Kamis, 06 Juni 2019

LOA - RAHASIA PRIBADI PECUNDANG?

"If you are not willing to risk the usual you will have to settle for the ordinary."~Jim Rohn

Jika Anda tidak mau mengambil risiko, biasanya Anda harus puas dengan hasil yang biasa-biasa saja.

Sejatinya, tidak seorang pun sudi jika disebut gagal, walaupun tidak ada orang yang tidak pernah gagal dalam perjalanan hidupnya.

Setiap orang dimungkinkan pernah gagal mendapatkan keinginannya, bisa berupa gagal masuk sekolah favorit, tidak dapat tiket nonton konser band kesayangan, mungkin gagal menilpon karena tak dapat signal, dan lain-lain. 
Tetapi kegagalan bukan akhir segalanya. Itu hal yang lazim, itu hanya masalah ketertundaan.

Anda boleh setengah percaya, karena memang tak ada orang yang berlapang dada menerima kegagalannya, karenanya adalah wajar jika maksimal dan terus berusaha.

Karena hidup adalah kompetisi, nyaris semua orang berusaha menolak dikalahkan oleh siapa pun. Jika disuatu ketika Anda gagal, pastinya akan berusaha menolak keadaan itu dan berusaha membuktikan bahwa bukan itu realitasnya.


Anda akan memilih untuk membela diri dan mengatasinya.

Gagal dimasa lalu bisa menjadi ganjalan dalam perjalanan hidup, kerap dilekatkan bagai catatan hitam sejarah hidup.

Terkadang, bahkan dianggap mempengaruhi keputusan atau tindakan-tindakan.

Menyebabkan ketidakseimbangan, hidup bisa kian menjadi semakin sulit karena tidak fokus menyelesaikan hal-hal yang harus disegerakan.

Menjadi tersesat lupa akan arah tujuan.

Yang terburuk, bisa mengakibatkan kerenggangan dalam hubungan antar tetangga di lingkungan, dengan relasi bisnis atau malah berdampak negatif dalam hubungan kekeluargaan, kebangsaan hingga hubungan internasional.

"The greatest of all mistakes is to do nothing because you can only do a little. Do what you can."~Sydney Smith

Jika suatu situasi membuat frustasi, Anda dapat memilih menerima keadaan itu sebagai sesuatu yang akan memperindah warna-warni perjalanan hidup.

Menerimanya sebagaimana adanya, akan mengurangi rasa jengkel, imbas rasa kekecewaan yang merugikan masa depan Anda.

Mengatur langkah lanjutan, bagaimana mengatasinya, bagaimana mengatur baik-baik bentuk perlawanan yang realistis berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.

Tidak merajuk atau cengeng, tetapi juga tidak disarankan untuk membiarkan diri menjadi korban perlakuan tindakan kesewenang-wenangan.

Setidaknya, Anda harus siap memerangi bentuk kecurangan. Anda harus menemukan jalan keluar yang realistis, elegan, terhormat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sebagai berikut:

Langkah 1: Mencermati kembali apa yang terjadi:
Teliti dan cermati kembali apa yang terjadi dan apa-apa saja yang menjadi hal ikhwal muasal penyebabnya.

Banyak yang gagal malah merajuk bersembunyi dari khalayak umum. Tidak perlu harus begitu.

Anda tidak perlu menjauh dari realita kehidupan, walau itu nyaman, tetapi hanya sesaat.

Ganjalan pemikiran akan tetap menghantui, sewaktu-waktu bisa menghunjam, meledak dan itu akan lebih menyakitkan.

Amati apa penyebab kegagalan itu, tabahlah! Kuatkan diri. Tak perlu menyalahkan orang-orang, siapapun itu.

Tanggung jawablah!

Catatkan baik-baik urut-urutan peristiwanya. Evaluasi semua aspek situasi dan gambaran keadaan yang berlangsung.

Cermati, perlahan-lahan akan terlihat secercah cahaya dititik mana awal bermulanya persoalan yang kemudian dipersoalkan, dan di titik mana Anda bisa mulai beranjak bergerak leluasa menyelesaikannya.

Tak soal, apa itu persoalan yang dipersoalkan. Apa pun itu, hanya akan menguji kadar kepemimpinan.

Si Kerdil akan maksimal berusaha melindungi diri. Berucap kata apa saja! Melengkapi diri dengan peralatan apa saja. Bahkan jerami hanyut pun akan diraih dia kira itu kapal selam untuk pertahanan diri.

Baginya menyelamatkan diri adalah segalanya.

Bongkahan batang kayu hanyut pun akan dianggap musuh, bagaikan Buaya raksasa yang mengintai.

Semuanya harus dibasmi, diperlakukan bagai musuh. Tuduh kan hal apa saja, tersangka kan saja, tuntut pasal apa saja yang bisa.

Tak soal jika tiap soal kelak akan dipersoalkan.

Sikat habis, kerdilkan semuanya!

Tetapi, pejuang patriot, selamanya akan menjadi pejuang sejati. Walau emosi tak tertahankan, namun tindakan dan ucapannya akan didasarkan pertimbangan matang.

