Sabtu, 05 September 2015

MANA ADA KETENTUANNYA?

Memangnya ada ketentuan bagaimana cara terbaik  melatih Tim?
"Everyone can rise above their circumstances and achieve success if they are dedicated to and passionate about what they do."
~Nelson Mandela, political activist and former president of South Africa.

Demikian Nelson Mandela berkata, ‘jika semangat dan usahanya didedikasikan sepenuhnya untuk mencapai keberhasilan (maka) tiap orang akan bisa berhasil melampaui batas keadaan mereka’. Itu telah dibuktikannya sendiri! Dan itu sangat menyentuh lubuk kantong motivasi saya. Sebagai sponsor kita otomatis menjadi Team Leader dan wajib membimbing rekanan. Tidak ada ‘ketentuan akan bagaimana cara terbaik melatih tim’, yang ada hanya keyakinan bahwa dengan mengarahkan itu akan memudahkan tim mencapai keberhasilannya. Bila mungkin berikan pelatihan, pompa semangatnya agar fokus, arahkan ke ‘tools’ yang diperlukan. Ada jutaan ‘tools’ yang penting karenanya sertakan ‘link’ yang diperlukan secara bertahap, yakinlah hasilnya akan nyata. Bagi yang baru bergabung, dikirimkan email ‘welcome’, seterusnya kirimkan ulasan sekilas tentang bisnis SFI, uraikan apa itu Versa Points. Jelaskan bahwa SFI adalah rangkaian aktivitas bisnis yang memerlukan keseriusan, jadi jangan bergabung jika hanya ingin mendapatkan uang dalam 1x24jam, SFI bukan tempatnya. Arahan sedemikian itu bukan ‘ketentuan’ tetapi langkah awal bagi Team Leader. Arahkan ke link ‘SFI-Basic’ dan ‘Launchpad’ untuk seksama membacanya agar bisa mengenal lebih jauh. Sarankan untuk maju bertahap. Rangkaian arahan langkah sedemikian itu bukan ‘ketentuan’ tetapi diyakini dengan mengarahkan secara sistematis kemampuan tim akan pesat meningkat.

Pengalaman semakin menebalkan keyakinan bahwa sedari alasan, latar belakang,  tujuan bergabung hingga pengalaman berbisnis online sebelum bergabung membuat tingkat kemampuan tiap orang menjadi bervariasi. Tetapi reaksi terhadap rangkaian arahan akan mempengaruhi Team Leader didalam menetapkan pemberian arahan berikutnya. Kegiatan berbagi pengalaman serta pengembangan diri yang aktif sangat bermanfaat, terutama didalam mengindentifikasi corak ragam tipikal tim.

Sebagai berikut:
(1). Pemula yang tidak pernah LOGIN:
Ini kerap terjadi, ada dua kemungkinannya, bisa karena bingung tidak tahu cara untuk LOGIN atau karena tidak serius. Yang tidak pernah LOGIN akan dihubungi oleh Team Leader via email, video call, chatting, dll, intinya berupaya mendorong agar LOGIN dan aktif. Jika dalam 14 hari tidak ada respon disimpulkan ia berstatus ‘tidak aktif’ dan akan terus dikirimi email berkala. Yang memilih ‘unsubscrip’ ia tidak lagi dihubungi. Team Leader akan terus maju bergerak serius (‘work with workers’).

(2). Pemula yang tangkas:
Ada pemula yang cepat menguasai, tangkas bergerak lincah bahkan melampaui peringkat sponsor dan co-sponsornya. Team Leader memantau lembar ‘leadership hariannya, melihat kelengkapan ‘Profil’, meyakinkan bahwa ia telah menyelesaikan program awal ‘SFI-Basic dan Launchpad’ dengan lengkap. Yang melaju kencang seperti ini beberapa ditemukan masih terus melaju dan menjadi ‘top ranks’ hingga mengundang decap kagum. Bagian terbesar lainnya mengalami ‘loyo dini – menyerah, berhenti dan raib. Yang mantap bergerak sistimatis diarahkan beriklan dan merekrut, bagaimana menulis iklan, coding Key, membuat ‘standing order’, mengidentifikasi ECA dan mempromosikan produk, dll. Selalu diiingatkan bahwa inti kegiatan SFI adalah menjual. Bila tidak bisa menjual ‘merekrut’; bila tidak bisa ‘merekrut’ - iya menjual. Itu yang mendapatkan versa point agar menghasilkan uang.

