Jumat, 25 September 2015

10 Gaya KEPEMIMPINAN - George Washington

"Don't be afraid to fail. Don't waste energy trying to cover up failure. Learn from your failures and go on to the next challenge. It's OK to fail. If you're not failing, you're not growing."~H. Stanley Judd.

"Jangan takut gagal. Tak perlu menutupi kesalahan. Belajarlah dari itu menuju tantangan berikutnya. Tidak apa-apa gagal. Jika tidak gagal, kau tidak berkembang". Demikian di kutip dari H. Stanley Judd

Mari pelajari 10 Gaya Kepemimpinan dari George Washington:
1. Dia dikenal mempercayai anak buahnya:
Kepercayaan adalah pilihan walau awalnya didasarkan perasaan emosi, tak ubahnya rasa percaya ke anak-anak, istri serta keluarga.

2. Dia dikenal sebagai pria berkarakter teladan:
Menjadi teladan terdepan membangun karakter dan moral bagaikan seorang jenderal, pelatih atau bahkan seorang Ayah.

3. Dia dikenal hormat kepada orang lain:
Pribadi yang rendah hati, bersahaja dan bermartabat. Dikenal menyayangi bawahan nya dan itu efektivitas kepemimpinannya.

4. Dikenal bertanggungjawab:
Rasa hormat mencerminkan pengharapan, dimulai dengan: “Saya percaya pada Anda ...!” Seakan terdengar: “karena itu diharapkan tanggungjawab Anda”. Harapan yang didasarkan rasa hormat membuahkan pertanggungjawaban penuh. Tak ubahnya kita para orang tua yang mempercayai anak-anak di rumah, disatu sisi itu akan membangun rasa percaya diri mereka – dan responnya adalah konsisten sesuai bimbingan dan berdisiplin. Itulah keunggulannya memimpin.

5. Dia dikenal mencintai anak buahnya:
Kepedulian adalah cermin kecintaannya terhadap anak buah nya, menjadikannya dicintai hingga orang-orangnya akan melakukan banyak hal untuknya, wujud dari kecintaan mereka.

6. Dia utamakan kesejahteraan anak buahnya daripada dirinya:
Dia bahkan dikenal bersedia mengambilkan peluru untuk orang-orangnya dan sadar “tidak ada kemuliaan di keberanian sia-sia”. Bukan untuk kemuliaan nya sendiri, tetapi mensejahterakan orang-orang yang memandang ke arahnya, yang mempercayai nya.

7. Dikenal sebagai pribadi yang mengesankan:
Dijamannya dikenal istilah bahwa seorang jenderal besar menaruh uangnya di mulutnya. Pribadinya yang mengesankan menjadi investasi terbesarnya, bukan hanya darah, keringat dan air mata, hidupnya pun dia pertaruhkan, prioritasnya adalah membimbing.

8. Dia tidak goyah dari prinsip-prinsipnya membimbing:
Ia bukan seorang tiran dan dia dikenal menentang tirani, dia menghargai kebebasan sesuai prinsip Deklarasi Kemerdekaan. Dia mengimani nilai-nilai bahwa tiap orang layak memperjuangkan hidup dan kehidupannya beserta keluarganya.

9. Dia dikenal beriman dari tindakannya:
Seorang saleh maju dalam keyakinannya pada Allah, dia bukan tipe pemimpin yang berpidato: “kita baik-baik saja” - kemudian kembali ke kenyamanan tendanya. Imannya tercermin pada perlakuannya karena dia melakukan apa yang dikatakannya.

10. Dikenal bertanggungjawab:
Tipikalnya bukan tipe pribadi seseorang yang bertugas sekian waktu lalu pensiun kemudian kembali kekenyamanan hidupnya menikmati kejayaannya.

Kepemimpinannya sangat berharga untuk dipelajari dan diterapkan dalam bisnis SFI Anda. disadur dari: SFI/Forum/ Salam sukses untuk Anda.

