“All our dreams can come true, if we have the courage to pursue them”~Walt Disney
~Salam Ajaib selalu!
Konon Albert Einstein pernah berkata bahwa kita baru menggunakan sepuluh persen dari potensi kemampuan otak kita, yang sembilan puluh persen lagi masih dalam kendali alam bahwa sadar. Tak terbayang bagaimana besarnya potensi kemampuan yang masih terperangkap dalam alam bawah sadar, hingga pada bagian terbesar perjalanan hidup yang kita lalui, kita itu tak ubahnya bagai boneka mainan dari keperkasaan alam bawah sadar kita sendiri. Dan itu menjadi Keajaiban yang bisa dicatatkan, diduga begitu!
Penelitian banyak diterapkan untuk bisa memanfaatkan potensi kemampuan alam bawah sadar, digali melalui berbagai pelatihan bahkan cara hipnotis. Diyakini potensi yang terkandung bisa mendukung kemampuan penggunaan otak, setidaknya diketahui potensi apa yang bisa dimanfaatkan; apa saja yang terkandung pada porsi yang sembilan puluh persen itu. Bisa digunakankah? Mungkin telah semua digunakan atau mungkin sama sekali belum terjamah!
Terkadang kita begitu percaya diri bahwa segala sesuatunya sudah terkendali tiba-tiba tergagap tersadar kenapa kita begitu sangat percaya diri? Ajaib, seolah kita mampu mengendalikan tiap hal. Seolah semua terlihat rapi, beres! Kita menjadi ragu sendiri, apakah benar telah semuanya? Mungkin beberapa masih tertinggal? Pada ketika itu dialami, diduga alam bawah sadar telah ikut serta berusaha membantu memaksimalkan pencapaian kita.
Keajaiban berikutnya bisa didapat dengan percontohan makna “Uang” dalam kehidupan kita. Apa arti uang bagiMu? Sebagian orang mengartikan, Uang adalah alat tukar untuk mendapatkan jasa atau barang dan atau keduanya. Lainnya berpendapat, disamping sebagai alat tukar, juga diartikan sebagai ukuran tingkat keberhasilan. Uang adalah ukuran standar taraf penghidupan. Orang hebat atau biasa-biasa saja? Punya banyak Uang cenderung dicap sebagai orang punya kelebihan. Mudah baginya menjalin hubungan dengan penguasa hingga sulit untuk membantah kebenaran informasi yang diusungnya, mahal pertaruhannya. Layaknya penguasa, status kedudukannya membuatnya mudah mendapatkan Uang, si empunya Uang mudah mendapatkan informasi akurat.
Tanpa perlu mendapatkan pengakuan, Uang berhasil mengendalikan perjalanan hidup orang-perorang. Tanpanya bahkan ada yang tidak mau keluar rumah. Ada yang malah tak lagi bersemangat, menjadi stress sakit. Bahkan ada orang yang mati karena tidak punya Uang hingga tidak diberikan tindakan medis yang layak. Membingungkan!
Pertanyaannya, Apa yang membuat hingga begitu besar kuasa Uang? Apakah betul standar hidup akan pasti meningkat jika punya Uang? Apakah kau yakin bisa membeli segala apa yang kau butuhkan jika punya sejumlah Uang? Sulit membantah karena berbagai kemudahan melekat pada segepok Uang.
Uang tak lagi diartikan sekedar sebagai balas jasa, tak lagi diartikan sebagai kontraprestasi. Peranannya bahkan telah melebihi standar ukuran kekayaan. Kini ini, segala hal tergantung pada berapa jumlah Uang Anda? Tak soal dapat dari mana, tak masalah jika itu dari hutang; bahkan haram untuk bertanya, itu hasil Korupsi kah?
Uang dimaknai telah melebihi batas pemahaman tertinggi akan makna yang kita pernah pelajari semasa bersekolah. Kita bahkan akan dianggap tidak akan bisa sukses jika kita tidak punya Uang. Uang adalah segalanya, Uang diperlukan disegala bidang kehidupan. Yang ini diduga telah tercetak tebal di alam bawah sadar kita. Dan itu menjadi catatan keajaiban nomer kesekian!
Keajaiban lainnya berkembang keyakinan bahwa potensi kemampuan hidup bisa dijembatani untuk mengetahui berapa jumlah Uang yang bisa diperoleh disepanjang hidup kita. Berapa yang kini dimiliki? Apakah akan tetap segitu-gitu saja atau akan berlipat ganda? Apakah bisa meningkat melampaui jumlah yang bisa dibayangkan? Kita dilatih untuk bisa benar-benar paham akan makna sebenar dari Uang - apa arti sesungguhnya? Jika sudah begitu, barulah kita dianggap mumpuni untuk memetik manfaat hidup dari Uang.
Karena, Uang adalah komoditas yang bisa ditransasksikan untuk tiap hal!
”Only one who devotes himself to a cause with his whole strength and soul can be a true master. For this reason mastery demands all of a person”
~Albert Einstein
~Albert Einstein
~Salam Ajaib selalu!
