Untuk maju
Anda perlu berubah dan untuk berubah Anda perlu berpikir radikal. Tak ubahnya
produk handphone atau ibarat android yang diproduksi bertahap sesuai jenjang
kemajuan teknologi.
Anda perlu
menghancurkan versi diri Anda yang lama agar diri Anda - versi yang terbaru, bisa
bertumbuh berkembang bertunas dan berbuah.
Tinggalkan Kepastian Nikmatilah
Ketidakpastian
Ibarat
terlahir kembali, diri Anda akan diperbaharui dan menjadi versi terbaik dari
diri Anda. Hakikatnya Anda membangun jarak membangun batas pemisah batas
kesenjangan antara diri Anda dengan orang-orang dan lingkungan sekitar Anda.
Upaya ini akan ditentang ditolak oleh versi diri Anda yang lama, untuk itu jangan lemah! Hajar maju terus dan tinggalkan versi lama Anda.
Upaya ini akan ditentang ditolak oleh versi diri Anda yang lama, untuk itu jangan lemah! Hajar maju terus dan tinggalkan versi lama Anda.
Anda harus bisa meninggalkan nuansa kepastian yang tertanam pada versi diri Anda yang lama, bergerak maju menyongsong wahana ketidakpastian dari versi diri Anda yang baru.
Sejatinya tidak ada yang pasti.
Dan semakin
Anda sadar akan hal ini, semakin Anda terpacu untuk memperbaiki diri.
Takut? Akui saja!
Jika Anda takut,
berarti masih sehat wala’afiat! Takut akan hal baru – sesuatu tentang yang baru,
itu wajar. Apalagi jika itu adalah wahana ketidakpastian akan versi terbaru
diri sendiri, maka walau takut – akui saja takut,,,!
Dan malengganglah menjinakkannya.
Si-Takut itu
pun akan takut berurusan dengan hasrat Anda – hasrat untuk berubah mengikutkan versi
terbaru diri Anda.
Jangan biarkan rasa takut menjadi tembok penghalang ruang gerak Anda, tinggalkan zona kenyamanan Anda sebelum Anda dininabobokkan olehnya.
Jadilah berani.
Tak apa jika
salah – karena itu nantinya akan mengarahkan Anda ke arah pintu benar!
Prioritaskan Hasil – Jangan Terjebak oleh
Studi!
Tuntutlah
ilmu hingga ke liang lahat – itu pepatah tua yang tak lekang oleh waktu. Jangan
pernah berhenti membaca membuka gerbang wahana baru. Jangan lelah mengamati
Mentor menjelaskan.
Orang pandai tak sudi berhenti belajar, dan versi terbaru diri Anda perlu asupan pengetahuan muktahir.
Pendidikan formal membuat hidup Anda menjadi lebih hidup tetapi pengalaman hidup membuat Anda mandiri.
Jangan biarkan hasil akhir pendidikan formal sekolah menghambat pembelajaran realitas hidup menuju versi terbaru diri Anda.
Tiap kita punya keterbatasan melahap semua ilmu pengetahuan sekolah tetapi itu semua tidak akan berarti jika tanpa hasil.
Dan dunia hanya mencatatkan hasil.
Hentikan Kepuasan Instan!
Tiap kita
senang akan hal yang instan, yang mudah dicerna dan enak dipandang, diduga itu
yang menyebabkan kebanyakan kita doyan nonton televisi.
Berhematlah, jangan boros menghabiskan waktu jongkok seharian melototin televisi, bisa habis enerji penglihatan Anda. Bisa habis enerji pendengaran Anda.
Ludes perhatian untuk tujuan tak bertujuan.
Lebih baik dimanfaatkan meng-instal ide pemikiran gagasan baru yang potensil menghasilkan yang riel.
Belajarlah menunda
kesenangan instan!
"Would you like me to give you a formula for...success? It's quite
simple, really. Double your rate of failure... You're thinking of failure as
the enemy of success. But it isn't at all...You can be discouraged by failure -
or you can learn from it. So, go ahead and make mistakes. Make all you can. Because, remember that's
where you'll find success. On the far side of failure."
~Thomas J. Watson, Sr.
~salam SukseS selalu!