Semuanya demi kenyamanan orang-orang yang memberikan mandatnya untuk diperjuangkan.

Sekecil apa pun potensi gangguan akan diupayakan untuk dihindarkan.
Bahkan, jika diharuskan, mereka yang memperlakukannya bagai musuh pun akan dilindungi, keselamatan menjadi yang terutama.

Tak heran jika patriot sejati kerap terlihat berjuang sendiri. 

Langkah 2: Jangan salahkan diri sendiri:
Sayangi diri Anda sebagaimana layaknya Anda menyayangi sesama satu lainnya.

Walau wajar jika Anda menyalahkan diri sendiri, tetapi berbaik hatilah, berikan kesempatan kedua setidaknya kesempatan untuk belajar dan melepaskan kegalauan hati.

Memaafkan diri sangat disarankan, jangan terlalu keras menghakimi diri sendiri.

Bagaimanapun tiap kesalahan terjadi untuk suatu alasan.

Langkah 3: Lihat lagi dari sudut yang berbeda:
Diibaratkan melihat cahaya, ia akan berbeda jika dipandang dari sudut yang berbeda.

Demikian halnya dengan kegagalan, jika dilihat dari sudut pandang yang berbeda mungkin akan menimbulkan inspirasi baru, mungkin akan menemukan jalan terbaik menyelesaikannya.

Analisa hal-hal apa saja yang baik dan berguna, susun daftar tentang hal-hal yang negatif yang merugikan perjuangan.

Mengevaluasi, mungkin Anda terlalu fokus pada hal-hal yang salah atau yang merugikan, sehingga banyak hal-hal positif yang menguntungkan menjadi tertutupi.

Disarankan untuk Anda memfokuskan perhatian kepada hal-hal yang berbeda dengan cara yang berbeda.

Niscaya hal sederhana pun bisa membalikkan keadaan. Mulailah melakukan perbaikan dari sana, selesaikan masalah kegagalan Anda.

Ketahuilah, sukses Anda terletak pada orang satu lainnya.

Langkah 4: Nikmati hidup Anda:
Percayalah, jika pun gagal Anda tidak diharamkan untuk tetap menikmati hidup Anda. Berlakulah wajar dan usahakan mental Anda tidak terbebani melakukan perbaikan.

Ketahuilah tidak setiap orang diberikan kesempatan kedua untuk memperbaiki kesalahan dan menghindari kegagalan.

Rangkullah kesempatan yang ada, taklukkan tantangan dengan cara-cara elegan. Tunjukkan bahwa kegagalan yang dialami sejatinya membawa hikmah tersendiri.

Hargailah kesempatan yang diberikan untuk membalikkan keadaan dari kegagalan menjadi keberhasilan.

Berjuanglah seakan Anda mati keesokan harinya, tetapi jalani hidup Anda seakan Anda akan hidup seribu tahun lagi.

Sejatinya, penolakan pada dasarnya terdorong oleh rasa khawatir berlebihan atau karena ketakutan akan terbongkar ketidaksempurnaan, bahkan kedunguannya.

Sejarah selalu berhasil mencatatkan tindakan-tindakan perilaku dungu versus akal sehat.

Berpijak lah pada hal itu.

Kegagalan adalah wajar, bahkan walau jika gagal dalam banyak hal itu hanya akan membuat Anda menjadi berkemampuan menghadapi berbagai hal, dan menjadi sukses dalam setiap hal.

Bagaimanapun, kegagalan akan menciptakan kesempatan emas menuju keberhasilan.

"If you do what you always did, you will get what you always got."
~Anonymous

Ketahuilah, jika Anda melakukan apa yang selalu Anda lakukan, Anda akan mendapatkan apa yang selalu Anda dapatkan.

Pengalaman buruk adalah batu loncatan mencapai sukses keberhasilan.

~Salam Dungu Pecundang!
 RECA

Sabtu, 01 Juni 2019

RAHASIA PRIBADI BAHAGIA

“If you understand others you are smart. If you understand yourself you are illuminated. If you overcome others you are powerful. If you overcome yourself you have strength.’’
~Lao Tzu 

Keberhasilan mendapatkan sesuatu yang diidam-idamkan pastinya akan membuat senang, akan bersukacita hingga timbul keinginan merayakannya. Sukacita menjadi bukti pertanda bahwa kita bangga bisa merasa bersyukur, ini adalah tentang ungkapan terima kasih. 

Ini adalah tentang pengakuan dimana kita menyadari bahwa, baik buruknya sesuatu pencapaian, itulah prestasi, bahwa bagaimanapun itu adalah keberhasilan jika dibandingkan dengan mereka yang kurang beruntung mendapatkannya. 

Ini adalah tentang kepuasan batin, bahwa kita bisa memiliki hal-hal tertentu di dalam hidup ini. Tidak peduli apakah kualitasnya sederhana atau canggih sempurna, tidak terlalu pusing akan harganya, apakah murah meriah atau mahal tak terhingga. Tetapi kesempatan mendapatkannya mendorong perasaan gembira, maka kita layak merasa berbahagia. 