(3). Pemula yang lekas-lekas ingin Uang cepat:
Tipikal ‘lekas-lekas’ seperti ini sangat menantang. Bahkan ada belum tahu cara LOGIN sudah bertanya - berapa gaji saya? kapan dapat uang? Yang seperti ini kerap ditemukan sesaat setelah bergabung. Dengan pemahaman yang diberikan aktif berkelanjutan terpantau beberapa menggeluti minatnya, aktif merekrut, berpromosi sembari bermain games. Bagian terbesar lainnya raib hilang. Gagasan SFI ditawarkan gratis kepada siapa saja tetapi bukan untuk setiap orang. Model bisnis ini dinamis, ada rangkaian sistimatis terarah dan harus dipenuhi. Jika bergabung karena ingin kaya dalam 1x24jam - SFI bukan tempatnya. Ini jelas pada petunjuk estimasi perhitungan penghasilan dengan detil skema peringkat dan penghasilan yang menggiurkan. Yang lekas-lekas ingin kaya akan kecewa! Termasuk mereka yang kukuh bertahan memelihara mental pegawai – digaji berapa?. SFI diperuntukkan untuk tipikal pengusaha, Anda dididik menjadi entrepreneur bisnis online berbasis rumahan. Menjadi pengusaha sejati yang bekerja sembari belajar. Diperlukan ketekunan dan waktu untuk tumbuh berkembang.

(4). Pemula peragu yang ragu-ragu:
Tipikal peragu terbukti turut serta meramaikan perjalanan peradaban dunia, diyakini menjadi peragu adalah manusiawi dan itu ada pada tiap rohani yang sehat. Tipikal ini cenderung terlihat tak lama berselang, dan itu akan menantang Team Leader sejati. Secara bertahap akan diarahkan ke berbagai aktivitas yang berpotensi menghasilkan, membebaskannya memilih – hendak berhenti atau kukuh bertahan tertatih-tatih. Sepanjang bertahan mereka akan berhasil. Tipikal ini hanya akan bergerak bila ada contoh yang dia percayai untuk dijadikan pembanding. Gairahnya akan melonjak bergerak maju jauh melampaui batas bayang-bayang kekuatirannya. Tak heran bila mereka menjadi Team Leader yang handal.

(5). Pemula lamban yang lambat:
Tipikal lamban menjadi lambat oleh karena sejatinya ia memang lambat. Cenderung cepat stres tertekan. Hanya dengan mengulang berulang-ulang baru ia bisa meneruskan langkahnya. Team Leader yang mumpuni akan mengingatkan untuk terus mengulang, dan mengulang secara berulang-ulang, karena hanya jalan itu yang tersedia untuknya. Diberi pemahaman bahwa melakukan sesuatu secara berulang-ulang bukan dosa, tetapi itu menjadi keharusan bagi mereka yang bersedia meninggalkannya. Rutinitas yang berlangsung secara terus menerus menjadikan tipikal lamban mampu meninggalkan keterbatasannya. Hanya ia harus tekun, tidak berhenti dan ia akan tercengang-cengang dengan keberhasilannya. Ada juga tipikal lamban menjadi lambat oleh berbagai alasan; sibuklah, sakitlah, uanglah, urusan ini itulah, koneksi internetlah, karena de-el-el-lah, ada banyak lagi. Mereka ini menjadi lamban bukan karena secara alami, tetapi karena mereka adalah penunda. Hanya dirinya yang mampu merubahnya. Dan Team Leader akan terus melaju bergerak bersama dengan pekerja lainnya ‘work with workers’.

Lima tipikal diatas dapat menjelaskan mengapa ‘ketentuan bagaimana cara terbaik melatih tim’ tidak ada ditemukan. Penekanannya adalah bahwa Team Leader akan selalu diperhadapkan pada dinamika manusia, diperhadapkan pada ragam tipe rekanan dengan latar belakang dan tujuan yang berbeda, diperhadapkan pada orang-orang yang datang dari berbagai pelosok dunia. Dan Team Leader akan selalu diperhadapkan dengan kemampuan dirinya untuk bisa tepat mengarahkan timnya dengan tetap mengikutkan kemampuan tim yang bervariasi satu sama lainnya. Tetapi Team Leader selamanya akan tetap fokus bekerja dengan para pekerja (work with workers). Hakikinya Team Leader bersedia senantiasa membantu tetapi ia akan membuatnya cukup jelas bagi Afiliasi setengah hati dan yang tidak mau aktif - bahwa ia hanya akan bekerja dengan mereka yang bersedia belajar sembari bekerja. Bekerja sembari belajar secara terus menerus. Dan selamanya akan seperti itu.

 We are all here because it is work

“The fact is that if you want to be a successful business owner you have to be a little cocky, but you also have to do the hard work to get there."
~Fred Wellman, founder and CEO of ScoutComms

~Salam sukses selalu!

Jumat, 04 September 2015

Memimpin dengan Contoh - Selangkah di depan

Leader is a reader – getting ahead!
"The secret of getting ahead is getting started."~Sally Berger.No doubt this has to be goal setting. This would explain why an affiliate joins today and goes inactive even without a single Versa Point despite numerous attempts to contact them. I always insist that affiliates who succeed, join with a purpose; could be you want to build a second income, maybe you want to quit your full time job and work from home etc., but the common denominator is that you got to have a goal first then use SFI as a means to achieving that goal. I find SFI’s fourth Rule of Success (Work with the Workers) very useful in addressing this. Identify your active team members under your ‘Movers’ section – the fact that they’re active means that they’ve already purposed to achieve something.