 We all here because it is works
"Only you can hold yourself back, only you can stand in your own way...Only you can help yourself."
~Mikhail Strabo
"Hanya Kau yang bisa menahan dirimu, hanya Kau yang dapat berdiri di jalanmu sendiri ... Hanya Kau yang dapat membantu dirimu sendiri."
~ Mikhail Strabo


Rabu, 23 September 2015

Sekalipun Uang Penting Tetapi Anda Jauh Lebih Penting!

“The challenge of leadership is to be strong, but not rude; be kind, but not weak; be bold, but not bully; be thoughtful, but not lazy; be humble, but not timid; be proud, but not arrogant; have humor, but without folly.”~Jim Rohn

Siapa bilang tidak penting? Uang itu penting, hanya yang tuna uang yang bilang tak penting. Di bisnis SFI uang sangat penting, bisnis ini bahkan didisain adalah untuk mencari uang. Tetapi ini bukan hanya untuk yang berUang saja, malah lebih banyak yang tidak punya uang. Namun hak dan kewajibannya sama saja. Tiap orang berusaha untuk berhasil dan berpenghasilan - Uang.

Hanya memiliki uang saja tidak akan menjadikannya sukses di SFI, uang bukan kriteria utama. Tetapi niat, minat bekerja keras, tak kenal lelah, bersabar dan yakin terbukti itu memacu meraih sukses. Itu yang terpenting di SFI.

PENGHASILAN:
Di SFI kita dididik dan diarahkan mendapatkan uang tanpa harus mengeluarkan uang yang signifikan. Hanya perlu fokus menjual atau merekrut. Jika tidak bisa menjual, iya,,, merekrutI. Jika tidak bisa merekrut, iya,,, menjual!. Inti bisnis nya semata-mata hanya itu. Maka investasikanlah waktu, kala membangun kemampuan memahami penggunaan berbagai perangkat alat peralatan. Kemampuan lainnya pasti bertumbuh seiring waktu. Bersabarlah.

Mampu mengindentifikasi tipikal pencinta sukses, untuk itu Anda dibekali materi berpromosi secara SFI. ‘Leadership’ adalah rekam jejak kesungguhan. Peringkat yang baik membuktikan Anda tidak diragukan membangun tim yang solid. Rekam jejak yang baik akan membuat orang percaya akan potensinya. Meniru keberhasilan para pendahulu tidak gampang, dan menirukannya kembali ke rekanan tim menjadi tantangan tersendiri. Sebagai team leader rekam jejak di ‘leadership’ membuktikan banyak hal. Adapun investasi berupa uang hanyalah salah satu dari bagian kegiatan bisnis SFI.

Jangan hanya berfokus pada mencari rekanan yang hanya memiliki uang; Carilah yang benar-benar berniat memiliki penghasilan pasif; Berdialog dengan yang berminat memanfaatkan waktu luangnya; Dan jika tetap berminat mendapatkan orang yang hanya memiliki uang, disarankan untuk bisa memantau rekanan Tim setidaknya konsisten berpendapatan wajar setiap bulan (ROI);

Perlu pemikiran terbuka dan jujur ​​kala berdialog dengan seseorang yang hanya memiliki uang tapi tanpa keyakinan berhasil. Mereka cenderung tersesatkan seakan uang adalah segalanya. Bangunlah pengertian mendalam tentang SFI. Semisal kita ingin memiliki taman apa tindakan kita? Kita harus menabur benih; menunggui nya hingga bertunas dan bertumbuh; mengasuh nya; melindunginya dengan teliti; merawatnya setiap hari; bersabar dan tidak mudah menyerah sebelum menuai keuntungan; beberapa mungkin cepat tumbuh, beberapa tidak; ada yang langsung menghasilkan ada yang perlu waktu; ada yang dipetik bunganya dan dijual; ada yang dijual berikut pohon dan akar-akarnya; ada yang dipenuhi ulat, ada yang dikencingi kecoak; yang hilang; mungkin beberapa mati.