Bahwa akan ada hal-hal yang bisa kita miliki, yang mungkin tidak akan pernah bisa dimiliki oleh semua orang. Demikian sebaliknya bahwa tidak setiap hal milik orang harus kita miliki. Dan itu lazim untuk kita menunjukkan kebahagiaan. 

Skala perbandingan rasa bangga mendapatkan sesuatu yang berbeda itu akan mendorong timbulnya kepuasan. Ini tentang dorongan hati yang berasal dari nurani yang paling dalam hingga tidak perlu gentar memperlihatkannya. 

Namun adalah alamiah jika setiap orang punya kepribadian yang berbeda menunjukkannya, ada yang berhati-hati menunjukkan perasaan secara sederhana saja, ada yang benar-benar menunjukkan nikmatnya dorongan rasa bahagia yang dialami. Itu normal, dan begitu itulah lajimnya. 

Wajar jika seseorang terlihat berupaya menghindarkan sorotan khalayak umum, terutama dikarenakan khalayak umum cenderung menghakimi, terkadang bahkan bangga mengintimidasi.

Walau jauh dari kewajaran, tetapi yang punya akal sehat beranggapan itu adalah wajar-wajar saja. 

Bagaimanapun tidak semua orang sudi mengapresiasi keberhasilan orang satu lainnya, apalagi terhadap hal-hal yang menimbulkan kebahagiaan, dan dirayakan pula. 

Terkadang orang-orang yang antusias pun, kerap dicemooh, dituduh seolah bermaksud menjilati ekses keberhasilan itu. Ini adalah tentang kodrat sisi gelap paling kelam kehidupan anak manusia.

Dan itu sudah berlangsung jauh sebelum kita menghiasi kehidupan dunia ini. 

Jika Anda kesulitan menunjukkan antusiasme rasa bahagia atas perasaan bersyukur, Anda disarankan untuk mencoba beberapa hal berikut: 

TULISLAH UCAPAN TERIMA KASIH:
Menuliskan ucapan terima kasih terhadap hal-hal yang menurut Anda layak, dan cara ini bisa dilakukan setiap saat. Bisa dilakukan dari waktu ke waktu hingga terkumpul menjadi buku jurnal ‘ucapan terima kasih’.

Mulailah dengan buku kecil yang mudah dibawa kemana-mana, dan secara berkala pindahkan catatan itu ke buku khusus – “Buku Terima Kasih”.

Mungkin bisa dengan memanfaatkan Notepad pada Gadget Anda. Catatkan tiap hal yang patut disyukuri. Ringkas, inti-intinya saja. Setidaknya hanya agar Anda tidak lupa atau kehilangan jejak, ini tentang pencapaian yang diraih.

Catatlah setiap hal baik yang dialami. Simpan dan rapikan dikala waktu tertentu, perbaharui dari waktu ke waktu.

Kelak Anda akan merasakan nikmatnya hidup bersahaja.

MINTALAH UNTUK DIINGATKAN:
Mintalah bantuan seorang sahabat yang benar-benar tahu tentang Anda dan tentang sejarah perjuangan Anda untuk tiap waktu mengingatkan tentang ucapan bersyukur atas pencapaian sesuatu keberhasilan.

Kehadiran seseorang yang tiap waktu mengingatkan untuk tak lelah melatih diri bagaimana berterima kasih dan bersyukur.

Jika perlu, nyatakan bahwa Anda setuju jika diingatkan olehnya, terutama agar tidak berlebihan merayakannya.

Terdengar mudah, tetapi tidak semudah yang dibayangkan, maka mulailah. Kelak rasakan sendiri manfaatnya.

JALANILAH DALAM SUKACITA:
Ini tentang sesuatu yang mudah diucapkan tetapi diperlukan komitmen untuk bisa menjalani kehidupan yang dipenuhi perasaan bersyukur.

Berlatihlah. Mulailah membiasakan diri untuk menyaksikan ucapan Anda. Menjaga kelakuan dan perilaku sehari-hari, terutama bagaimana memperlakukan orang satu lainnya. Tunjukkan ucapan Anda dalam tindakan mengikutkan apa yang dikatakan.

Tanpa Anda sadari, bisa jadi ucapan dan atau tindakan Anda menjadi sumber inspirasi bagi orang satu lainnya. Dan sukarela untuk melakukan hal yang sama.

Ketahuilah, pribadi yang berbahagia dalam kehidupannya, lazimnya tidak nyaman men-ceritera-kan kehidupan orang lain kesana-sini. Umumnya tidak terlalu suka mengganggu kehidupan orang lain, tidak sudi menjatuhkan harga diri orang satu lainnya.

Pribadi berbahagia, cenderung menyemangati orang-orang dalam perjuangannya. Mereka merasa berdosa jika akan menebar gosip tentang orang-orang yang tengah berjuang mendapatkan keberhasilannya yang tertunda.