"Rahasia KEBERHASILAN menjadi yang terdepan adalah dengan MEMULAI" demikian Sally Berger. Tidak diragukan lagi, agar bisa seperti itu, maka harus (didahului) dengan penentuan tujuan. Ini menjelaskan mengapa Afiliasi yang baru bergabung menjadi tidak aktif, menghilang bahkan tanpa perolehan satupun Versa Point. Meski berbagai upaya untuk menghubungi telah dilakukan - tetap nihil! Saya selalu menekankan bahwa Afiliasi yang sukses (hanyalah mereka yang) bergabung dengan tujuan; Anda bisa mendapatkan tambahan penghasilan (bahkan) meninggalkan pekerjaan pokok utama Anda, sepenuhnya bekerja dari rumah, dll., tetapi (dengan ketentuan) Anda harus punya tujuan. Itu dulu – tetapkan!, setelah itu gunakan SFI sebagai sarana untuk mencapainya. Di Rule of Success  SFI butir ke-4 dijelaskan “work with workers” ini sangat berguna mengatasi kejadian seperti itu. Identifikasi tim yang aktif ('Movers') terbukti bahwa mereka aktif karena punya ‘tujuan’. Membantu tim yang aktif berarti membantu mereka yang punya tujuan, itu lebih berharga daripada membantu yang tidak punya. Arahkan agar lebih spesifik lagi dan ajarkan bagaimana mencapainya. Jika tujuannya agar bisa bertahan di kualifikasi ‘EA’ pastikan ia punya ‘standing order’. Minta agar LOGIN setiap hari, dengan demikian kumulatif versa point di akhir bulan akan tercapai. Jelaskan arti pentingnya ‘merekrut’ dan ‘beriklan’. Komunikasi aktif menjadi kunci utama keberhasilan Team Leader untuk selalu menjadi ‘yang terdepan’.

Memimpin dengan contoh tercermin di berbagai hal, antara lain: (1)Versa Point: Akumulasi perolehan VP bisa maksimal bila kita bisa menjual barang di Tripleclicks, bila tidak bisa, berusahalah ‘merekrut’ – bentuklah tim. (2)Versa Points Matching: VPM diperoleh dari hasil tim yakni kesempatan mendapat bagian keuntungan dari pembagian saham pada Pool Executive TripleClicks, itu bisa dicapai hingga 12 tingkatan. VP yang dihasilkan CSAs turut diperhitungkan. (3)Pelajari detil penjelasan VPM sebagai panduan. (4)Menduplikasi: Arahkan tim untuk menduplikasi aktivitas Anda. Karena apa yang Anda lakukan adalah tiruan dari Team Leader semula maka tim harus bisa meniru dan menirukannya kembali ke tim nya. (5)Dukung downline sepenuhnya, karena sukses Anda tergantung pada keberhasilan tim. (6)Berlakukan prinsip "work with workers”: Artinya dahulukan yang aktif daripada yang tidak. (7)Update lembar ‘Leadership’ dengan konten terbaru. (8)Kirimkan Newsletter secara teratur sesuai Genealogi. (9)Manfaatkan ‘streaming tab’ sebagai sarana memberi dorongan semangat, kutipan favorit atau ucapan selamat atas keberhasilan tim. (10)Perolehan lencana adalah bukti kegiatan memimpin dengan contoh telah dilaksanakan maka itu penting untuk selalu menjadi ‘yang terdepan’, tim akan memantau dan menirunya. Karena memimpin dengan contoh pada dasarnya akan menimbulkan minat ketertarikan untuk turut serta bersama bergerak maju, dan berhasil.

“There are many kinds of success in life worth having."~Theodore Roosevelt, 26th US president
 Let's playing together it is free games

Klik ‘JMT’ banner di kanan atas untuk melihat aktivitas saya sebagai Team Leader.
~Salam sukses selalu~

LEADER IS A READER - DUPLICATION

Leader is a Reader - Duplikasi = Meniru - diTiru - dan Menirukannya
"I found it easier to get rich than I did to make excuses. "~Jim Rohn
Self-talk is what we say to ourselves all day long, and also how we say it. For years, performance experts worldwide have known about the impact self-talk has on us. That being said, average performers are oblivious to what they are saying to themselves and how it is affecting the quality of their lives. The pros have always been aware of the power of language in programming and reprogramming the human computer. 77% of the average person's self-talk is negative.
"Saya menemukan (pada akhirnya) menjadi kaya lebih mudah daripada membuat alasan (untuk menghindar)" demikian dikutip dari ~Jim Rohan. Dan ini menjadi inspirasi Saya, bahwa; “Self-talk adalah apa yang kita katakan kepada diri kita sendiri sepanjang hari, dan juga bagaimana cara kita mengatakannya. Selama bertahun-tahun, para pakar ahli kinerja di seluruh dunia meyakini bahwa self-talk memiliki dampak pada diri kita. Semisal pemain rata-rata umumnya tidak menyadari apa yang mereka katakan ke diri mereka sendiri dan bagaimana hal itu (telah) mempengaruhi kualitas kehidupan mereka. Pemain profesional selalu menyadari kekuatan bahasa dalam pelatihannya bagaikan pemrograman ulang komputer kemanusiaan dirinya sendiri. 77% dari self-talk rata-rata adalah orang (bersifat) negatif”.

