelenggara Negara, para komandan penanggungjawab pertahanan, para pemangku tanggungjawab keamanan, para penegak hukum, kesemuanya berusaha  mengarahkan bawahannya untuk bisa mencapai hasil terbaik.

Atau mungkin Anda tidak menyadari bahwa ada berjuta orang-orang penyelenggara kegiatan bisnis berjuang setiap hari berusaha mendapatkan hasil terbaik. Para penyelenggara kegiatan kemanusiaan, kegiatan sosial, penanggungjawab aksi kegiatan pemberian bantuan bencana alam, bencana kemanusiaan, bencana perang, dan lain-lain.

Semua berusaha mengamalkan ber-ragam cara demi mendapatkan hasil terbaik terkait pelaksanaan tugasnya.

Mungkin Anda luput tidak tahu bahwa berjuta isi pidato, ceramah serta brifing setiap hari diberikan hanya untuk mengingatkan kembali agar kita awas dan menjaga kata-kata, menjaga perilaku untuk mencapai hasil tertinggi sesuai tujuan masing-masing.


Tiap orang bergumul dengan pertanyaan: “hal apa saja yang diperlukan untuk mendapatkannya?”.  

Yang apatis berpendapat bahwa hal itu tak perlu dikhawatirkan.  Bahwa itu telah melekat pada tujuan masing-masing. Tidak perlu untuk diingatkan, bagaimana pun tiap orang menginginkan hasil terbaik disepanjang perjalanan hidupnya.

Orang-orang yang putus asa bahkan berpendapat: “sudahlah, Ikan tidak perlu diajari berenang!” Karena mereka pun terlahir tengah saat berenang, kelak matinya pun akan juga saat tengah berenang. Itu takdirnya. Tak perlu diarah-arahkan, bahkan tak perlu dilatih untuk berlatih mendapatkannya karena semua itu sudah mendarah-daging didalam dirinya, mengalir mengikutkan nadi kehidupannya.

Betul juga! Masing-masing memelihara kebenaran yang dia yakini kebenarannya!
 
Artikel ini tidak dimaksudkan untuk mengkomentari benturan pendapat yang berpendapat seperti diatas, bahkan tidak untuk menjawab kata-kata tanya diatas. Tetapi diharapkan akan bisa menyajikan sudut pandang yang diharapkan akan bisa membantu Anda tetap bersemangat untuk terus berusaha, tidak lelah menggali dan menemukan cara bagaimana agar Anda bisa mengubah kata-kata yang digunakan setiap hari dan menjadi lebih baik. Karena hanya itu yang akan mengubah hidup Anda menjadi lebih baik lagi.

Semuanya kita tahu cara berkata-kata, dan nyaris semua berpikir mencari tahu cara bagaimana
meningkatkan kehidupannya, tetapi tidak banyak yang menyadari bahwa kata-kata yang terdiri dari sekumpulan huruf yang dua puluh enam itu adalah kunci utama menuju pertumbuhan pribadi mencapai sukses keberhasilan.


"There are only three events in a man's life; Birth, Life, and Death; He is not conscious of being born, He dies in pain, and He forgets to live."
~Jean de la Bruyere


Karenanya janganlah berkata-kata jika itu hanya untuk mengatai-ngatai! Atau Anda akan dikata: “Dasar Jangkrik, bisanya hanya mengata-ngatai!

~Salam Jangkrik selalu!
tripleclicks.com