CERMATI ANUGERAH YANG DIDAPAT:
Daripada menghabiskan waktu tersia-sia menghitung-hitung harta yang dimiliki orang lain, akan lebih baik jika waktu yang ada dipergunakan menyemangati sesama terutama mereka yang tengah berjuang.

Kehidupan akan menjadi lebih berharga dan Anda akan mendapatkan perspektif yang baik tentang diri orang-orang di lingkungan sekitar Anda.

Menjadi lebih terpacu untuk berbuat lebih banyak lagi kebajikan.

NIKMATI MOMENT KEHIDUPAN:
Hidup akan terasa lebih indah jika tiap moment bisa Anda nikmati. Mereka yang pernah merasa kehilangan orang-orang yang dicintainya lazimnya lebih memahami bagaimana pentingnya menikmati moment kehidupannya.

Mereka lebih termotivasi untuk menggunakannya, lebih menghargai kepemilikannya dan akan lebih menyayangi orang-orang di lingkungan sekitarnya.

Sejatinya hidup terlalu singkat untuk tersia-sia.

Mungkin Anda paham “Law of Attraction” ini adalah tentang pemahaman bahwa: jika Anda bekerja keras mendapatkan sesuatu dan menjadikannya sebagai bagian tak terpisahkan dari aktivitas kegiatan sehari-hari Anda, maka secara perlahan-lahan itu akan menjadi tipikal kepribadian Anda.

Hal yang sama akan terjadi, jika Anda bisa membiasakan diri untuk menjalani hidup yang dipenuhi rasa bersyukur.

Cara sedemikian itu, menjadi pertanda bahwa Anda tengah berupaya merangkul lebih banyak lagi nilai-nilai positif untuk datang ke dalam hidup Anda dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan pribadi Anda.

Hidup Anda akan kian istimewa, dan itu semakin menjadi penarik untuk menarik lebih banyak lagi hal-hal istimewa lainnya. Tak berselang lama keistimewaan akan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan Anda.

Sejatinya, hidup akan mengikutkan apa yang Anda inginkan.

Karenanya, teruslah berpikir positif dengan memikirkan hal-hal yang positif. Bertindak untuk hal-hal yang didasari oleh niat dan minat yang positif.

Niscaya hasilnya akan positif dan itu akan memancing kehadiran berbagai hal-hal positif lainnya.

Hidup Anda akan berlumuran hal-hal positif.

Sebagai mengawali, jadikan ucapan Terima kasih sebagai bagian dari kehidupan Anda.

Berterima kasihlah sembari menyebarkan hal baik kepada sesama satu lainnya.

~Terima kasih selalu!
 ec

Kamis, 30 Mei 2019

PERANG TOTAL KALAHKAN KEBIASAAN NEGATIF

“Until you realize how easily it is for your mind to be manipulated, you remain the puppet of someone else's game.”~ Evita Ochel

Manusia dikenal sebagai makhluk yang tidak bisa hidup sendiri, tidak pernah berhasil melepaskan diri dari habitatnya, terutama ketergantungannya pada bayang-bayang lingkungan ditempat mana dia menghabiskan waktunya.

Manusia juga dikenal sebagai makhluk yang tidak pernah benar-benar paham apa keinginannya?

Ada kalanya sesuatu hal dia nyatakan sangat diperlukan, dilain waktu dia nyatakan terlarang bahkan diharamkan.

Namun manusia dikenal memiliki kemampuan beradaptasi, beribu kesaksian tentang hal itu menghiasi sejarah peradaban kehidupan.

Manusia dikenal sebagai makhluk yang paling sering berubah dan mengubah-ubah perilaku serta kelakuannya.

Nyaris sama dengan upayanya mengubah perilakunya untuk memperbaiki kelakuannya memperlakukan sesuatu kelakuan. Tetapi ironis, karena manusia juga diakui sebagai mahluk yang mudah terhasut melanggar aturan tentang perilaku yang disepakati harus dihindarkan.

Mengaku sebagai makhluk paling sempurna hingga tiap waktu berusaha mengubah tiap hal demi sempurnanya kesempurnaannya itu.

Karenanya tak heran jika manusia sering terjebak oleh perubahan yang dia lakukan. Senantiasa terkesan abai tidak peduli sudah berapa banyak perubahan yang telah dilakukan demi mencapai tingkat perubahan tertentu.

Lucunya, Manusia cenderung bernafsu melakukan hal-hal yang bertentangan. Dikenal lemah terhadap godaan, bahkan walau dia terancam oleh godaannya yang berulang-ulang menggoda, manusia tidak pernah bosan akan godaan.

Dikenal bangga jika digoda, dan sangat membanggakan godaan yang datang menghampirinya.

Senang akan puja dan puji, bahkan bisa berubah karenanya.

Tetapi tiap waktu berjanji pada dirinya sendiri untuk tidak lagi mau tergoda.

Tetapi, kala ketika gagal mengubah suatu kebiasaan yang dia ingin hentikan, kerap terlihat jengkel, marah dan kecewa bahkan seketika bisa berubah menjadi makhluk penindas hingga pembinasa.