Memimpin dengan contoh, berarti tidak semata-mata hanya menggunakan kata-kata saja tetapi selalu diiringi dengan tindakan. Kali ini saya tertarik membagi informasi akan hal apa saja yang saya lakukan Setiap Hari, secara berulang dan berulang-ulang melatih pemograman ulang komputer kemanusiaan diri saya sendiri. Informasi ini saya sajikan untuk menunjukkan minat dan kesediaan saya membantu menjawab pertanyaan Anda dan memberikan Anda beberapa ide menyangkut hal ‘memimpin dengan contoh’.

LOGIN setiap hari, kegiatan ini menjadi pintu satu-satunya untuk saya bisa bertugas menyelesaikan tugas harian yang diarahkan SFI. Sederhananya, kegiatan ini dapat digambarkan sebagai berikut; Klik tab HOME, baca seluruh konten yang ada tersedia di tab ALERT, gulirkan kursor ke bawah, klik BAR (berwarna biru) sebagai bukti bahwa halaman itu telah diulas. Selanjutnya ke tab berikutnya, To-Do-List, Tips, Stream, Tripleclicks, ECA, Games, Pricebenders, Scoreboard, Movers, Growth, Ask-SC, Win-It, Forum. Di halaman masing-masing tab saya melakukan hal kegiatan yang sama dan nyaris sama, dan itu setiap hari. Tiap tab akan selalu berakhir pada BAR (berwarna biru) di bagian bawah, dan itu harus di-Klik sebagai bukti pertanda bahwa Saya telah mengulas konten yang ada di tab itu, untuk itu Saya mendapatkan versa point. Perolehan tiap versa point akan direkam di lembar ‘leadership’ dan menjadi catatan kegiatan aktivitas di SFI. Perolehan Versa Point akan terakumulasi dari waktu ke waktu dan secara berkala akan digunakan sebagai dasar perhitungan jumlah uang yang dihasilkan.

Pada beberapa tab seperti To-do-List, Tripleclicks, ECA, Games, Pricebenders, Ask-SC, dan WinIt, terkandung beberapa kegiatan yang memerlukan berbagai aktivitas lanjutan, tetapi petunjuk untuk itu sudah ada tersedia dan Saya tinggal mengikuti saja. Oleh karena keterbatasan waktu dan ruang sulit untuk Saya menjelaskan tiap detil dari keseluruhan kegiatan dimaksudkan. Apa yang hendak saya gambarkan disini adalah informasi sederhana mengenai rangkaian kegiatan yang Saya lakukan di SFI setiap harinya. Tak ubahnya bagaikan Tips kiat mendapatkan versa point yang paling mendasar. Tetapi, ketika Anda memutuskan untuk mendaftar menjadi Executive Affiliate SFI saya akan menjabarkan lebih jauh lagi. Bahkan bersedia membantu membangun website sederhana yang diperlukan, termasuk blog (bila anda belum punya) dan mengisinya dengan berbagai sumbang saran ide gagasan. Intinya adalah mengajarkan arti pentingnya ‘duplikasi’ dari suatu rangkaian kegiatan demi peningkatan kemampuan diri. Dan itu adalah bagian dari ‘memimpin dengan contoh’.

Diawal, Anda diminta mengisi Profil data serta identitas dan melengkapinya dengan Photo terbaru. Mengirimkan email konfirmasi ke upline (sponsor & co-sponsor) sebagai pertanda keseriusan turut serta di SFI. Mengikuti Twitter dan Facebook SFI dan mengajukan permohonan menjadi bagian dari keanggotaan Forum A2A. Tiap rangkaian kegiatan dilengkapi petunjuk yang jelas dan Anda tinggal mengikutinya saja. Diperlukan setidaknya 31 hari untuk menyelesaikan ulasan terhadap materi yang ada di LaunchPad. Setiap kegiatan sedari pengisian Profil hingga selesai mengulas LaunchPad akan menghasilkan versa point yang diperlukan untuk penetapan peringkat. Percayalah, dari hari ke hari kemampuan mengenal SFI dipastikan bertumbuh berkembang, sehingga berbagai kegiatan yang diperlukan dipastikan akan bisa Anda telaah secara seksama dan dengan secara sebenarnya. Anda hanya cukup menyatakan ke diri Anda bahwa Anda bergabung untuk suatu tujuan – keberhasilan dan menghasilkan. Dan Anda siap memetik keberhasilan itu walau harus melalui berbagai tahapan yang dipersyaratkan untuk itu. Kuasai segala materi yang ada, tiru upline Anda, agar kelak Anda bisa ditiru serta mengajarkannya ke downline Anda sendiri, dan itulah arti dari ‘memimpin dengan contoh’.