Dalam dialog, persandingkan kepentingannya dengan kepentingan rekanan Tim lainnya. Ingatlah: beberapa bergabung mungkin karena diundang; mungkin memang sedang mencari bisnis sesuai klasifikasi SFI; Ada yang cukup aktif; ada yang perlu didorong secara konstan diharapkan kelak akan aktif; ada yang hiper aktif, menyerah s/d di tahap tertentu; ada yang tiba-tiba aktif dan raib tiba-tiba menghilang. Sifat sesuatu bisnis sangatlah rumit, tidak ada aturan yang mengharuskan kita untuk menulis: ‘harus melakukan sedemikian ini’. Hanya harus menginspirasi; senantiasa memotivasi; Membangun komunikasi aktif teratur tanpa bermaksud mengatur kegiatan bisnis milik mereka sendiri; Jangan menyerah pada kemudahan; Utamakan membantu yang bekerja keras; Aktif lah dengan cara yang memungkinkan menjaga hubungan baik; Teruslah merekrut; Bergerak maju dan berhasil. Bisnis SFI adalah milik Anda sendiri.

Inspirasi:
"Only you can hold yourself back, only you can stand in your own way...Only you can help yourself."
~Mikhail Strabo
~Salam sukses untuk Anda!

Selasa, 22 September 2015

Rahasia: Buah dari Kebosanan & Ketekunan

"Success is the child of drudgery and perseverance. It cannot be coaxed or bribed; pay the price and it is yours."
~Orison Swett Marden

"Keberhasilan merupakan buah dari kebosanan dan ketekunan. Hal ini tidak dapat dibujuk atau disuap;.. berkorbanlah dan itu adalah milik Anda" demikian dikutip dari Orison Swett Marden

Sukses Menjadi Pebisnis Online:
Memahami jaringan adalah inti utama pada bisnis online sehingga faktor pemasaran menjadi mudah dimengerti. Untuk berhasil kualitas lebih penting dari kuantitas, selalu seperti itu. Bisnis online memerlukan kerja keras menyebarluaskan informasi membangun jaringan lini bisnis. Memperbandingkan spesifikasi produk kita dengan standar orang lain menjadi cara yang mengagumkan untuk menentukan apakah produk kita sesuai kebutuhan konsumen. Ini juga merupakan elemen penting dari riset pasar. Menyediakan informasi lengkap menyangkut detil dan spesifikasi produk sangat bermanfaat agar konsumen memiliki opsi pilihan.

Fase awal pada bisnis online nyaris sama dengan tipikal bisnis riil, di fase awal merupakan saat-saat yang kritis, menghadapi kejenuhan kelelahan di alam ketidakpastian. Diperlukan dorongan kuat untuk bisa tetap berkonsentrasi, tekun dan terus berinovasi. Fase awal membutuhkan kreatifitas, ruang dan waktu sangat menyita enerji, seiring berjalannya waktu sistim tercipta berjalan dengan jaringan yang tertata. Kita memiliki waktu yang luang.

Jaringan Pemasaran:
Sepertinya, gairah kegembiraan kita dapat terlihat oleh pembaca melalui materi pemasaran produk. Jika kita percaya produk kita lebih baik dari produk sejenis, cenderung akan lebih disenangi banyak orang dan itu terlihat di jaringan. Hal ini akan meningkatkan rasa percaya diri tetapi kualitas harus diutamakan dari kuantitas. Wajib untuk kita memberi ulasan dengan didasarkan kejujuran dan ketulusan, itu yang akan dihargai oleh pelanggan.

Abaikan aturan praktis yang menghambat terciptanya hubungan dengan pelanggan, beberapa kondisi tertentu akan meningkatkan pengeluaran. Perlu kehati-hatian menjaga konsistensi anggaran. Manfaatkan jaringan yang berbayar maupun yang gratis karena semuanya akan bermanfaat.