Sungguh sangat kompleks!

Manusia terkenal sebagai mahluk sesumbar yang mudah mengumbar sumpah janji setia. Terutama jika diminta untuk menghentikan kebiasaan yang dianggap tidak senonoh.

Tiap saat berjanji dan tiap saat pula dilanggar. Cenderung melanggar sumpah untuk kemudian berjanji dan melanggar lagi, dan berjanji lagi untuk tidak lagi mengulangi.

Dipenuhi alasan penjelasan bahwa untuk menghentikan suatu kebiasaan Negatif dia akan berjuang semampunya walau diakui bahwa itu akan menyulitkannya, dikarenakan terbebani faktor ketergantungan yang cenderung menggerogoti kemampuannya untuk menghentikannya.

Disaat dia mengakui keunggulannya dia juga mempertontonkan kekonyolannya. Sangat kompleks!

Mari bedah lebih jauh lagi. Konon katanya, berdasarkan pengalaman ada beberapa cara yang diakui bisa digunakan untuk memerangi kebiasaan negatif dan menghentikannya.

Sebagai berikut:

KALAHKAN YANG TERKECIL:
Pilih yang terkecil yang menurut Anda mudah ditaklukkan. Hentikan si Lemah satu tiap waktu, mungkin akan lebih berhasil daripada menghentikan semuanya.

Berhati-hatilah akan imbas yang ditimbulkan, terutama pada hal-hal yang terdampak, semisal terhadap perasaan. Jika drastis dampaknya bisa bisa dramatis.

Lakukan bertahap, lihat implikasi yang timbul.

Semangati upaya perubahan itu dengan cara menonjolkan tujuan positif yang hendak dicapai, bandingkan dengan daya rusak efek negatif yang diakibatkan oleh faktor ketergantungan.

Amati hasil positif yang diperoleh.

LAKUKAN PERHITUNGAN:
Hitung berapa bungkus rokok yang habis dalam sehari, kalkulasi berapa uang yang habis untuk itu. Mulailah menghitung, itu saja dulu. Sembari merokok berhitung, lakukan setiap hari tanpa dibebani pemikiran berusaha mengurangi.

Selanjutnya fokuskan perhitungannya. Misalnya, berapa batang rokok yang habis sebelum tengah hari? Berapa batang setelahnya sebelum malam hari. Berapa bungkus sedari bangun tidur hingga tiba waktunya untuk tidur? Hitung berapa jumlah uang yang habis.

Kelak akan ada waktunya untuk Anda kaget berapa kilogram sudah nikotin yang Anda bakar dan asapnya dijejalkan masuk bersarang menempel di dinding paru-paru Anda.

Jika kebiasaan negatif itu tentang surfing Internet atau Medsos, mulailah hitung berapa jam sehari? Tak perlu berjanji mengurangi, tetapi tetaplah pada ritme itu sembari terus menghitungnya.

Kelak akan tiba waktunya untuk Anda tercengang-cengang, sudah habis berapa ribu jam terbuang hanya untuk sekadar berlaku bodoh terhadap diri sendiri. Klik-klik-klik sana-sini, percuma tersia-sia.

Kala ketika Anda tersadar akan pemborosan yang dilakukan lazimnya akan timbul keinginan hati untuk mulai mengontrolnya.

Secara perlahan Anda akan timbul niat untuk mengambil keputusan, apakah akan menghentikan semuanya sekaligus atau menguranginya secara perlahan-lahan.

Tiap ingat, berhenti surfing sia-sia. Tiap waktu begitu. Biasanya Anda akan termotivasi untuk mengurangi.

Pemikiran itu akan timbul dari kemauan sendiri. Anda akan menjadi lebih waspada diri untuk mulai fokus menggunakan waktu, perlahan-lahan Anda akan hanya bersedia melakukan hal-hal yang lebih bermanfaat.

UBAH LINGKUNGAN SEKITAR:
Mulailah mengubah konteks hidup dengan memperlihatkan hasil akibat dari perubahan yang dimulai dari diri sendiri. Tak perlu kaget jika kemudian beberapa orang atau tetangga terdekat mulai mengikutinya. Mulai melakukan sendiri perubahan di lingkungannya.

Secara perlahan seluruh lingkungan akan bergerak perlahan menjadikan perubahan yang Anda lakukan sebagai pilot proyek yang layak untuk diikuti.


Terkadang dimulai dari hal-hal kecil, semisal mulai menjauhkan asbak rokok dari jangkauan anak-anak remaja. Menggantikannya dengan raket bulu tangkis. Atau mulai menghadirkan meja pingpong di tempat anak-anak remaja biasa nongkrong.


Kemudahan akses mendapatkan faktor pemicu diduga ikut menimbulkan lahirnya kebiasaan negatif, karenanya faktor pemicunya harus dijauhkan terlebih dahulu. Dengan demikian, diharapkan akan tercipta kecenderungan antipati terhadapnya.


Secara perlahan akan terlupakan. Bila memungkinkan, perangi faktor pemicu itu agar dilarang atau dihapuskan dari lingkungan tinggal.