“If you want your teams to put in the time and effort to keep developing their skills, you should be doing the same."~William Craig, founder and president of WebpageFX

Selamat berkarya!
 Games - Daftar Gratis

Kamis, 03 September 2015

Leader is a Reader - Ulang dan ulangi berulang-ulang

"Repeat anything long enough and it will start to become you."~Tom Hopkins
"Ulang dan senantiasa ulangi berulang-ulang, terus-menerus hingga menjadi bahagian diri Anda", demikian dikutip dari Tom Hopkins.

Jangan ragu untuk terus belajar dan belajar dan kembali lagi mempelajari ulang berbagai hal demi keberhasilan Anda – seterusnya seperti itu. Memimpin dengan contoh tidak terlepas dari aktivitas pengulangan kegiatan secara berulang-ulang. Mengarahkan PSAs dan CSAs ke lembar ‘Leadership’ melihat perolehan lencana sebagai bukti aktivitas yang berhasil dilakukan. Melihat ’streak VP’ bukti kedisiplinan diri ketekunan menyelesaikan ‘Tugas Harian’. Lencana mengikuti Game, memenangkan Lelang, lencana T-Connect bukti koneksitas dengan E-Commerce Associates. Memeriksa akumulasi perolehan Versa Point, peringkat di kelas serta posisi peringkat di level Negara.

Sebagai Team Leader pastikan Anda telah melakukan semua yang bisa dilakukan untuk sampai di peringkat terbaik. Lencana menjadi reward pengakuan bahwa Anda punya bekal merekomendasikan itu ke tim. Itu menjadi motivasi tersendiri, seolah menegaskan ''jika Anda inginkan ini ikuti saran saya, karena saya bisa tentunya Anda pun bisa''. Selalu update lembar ‘leadership’ dengan daftar prestasi terbaru dan bagaimana Anda melakukannya. Ingatlah, ‘duplikasi memimpin dengan contoh’ tak ubahnya bagaikan mesin 'Photocopy', bila aslinya (Anda) berkualitas baik maka salinan nya pun akan berkualitas.

 We are here because it is work

Team Leader adalah ‘mentor’ dari PSAs/CSAs membangun pemahaman yang baik, menjadi ‘Speaker’ yang bertanggung jawab membimbing tim beraktivitas secara benar terutama dalam hal ‘berkomunikasi’. Manfaatkan rujukan yang bisa menghidupkan terjalin nya komunikasi semisal website, blog pribadi atau sosmed facebook, google+, linkedin, twitter, tumblr, flickr, dll.

Di SFI diajarkan strategi promosi yang berhasil dengan memahami rujukan tertentu misalnya: (a)link detil produk. (b)ECA di TConnect. (c) barang dan jadwal lelang. (d)game. (e)kontes, dll. Keuntungan berpromosi tidak bisa diukur secara seketika tetapi keyakinan berhasil akan memacu untuk terus berpromosi.

Kemajuan Anda sebagai Team Leader erat terkait dengan kemajuan tim oleh karenanya Anda harus bisa menunjukkan progresivitas berkesinambungan, yakni: (1)Menjaga peringkat. (2)lencana dan perolehan nya. (3)Aktif mengikuti lelang Pricebenders dan Game. (4)peringkat posisi di kelas dan di level Negara. (5)Aktivitas di Forum. Tercermin pada dukungan ke tim dalam hal; (1)bimbingan berkelanjutan. (2)pelatihan. (3)strategi pertumbuhan dan pelaksanaannya. (4)Membantu tim ‘membentuk tim-nya’ di fase awal kepesertaan mereka. (5)Menirukan cara yang diperlukan. (6)mengarahkan tim ke berbagai keuntungan yang potensil serta mengajarkan cara bagaimana mendapatkannya. Profil dan dukungan aktif menandakan Anda adalah sponsor yang mengagumkan. Memotivasi tim agar terus meniru, ditiru dan menirukan nya lagi menjadi kunci keberhasilan, dan itulah duplikasi.

Pertumbuhan 'bisnis online' mengungkapkan terjadinya kekeliruan pada ‘persepsi’ dan menimbulkan kesulitan pemahaman. Eexecutive Affiliate dididik bertahap, belajar sembari bekerja, penghasilan dadakan tidak disarankan. SFI adalah bisnis yang dinamis, tiap EA diarahkan mengenali tahapan pencapaiannya, apa yang sudah dan apa yang belum. SFI tidak diciptakan atas dasar hitam – putih, oleh karena itu walaupun gagasan SFI ditawarkan ke siapa saja tetapi bisnis ini tidak untuk setiap orang. Hanya pekerja keras yang tak kenal lelah yang akan berhasil. EA yang bermimpi akan mendapatkna uang dalam 1x24 jam menjadi kecewa dan menghilang, ini bukan tempatnya. 

