Sabtu, 02 Juli 2016

STRATEJIK (4)-: Tentukan Stratejik Bisnis Anda!

Unikat Store

Rencana stratejik mengusung detil tahapan pelaksanaan rencana aksi, hasil evaluasi atasnya menjadi “stratejik pertumbuhan”, yakni penajaman rencana aksi lanjutan, detil yang lebih spesifik saat kapan sesuatu itu akan dilaksanakan; hal apa yang mendasari hingga kenapa sesuatu itu perlu dilaksanakan, dan kapan akan dievaluasi ulang, dll.

PERTUMBUHAN:
Pertumbuhan dianggap terjadi jika ada peningkatan keuntungan, peningkatan penjualan, asset, persediaan, pelanggan, modal dan sumber daya, dll. Untuk tumbuh manajemen lajimnya fokus ke penghematan biaya dan maksimal memanfaatkan peluang, termasuk kemudahan oleh laju pertumbuhan teknologi. Kini bisnis berbasis online membuat penjualan dan promosi menjadi lebih mudah dan murah dan bisa oleh siapa saja, dari mana saja.

STRATEJIK PERTUMBUHAN:
Pola perilaku manusia yang berubah-ubah membuat pembahasan stratejik pertumbuhan selalu menarik. Ada bisnis tertentu saat awal didirikan dicemooh dan malah tumbuh pesat, sebaliknya bisnis yang umumnya sukses malah gagal. Dinamika bisnis terus memicu laju pertumbuhannya sekaligus menghancurkannya. Teknologi kini bahkan mendominasi hingga untuk eksis dunia bisnis harus bisa menyesuaikan diri.

Kategori stratejik pertumbuhan meliputi: (1) pertumbuhan konsentrasi dan (2) diversifikasi.

Pertumbuhan Konsentrasi:
Mencakup: (1) stratejik pertumbuhan Konsentrasi Vertikal dan (2) Horisontal. Model ini mudah terlihat pada jenis bisnis bidang tertentu yang pesat bertumbuh dan memiliki potensi akan terus tumbuh - dan semakin bertumbuh.

Konsentrasi Vertikal:
Stratejik pertumbuhan Konsentrasi Vertikal dicapai dengan meng-akuisisi semua lini produksi sedari pemasok hingga distribusi, pertumbuhan eksternal diharapkan akan memicu pertumbuhan internal. Model ini diminati di industri populer dimana posisi kompetitif dimungkinkan diraih di sepanjang rantai nilai.
Misalnya: “Zara”; 
Perusahaan Spanyol; pengecer pakaian lebih memilih memproduksi sendiri untuk alasan kualitas dan kontrol terhadap pemasok.

Konsentrasi Horizontal:
Stratejik pertumbuhan Konsentrasi Horizontal dicapai dengan memperluas pangsa pasar, melebarkan target pengguna melalui cara aliansi strategis.
Misalnya: “United Airlines”; 
Maskapai penerbangan komersil Amerika Serikat; menjadikan perusahaan sejenis “Continental Airlines” menjadi aliansi strategisnya. Walau pangsa pasar keduanya berbeda namun dengan ber-aliansi keduanya menjadi dimudahkan meningkatkan pasarnya, dan akan memicu pertumbuhan internal.

Contoh lain - peristiwa terkini:
#Microsoft has bought #Linkedin for £138 per share in a transaction which has been valued at £18.5bn

Pertumbuhan Diversifikasi:
Mencakup: (1) stratejik pertumbuhan Diversifikasi Konsentris dan (2) Konglomerasi. Model ini kerap ditempuh oleh perusahaan berkategori matang bahkan mungkin sudah melalui stratejik pertumbuhan vertikal dan horizontal.

Diversifikasi Konsentris:
Perusahaan tetap fokus pada karakteristik keunggulan kompetitifnya, Diversifikasi ditujukan untuk mengamankan posisinya dalam bidang bisnis baru dimana perusahaan telah mapan dan memiliki tingkat keterampilan signifikan. Misalnya: perusahaan telepon yang menjual layanan internet.

Diversifikasi Konglomerasi:
Perusahaan melakukan ekspansi ke bidang bisnis lain yang sama sekali tidak terkait dengan bidangnya, disisi lain perusahaan tidak memiliki keterampilan yang cukup dibidang bisnis utamanya. Kekuatiran akan arus kas menjadi alasan utama hingga perusahaan berupaya meminimalkan risiko dengan diversifikasi usaha.
Misalnya: “Disney”; 
Perusahaan Amerika Serikat; bergerak dibidang industri film tetapi malah sukses dibidang properti liburan dan dunia hiburan.

Kiranya Anda pun punya stratejik bisnis yang handal. 
~Salam stratejik!

"The strongest oak of the forest is not the one that is protected from the storm and hidden from the sun. It's the one that stands in the open where it is compelled to struggle for existence against the winds and rains and the scorching sun."
~Napoleon Hill