Atau dengan secara sedemikian rupa menjadi sulit untuk dijangkau. Antara lain asbak rokok, kaleng botol minuman keras, termasuk makanan cepat saji ‘junkfood’ sumber penyakit obesitas kegemukan.


Mengubah lingkungan dapat mengubah kebiasaan.


INGAT DIRI SENDIRI – KONSISTENLAH:

Ini tentang upaya menghentikan kebiasaan negatif dengan cara mengingatkan diri sendiri telah banyak yang berhasil diraih.

Tentunya, tidak semudah menuliskannya, tetapi agar bersemangat perlu mengingatkan diri sendiri agar fokus dan konsisten berupaya menghentikan kebiasaan negatif. Anda akan tercengang-cengang dengan perolehan hasil yang didapatkan.

Terkadang akan ada suatu Hari dimana Anda menentang sendiri keinginan berubah bahkan mungkin menyerah.


Bisa saja, mungkin karena hasilnya tidak memuaskan. Tetapi, dengan tetap konsisten bertahan, umumnya lingkungan sekitar dan teman-teman terdekat akan terpanggil mendukung dengan cara ikut mengingatkan.

Terkadang, akan ada Hari dimana Anda tertarik menganalisa hasil yang diperoleh dan kemudian terpacu meningkatkan ritme perubahan.


Barangkali menganalisa dan memperbandingkan keuntungan versus kerugian yang timbul jika berhenti secara total, sekaligus.

Mungkin timbul pemikiran tentang imbas dampak yang ditimbulkan. Mungkin takut akan akibatnya, terpikir bagaimana mengatur hidup jika berhenti total?


Tetapi dengan menyadari bahwa perubahan telah membawa sedikit perbaikan, hidup serasa menjadi baru.


Timbul pertimbangan untuk mempersiapkan langkah-langkah mengatur ulang ritme kehidupan Anda seiring perubahan itu. Perubahan kian lebih bermanfaat.

GANTI SAJA LAH ITU!
Terkadang, ada kalanya ketika Anda tengah berusaha melakukan perubahan tetapi gagal tidak berhasil.


Semakin diusahakan semakin menggoda dan tergoda.

Jika fokus malah semakin terbuka peluang mengulang-ulang kebiasaan negatif, akhirnya tersiksa.

Diduga, kegagalan itu terjadi disebabkan oleh energi konstan yang telah tertanam di alam bahwa sadar bahwa bagaimanapun Anda berusaha, Anda akan gagal menghentikannya. Jika sedemikian itu halnya, ganti saja!


Mengapa begitu?

Karena kegagalan itu bersumber dari pemikiran alam bawah sadar, karenanya diganti saja dengan sesuatu kegiatan yang disukai, tetapi lebih tidak merusak.

Misalnya katakanlah jika Anda berusaha membangun pemikiran bahwa makanan junkfood adalah dosa, tetapi gagal tidak berhasil mengurangi.


Ganti saja pemikiran itu dengan pemikiran bahwa makanan junkfood itu menjadi tidak berdosa jika dimakan bersama buah-buahan atau sayuran. 

Niscaya hasilnya akan berbeda, setidaknya lebih sehat dan bermanfaat.

Bahkan, walau jika penggantinya itu terlihat kurang bermutu tetapi berhasil menghentikan kebiasaan negatif, sepanjang tidak berbahaya tetapkan itu saja.

TERAPKAN TEKNIK JIKA - KEMUDIAN
Ini tentang cara jitu membantu mendapatkan hasil yang akan dicapai. Teknik ini biasanya dilakukan dengan terencana. Intinya fokus pada pengaturan waktu. Ini tentang manajemen waktu.


Misalnya, memutuskan kapan waktunya? Atau jam berapa persisnya untuk melakukan sesuatu? Kemudian menetapkan jadwal apa lagi setelahnya? Hasilnya, umumnya memuaskan.

Misalnya, upaya mengurangi Biaya Golf, tetapkan bahwa main Golf hanya diperbolehkan di hari Sabtu setelah menghadiri undangan Pesta kerabat handai taulan atau pesta pernikahan Adat.

Itu wajib atau dikenakan sanksi, mungkin dicabut keanggotaannya dari Klub. Umumnya teknik ini berhasil signifikan. Biaya Golf menurun, kemampuan mendisiplinkan diri menjadi meningkat.

Silahkan contoh lainnya dikembangkan.

Perlu dicatat, bahwa ini adalah tentang teknik terencana untuk menemukan cara alternatif yang terukur dalam upaya mencapai tujuan.

Walau terkesan sederhana, tetapi teknik ini membuat alam bawah sadar menjadi terpacu untuk memprogram benak pemikiran agar konsisten.

AMPUNILAH DIRI SENDIRI:

Setelah sekian waktu Anda berhasil mengubah kebiasaan negatif tetapi oleh karena satu dan lain hal, Anda kembali melakukannya, Anda bisa mengalahkan nafsu mengulangi kebiasaan buruk itu dengan cara mengampuni diri sendiri.