Di SFI, tiap EA dididik berinvestasi dalam bentuk waktu, tenaga serta uang dan menanamkannya kembali melalui keberhasilan dirinya memberhasilkan orang satu lainnya, demikian seterusnya. Dengan begitu, tingkat penghasilan yang diperoleh akan mampu menembus batas keberhasilan normal yang pernah diimpikan. Hal ini tidak mudah untuk dipahami oleh setiap orang, sama tidak mudahnya ketika diberi penjelasan ‘Memimpin dengan Contoh’. 

Banner ‘JMT’ di kanan atas memuat rangkaian kegiatan aktivitas Saya sebagai Team Leader.
~Sukses selalu untuk Anda.

LEADER IS READER - LEAD BY EXAMPLE

Leader is Reader - Lead by Example:"Success seems to be connected with action. Successful people keep moving. They make mistakes, but they don't quit."~Conrad Hilton
One step at a time, that's all you can do. But it can be more than enough. You might be intimidated by the amount of work involved in a given day, but by simply doing things you can accomplish more than you think. Instead of thinking about how I can't possibly get everything done today, just start doing what you can and see where it leads.
Oleh Conrad Hilton, "Sukses berhubungan dengan tindakan. Orang sukses terus bergerak. (bilapun) Membuat kesalahan, mereka tidak berhenti." Inspirasinya adalah “agar kita senantiasa melakukan sesuatu itu setahap demi setahap (karena) itu saja yang dimungkinkan untuk dilakukan. Dan itu sudah lebih dari cukup. Kita mungkin terintimidasi oleh banyaknya pekerjaan dengan tenggat waktu penyelesaiannya, tetapi hanya hal-hal yang bisa dilakukan yang bisa mengatasi beban pikiran. Alih-alih berpikir tentang bagaimana menyelesaikannya seketika? mulailah dari yang bisa dilakukan, ia akan menghantarkan kita ke sesuatu lainnya dan dari sana perhatikanlah kemana selanjutnya ia akan mengarah.

Perjuangan terberat di bisnis online berbasis rumahan adalah menghadapi ‘KETIDAKPASTIAN’. Bagaimana pencapaian iklan, apakah ada yang meng-klik melihat, adakah respon, apa targetnya? Sudahkah berpromosi di semua level tingkatan? Semua yang diperlukan sudah dilakukan - dan banyak lagi, tetapi tidak juga ada penjualan. Apa lagi? sepertinya bisnis ini tidak menghasilkan. Akankah bertahan sampai modar?, haruskah beralih ke prospek yang lebih baik? Semua tawaran mengumbar diri ia yang terbaik, yang mana yang betul? Tidak heran bila setiap Afiliasi mendapat tekanan keragu-raguan yang berat. Dirasuki oleh ceritera pengalaman kegagalan orang-orang yang cenderung apatis akan potensi dirinya. Diintimidasi pemikiran yang meramalkan kesia-siaan, ketiadaan hasil, nihil dan lelah. Tidak berdaya didera oleh ketidakpastian usaha. Beberapa bahkan ada yang berusaha ‘mengebut’ ikut sana-sini agar segera dapat uang, tergiur tawaran - bisa kaya dalam 24 jam. Tergoda oleh artikel ‘menjadi pebisnis handal dengan 1 Klik’. Beberapa bahkan masih bermasalah untuk LOGIN tetapi sudah ingin dapat uang. Wah,,, omdo, mana yang betul? Ada yang mengirim ribuan email tetapi belum mendapat uang panik berkata, saya ini sudah bersabar, tetapi sampai kapan? Tertekan akhirnya menyerah – Ampoon!

Memimpin dengan contoh ‘lead by example’ adalah kebajikan terbesar yang dipunyai seorang manusia, artinya kata-kata hanya akan menghasilkan bila diiringi dengan tindakan nyata. Di SFI, catatan kegiatan tiap Executive Affiliated secara real-time bisa dipantau, downline bisa menilai konsistensi dari apa yang dikatakan dengan apa yang dilakukan. Memastikan kredibilitas, kepercayaan, solidaritas, motivasi dan ketekunan. Konsekuensinya adalah agar mengikuti arahan petunjuk langkah untuk berhasil, ini yang disebut sebagai ‘duplikasi’. Meniru upline, agar bisnis solid berkelanjutan dan masing-masing menirukannya lagi ke downlinenya. Setiap EA memiliki tim sehingga tiap EA di SFI sejatinya adalah seorang Team Leader yang sempurna meniru dari team leader nya untuk kemudian ditiru dan menirukannya lagi ke tim nya. Rangkaian ini dapat dipantau dari lembar ‘Leadership’ yang berisi rangkaian kegiatan semisal email yang dikirim ke downline. Inti kegiatan di SFI adalah menjual, bila tidak bisa iya merekrut, bila tidak bisa merekrut iya menjual. Oleh berbagai alasan, sebagian EA kesulitan menggaet Afiliasi baru, itu adalah manusiawi karena pada dasarnya setiap orang terlalu takut akan penolakan. Merasa seolah-olah semua pintu tertutup dan kita cenderung mempertahankan pemikiran itu hingga bertahan menebal menjadi bagian dari diri kita sendiri – penyakit. Tidak ada obat untuk itu selain daripada ketetapan hati untuk tidak menyerah. Pintu akan menutup di wajah kita, bila dibiarkan akan menutup penglihatan, maka itu jangan berhenti mengetuknya. Itulah bagian pelajaran terpenting di bisnis SFI. Membaca dan mempelajari segalanya berulang-ulang. ‘Team Leader’ harus mempraktikkan pelajaran itu dengan tindakan, menirukannya ke downline sembari terus belajar. Kita terus belajar dengan setia karena hidup adalah belajar.