Maafkan diri Anda dan Restart kembali – start over!

Jangan pelit untuk memberi kesempatan kedua. Luangkan waktu dan pelajari mendalam tentang sisi positif yang sebelumnya pernah dicapai.

Yakinkan diri bahwa sudah sejauh ini berhasil menaklukkan kebiasaan negatif maka cintailah hidup dengan meninggalkannya. Ini tentang memaafkan diri sendiri.

“Until you realize how easily it is for your mind to be manipulated, you remain the puppet of someone else's game.”~ Evita Ochel

Kiranya membawa kemanfaatan.
~Salam berubah selalu!



Kamis, 23 Mei 2019

RAHASIA KETERAMPILAN PERSUASIF

“If you understand others you are smart. If you understand yourself you are illuminated. If you overcome others you are powerful. If you overcome yourself you have strength.’’
~Lao Tzu



Anda akan mendapatkan keterampilan persuasive jika Anda terbiasa menerapkan dan menyukai cara-cara persuasif untuk menyelesaikan sesuatu permasalahan, karena kekuatan persuasif terpusat di dalam hati sanubari. Sayangnya, tidak banyak orang yang menyadari akan hal itu.

Intinya adalah, bagaimana meminimalkan kekakuan sistim “pertahanan diri” terutama menghadapi komentar miring dan atau kritik sadis dari orang-orang tentang Anda atau kelompok Anda.

Mungkin kritik adalah untuk tujuan perbaikan, tetapi terkadang sering dianggap tidak rasional atau memiliki tendensi mengganggu ketenteraman pribadi.

Dengan bertindak persuasif Anda akan memiliki kesempatan untuk menyimak dan mendiskusikannya secara mendalam dengan kepala dingin dalam suasana hati yang tenang, rileks.

Dengan caranya, tindakan persuasif bahkan akan menemukan apa tujuan dari kritikan yang bisa tertangkap di permukaan, dan apa tujuan sebenar di balik permukaan itu. Bagaimanapun tidak semuanya kritikan harus didengar dan diberi perhatian.

Tindakan persuasif bahkan dapat digunakan untuk meminta perhatian bahkan bantuan dari orang-orang yang menyakiti atau mungkin menghambat Anda mencapai sukses keberhasilan. Karena dengan cara sedemikian itu Anda memiliki kesempatan menjelaskan cara bagaimana Anda melakukannya, dan apa tujuan sebenarnya. 

Tindakan seperti itu bahkan mungkin akan memadamkan api kebencian dihati orang-orang, atau mungkin akan membuat mereka kian bisa memahami dan mengerti. Menjauh dari rasa ketakutan yang menghantuinya.

Tindakan persuasif akan menemukan jalannya sendiri, untuk bisa tahu kapan dan cara bagaimana harus meninggalkan orang-orang yang tidak mau merubah pendapatnya tentang Anda. Tindakan persuasif bahkan akan menemukan caranya untuk mengetahui tentang orang-orang yang tidak mau mendukung Anda dikala Anda membutuhkan dukungan tertentu dari orang-orang itu.

Persuasif menjadi cara menghilangkan permasalahan atau meminimalkan pertentangan walau pun tidak secara permanen. Namun setidaknya menjadi cara untuk menemukan jalan keluar atas kebuntuan yang terjadi. Walau sementara tetapi itu sangat berguna.

Tindakan persuasif bisa menjadi cara terbaik bagaimana Anda menyelesaikan permasalahan menyangkut hak kepemilikan tentang “barang milik Anda”. Persuasif akan membuat Anda menarik sifat negatif Anda, hingga kemudian tersadar bahwa hal negatif yang ditimbulkan oleh orang-orang itu kepada Anda sesungguhnya adalah bentuk dari perlawanan semu. Bisa jadi mereka juga menyayangi Anda. Persuasif bisa mengubah perilaku serta kelakuan Anda yang oelh lingkungan sekitar tidak berterima.

Persuasif juga akan menjadikan Anda tahu tentang hal apa saja yang akan Anda sampaikan dan cara bagaimana mengatakannya. Persuasi bisa menjadi cara terbaik untuk memulai percakapan interaktif dengan seseorang yang membenci Anda. Persuasif bahkan bisa malah menjadikan orang itu berbalik menjadi sekutu terbaik yang Anda miliki. Atau menghilangkan sifat negatif mereka selamanya.

Cara-cara persuasif diperlukan untuk mengubah musuh menjadi sekutu. Tak heran jika kemudian Anda dikelilingi oleh orang-orang yang tadinya berseberangan, berbalik menjadi pendukung Anda. Perubahan yang hasilnya akan mekar bertumbuh cepat mengarah ke situasi yang tidak ternilai harganya.

Jika Anda terus-menerus merasa terbebani oleh tantangan, Anda akan merasa jenuh, letih dan lelah. Dan itu akan mendorong Anda untuk mencari cara bagaimana menghindari benturan atau bagaimana meliwati terjangan badai di sepanjang perjalanan hidup.
Terkadang gejolak emosi bisa diatasi dengan doa singkat yang menguatkan iman, menimbulkan sesuatu kekuatan diri. Bisa jadi itu adalah bentuk persuasi juga – jika kata itu lebih berkenan untuk Anda.

Ketahuilah, jika Anda ingin mengubah hidup Anda, pertama-tama Anda harus mengubah cara Anda memandang sesuatu. Apalagi jika Anda merasa tersesat oleh sesuatu, dan atau tersangkut akan sesuatu permasalahan hidup. Bagaimanapun Anda perlu mendapatkan arahan untuk kembali bisa bebas bergerak mencapai sukses keberhasilan yang diidam-idamkan.

“Until you realize how easily it is for your mind to be manipulated, you remain the puppet of someone else’s game”.~Evita Ochel

~Salam persuasif selalu!
 SB

Senin, 13 Mei 2019

RAHASIA JALAN ALTERNATIF

“Begitu jiwa terbangun, pencarian dimulai tak lagi Anda bisa kembali. Sejak saat itu, Anda dihadang oleh kerinduan khusus yang tidak akan pernah lagi membiarkan Anda berlama-lama di titik terendah kepuasan yang membuat Anda selamanya segan untuk berkompromi atas ancaman bahaya yang menghalangi perjuangan Anda mencapai sukses keberhasilan."
~John O'Donohue.

Ketika diperhadapkan pada masalah menyangkut aspek kehidupan, kita akan mudah menyadari bahwa akan ada aspek tertentu yang tidak bisa ditangani jika hanya mengandalkan kemampuan sendiri.

Lazimnya diperlukan bantuan orang lain yang memiliki keahlian untuk menangani.

Kita mungkin akan berusaha mendapatkan saran atau berusaha mencari informasi untuk mendapatkan inspirasi tentang cara bagaimana menanganinya.

Mungkin kita akan surfing di Youtube, mencari-cari mungkin ada film tayangan tentang penanganannya, atau mungkin kita akan berusaha membolak-balik buku manual petunjuk penanganannya.

Kita akan terpacu berusaha melakukan apa saja yang diperlukan setidaknya untuk mendapatkan hasil yang terbaik.

Aspek kehidupan yang dimaksudkan adalah tentang berbagai hal menyangkut permasalahan bisnis, permasalahan kesehatan, atau tentang bagaimana cara membina hubungan relasi dan atau tentang hal lainnya yang memerlukan penanganan segera.

Kita kerap terpancing mencari cara alternatif yang dimungkinkan dilakukan agar terlepas dari himpitan yang mengganjal, setidaknya agar tidak kian semakin susah. Normalnya begitu itu. Itu adalah keinginan yang lazim, terdorong oleh pemikiran agar segera terbebas.

Jalan Alternatif menjadi substitusi pengganti jalan yang semestinya, karena jalan yang semestinya memerlukan waktu mendapatkannya.

Pemikiran ini didorong oleh pemahaman akan berbagai hal yang dianggap lumrah.

Misalnya, kita masing-masing menyadari bahwa untuk meningkatkan gelora percintaan tidak cukup jika hanya mengandalkan ajian mantra libido. Diperlukan VIAGRA obat kuat vitalitas tokcer pendorong arus syahwat.

Tetapi kita juga tahu bahwa vitalitas tokcer bisa didapatkan dengan rutin berolahraga, tetapi itu butuh waktu berproses. Dan kita perlu jalan keluar yang bersifat seketika.

Dorongan mencari-cari cara lain sebagai jalan Alternatif pada dasarnya diilhami oleh pemikiran bahwa akan selalu ada cara yang lebih mudah, yang lebih praktis dan yang langsung bisa dilakukan dan yang akan menghasilkan sesuai yang diharapkan.

Intinya adalah, akan selalu ada kekuatan dari sesama satu lainnya yang bisa mengajarkan cara bagaimana kita menggunakan kekuatan sendiri untuk menarik lebih banyak lagi hal-hal positif yang kita inginkan dalam hidup ini.

Dan konon katanya cara itu tersedia di suatu area dan tidak terlalu susah mendapatkannya. Kita tak perlu menunda-nunda untuk mendapatkannya atau sukses keberhasilan yang diidam akan menjadi tertunda sepanjang masa.

Konon katanya, satu-satunya jalan alternatif yang tersedia, adalah jalan keluar Alternatif dalam bentuk berupa permasalahan itu sendiri.

Bahwa gumpalan permasalahan itulah Alternatif jalan keluar yang dimaksudkan itu.

Dan jika Anda bertanya-tanya atau malah dibingungkan tentang hal ini, kelak akan ada waktunya untuk saya menyajikan suatu penjelasan lebih jauh dan lebih mendalam.

Tetapi itu butuh waktu, sementara begini ini dululah jalan keluarnya sebagai Alternatif. Saya yakin Anda kini paham apa yang dimaksudkan.

"Success on any major scale requires you to accept responsibility,,,,, In the final analysis, the one quality that all successful people have,,,is the ability to take on responsibility".
~Michael Korda

~Salam alternatif selalu!
ec