Selangkah didepan menjadi prinsip Team Leader, ini bukan tentang pribadi kita tetapi menempatkan tim menjadi tumpuan utama. Menunjukkan seberapa serius kita berbisnis, menjelaskan keberadaan kita adalah untuk memimpin. Pemimpin tetapi bukan Boss mereka!. Keterbukaan, kejujuran dan menghormati demi mendapatkan kepercayaan. Haram memperlakukan tim secara semena-mena sesuka hati tanpa aturan, keberadaan tim disana adalah untuk alasan yang sama yakni untuk berhasil dan berpenghasilan. Itu prinsip dan harus diterapkan. Melalui email, e-card, chatting, video call, kita undang tim bergabung di media sosial, website, beriklan bersama (s-builder co-op) dan hal apa saja yang bisa menjalin komunikasi. Apa pun diperlukan agar kegiatan ‘menduplikasi’ dapat tercapai, itulah inti kegiatan di SFI. Tidak ragu berekspansi dengan cara menirukannya ke downline. Karena EA otomatis adalah Leader Team dari tim nya maka di SFI tidak diperlukan keragu-raguan. Berbagi pengalaman menjadi suatu kegiatan yang menarik, tak ubahnya bagaikan sekumpulan pemimpin. Anda belajar dan tim Anda juga belajar, jadi berbagi pengetahuan adalah cara terbaik memberdayakan menggandakan aktivitas tim. Menjadi pemimpin terbaik dengan menghasilkan pemimpin-pemimpin terbaik lainnya membuat tim percaya mereka bukan Followers! Tetapi pemimpin yang tumbuh berkembang bersama, dan itu yang menjadi kekuatan inti bisnis SFI.

Memimpin dengan contoh terlihat pada berbagai aktivitas seperti: (1)deretan anggota tim personnal sponsored affiliates dan corporate sponsored affiliate, tambahan PSAs dan CSAs adalah bukti keseriusan. (2)T-Credit menjadi bekal untuk memperoleh versa point, bukti kegiatan agar menghasilkan uang. (3)Bermain game, mengikuti lelang Pricebenders untuk memperoleh versa point. (4)Mengikuti Forum dan Ask-SC menjadi bukti kegiatan pengembangan diri. Jumlah perolehan ‘Badges’ menggambarkan keseriusan, bisa dilihat di lembar ‘Leadership’ bukti keseriusan sebagai Team Leader. Menguatkan pendapat bahwa kata–kata hanya akan berhasil bila diiringi dengan tindakan, dan arahan yang disampaikan telah dilaksanakan – dan itu menghasilkan. Percayalah, di bisnis online apapun tidak akan ada hasil yang instan, yang ada adalah belajar. Tidak ada cara mudah, yang ada adalah berjuang, belajar dan terus belajar dan di SFI kita wajib mengajarkan kembali segala pengetahuan dan menularkan pengalaman setiap keberhasilan yang diperoleh. Klik banner ‘JMT’ di kanan atas untuk memeriksa kegiatan saya sebagai Team Leader.
~Sukses untuk Anda.
We are here because it is work - a quick Click to check it out

Senin, 24 Agustus 2015

MASIH INGAT IBU ANDA?

“The more a man knows, the more he forgives."~Confucius, philosopher.
‘Semakin seseorang berpengetahuan luas akan semakin bijaksanalah dirinya’ demikian Confucius berkata, dan dengan itu Aku awali posting ini. Agar kiranya mencapai relung hati kita, agar lebih teliti tidak tergopoh-gopoh membeli berbagai tawaran bisnis online. Ketahuilah berbisnis tidak akan berhasil jika dengan hanya membeli petunjuk bisnis. Petunjuk itu bagus, tetapi pastikan itu bukan dari orang yang hanya mendengar keberhasilan orang lain dan menjualnya dengan berkata "Cara Mendapatkan Uang dari Bisnis Internet". Jangan tergoda oleh pengakuan berhasil memimpin di lini industri online tetapi menjual "petunjuk bisnis" dengan Autoresponder. Periksa lebih seksama daripada rugi waktu, materi. Bila sudah terjadi jangan sesali diri, bergegaslah melupakannya. Tak usah lelah menirunya karena bukan bisnis seperti itu ‘bisnis online yang kita inginkan’. 

Kegigihan adalah ciri pekerja keras tetapi jika tidak percaya diri, pebisnis penyedia layanan jasa petunjuk bisnis akan terus berdatangan menjual obat kuat percaya diri - diskon 99%. Dan akan terus seperti itu hingga rasa percaya diri kita terkubur dalam kemilau lamunan. Bukan keberhasilan seperti itu yang kita inginkan. Bisnis itu penuh akan janji keberhasilan tetapi yang dijual hanya sebatas pengharapan keberhasilan. Sulit membedakannya, sama sulitnya untuk menemukan orang yang mengajarkannya setelah ia berhasil membuktikannya sendiri. Bahkan bila pun itu ada, khawatir kita sudah lelah bermimpi akhirnya lebih memilih untuk berkata ‘Tidak!’. Ketahuilah prinsip dasar bisnis online adalah ‘MENGAJARKAN’-nya. Itu alasan yang menjadikan bisnis ini sukses menggurita. Yang dijual adalah ‘KEMUDAHAN’. Agar bebas berkreasi, berinovasi dalam batas kelayakan koridor bisnis. Itulah “ALASAN” yang menjadikan ‘bisnis online berbasis rumahan’ serasa susah tetapi tidak sepenuhnya mudah.


Adakalanya, sebuah alasan baik tidak pernah ditemukan, dan bila kita tidak bisa memahami itu ‘apa dan kenapa’ maka itupun bukan alasan yang tidak baik. Dalam banyak hal, alasan wajib dicari demi sebuah jawaban. Tetapi selalu ada banyak alasan untuk tetap menjaga sesuatu ‘alasan’ agar tetap menjadi ‘ALASAN’. Yang ini bukan ‘alasan’ untuk kita berdebat. Tetapi itulah ‘alasan’ untuk mengatakan bahwa; 'salah satu karakteristik utama dari seorang pemimpin di bisnis online adalah ‘memimpin dengan contoh’. Lihatlah para millioner yang terus termotivasi seolah tak henti menghela uang, semisal; Oprah, Bill Gates, Warren Buffet, Mark Cuban, Gerry Carson, dll.. Selalu berpacu dengan waktu seakan bakal kehabisan waktu - nyata memimpin dengan contoh. Bergegas mengawali hari, semangat, uang yang berkelimpahan tidak membuat mereka berhenti berusaha agar orang lain bisa ‘MENIRU’ keberhasilan mereka, dan bisa DITIRU orang satu lainnya. Apakah itu, ‘ALASAN’ yang mereka perjuangkan?

Meniru dengan ‘MENGAJARKAN”-nya adalah kunci keberhasilan. Internet pun ditiru dari tipikal telekomunikasi, bisnis layanan online juga ditiru dari bisnis riil. Tiap orang meniru satu lainnya, hidup kini ini pun ditiru dari hidup era sebelumnya. Meniru adalah cerminan kreatifitas memompa keluar imajinasi hingga tiap elemen berubah dan bertumbuh. Akan terus seperti itu, meniru ditiru dan menirukannya lagi. Serasa geli jika ada yang gembar-gembor seolah dialah penemunya. Telisiklah, tidak satupun hal baru, tetapi setiap satu daripadanya adalah tiruan baru. Barangkali, hanya karena keberadaan pendatang baru di bisnis ini yang membuatnya menarik dan terus menghasilkan. Dan kita disini bergabung untuk ‘ALASAN’ itu, bergabung demi melihat orang lain berhasil. Sukses menjadikan bisnis layanan online berbasis rumahan jadi jembatan rangkaian keberhasilan lainnya. Keinginan kita sama yakni ingin berbisnis dengan tetap berada bersama keluarga.

Setiap orang menginginkan yang terbaik. Bila kita antusias membantu orang lain dengan ‘MENGAJARKAN” bagaimana meniru keberhasilan dengan terlebih dahulu menirunya, maka bisnis ini milik kita. Dan akan besar menggurita atas dasar prinsip itu semata, dan tiap pribadi dari kita memiliki apa yang diperlukan untuk itu. Kita HANYA harus percaya bahwa segalanya sudah ada pada tempatnya. Persis seperti janji ibu kita, bahwa sejatinya kita itu terlahir bersama-sama dengan kejayaan kita. Dan poin itulah yang Aku hendak sampaikan yakni: ‘Rasa Percaya Diri’. Itulah warisan terbesar dari ibu kita. Warisan itulah pendamping pemandu sejati ketika kita melalui labirin lorong waktu menggapai lembar terakhir dari buku perjalanan bisnis ini. Tidak perlu mencarinya kemana-mana, tidak perlu membeli obat untuknya. Dan kita akan berhasil hanya bila kita menginginkannya dan PERCAYA DIRI. Itu saja! Kiranya dapat memahaminya.

Salam Sukses Selalu