Belajar dari pebisnis serupa di jejaring media sosial dan aktif berperan membawa manfaat tersendiri. Ide bisnis dapat timbul dari hal apa pun maka jangan menutup diri, kesempatan lebih terbuka bagi yang senang berhubungan dengan banyak orang. Kesuksesan orang lain dapat dijadikan model tanpa kita harus berubah menjadi orang tersebut. Tumbuhkan kedekatan dan pendekatan dengan sikap yang sama menirukan orang-orang yang sukses, itu tidak diharamkan. Dengan meniru orang-orang yang sukses kita bisa menemukan potensi diri. Belajar dari keberhasilan orang lain dan gunakan kesalahan sendiri sebagai bekal pembelajaran.

Jaringan usaha bisa diperluas dengan menirukan bangunan sistem out-sourcing, terutama jika memiliki keterbatasan sumber daya. Beriklan bersama dapat membantu, jika memerlukan keahlian pihak ketiga jangan ragu melakukannya. Sesuaikan dengan anggaran dan konsisten pada penggunaannya. Penggunaan jasa pihak ketiga dalam hal tertentu akan menghemat waktu hingga kita memiliki kesempatan untuk menangani perihal lainnya.

Harus diakui para pebisnis profesional adalah aset yang luar biasa, menjadi keberuntungan jika mereka ada di jaringan kita. Tipikal pekerja yang sukses di bidang penjualan mementingkan penghasilannya dari komisi. Mereka cenderung memiliki motivasi tersendiri dan umumnya memiliki jaringan. Pemasaran dan pesan yang terkandung pada sistem pemasaran kita lebih mereka pahami dibandingkan yang tidak memiliki pengalaman bisnis.

Semoga penyajian tips dan teknik sederhana ini akan meningkatkan kepercayaan diri di bisnis online. Semakin besar pemahaman kita tentang jaringan pemasaran, semakin besar peluang untuk sukses.

Di SFI, Anda dididik bagaimana cara mencapai keberhasilan dengan memberhasilkan orang lain, dan menghindari kesalahan yang menghambat keberhasilan orang lain.

Senin, 21 September 2015

Rahasia: Jangan Sangkal Kehandalan Gagasan

"Take up one idea and act on it. Make that one idea your life. Think of it, dream of it, and live on that idea. Let the brain, muscles, nerves, and every part of your body be full of that idea and leave all other ideas alone. This is the way to success."
~Unknown

"Tentukan ide - gagasannya apa dulu dan fokuslah! Jadikan ia sebagai penghias hidupmu. Impikanlah. Biarkan otak dan otot serta syaraf dan sendi dipenuhi olehnya, lupakan yang lainnya. Ini adalah cara untuk sukses."~ demikian pepatah Tetuah.

Menentukan gagasan tidak segampang membicarakannya, apalagi jika itu terkait dengan sesuatu alat perangkat. Di bisnis online kemampuan kita ditantang untuk mengindentifikasi perangkat yang paling tepat dan sesuai anggaran. Tidak ada formula ajaib untuk berhasil tetapi diakui memahaminya adalah keharusan.

Berbagai jenis perangkat dirancang untuk beriklan, untuk menarik minat, untuk penjualan bahkan agar bisa menjangkau tiap jaringan. Didisain untuk meraih minat ketertarikan, didisain untuk menjaring data pelanggan dan kebiasaannya. Diakui ketepatan penggunaan perangkat pemasaran turut menentukan keberhasilan. Bahkan sudah jamak jika harus dikombinasikan dengan berbagai jenis secara simultan.

Gagasan Menentukan Perangkat tergantung pada:
a) TUJUAN USAHA:
Apakah jangka pendek atau jangka panjang, perlu keselarasan perangkat yang digunakan.

b) KERANGKA WAKTU:
Menginisiasi tahap awal perkenalan, pertumbuhan dan optimalisasi jaringan, skala waktu dan penetapan momentum sesuai tujuan.

c) ANGGARAN:
Perlu kehati-hatian menetapkan jumlah besaran, luas jangkauan serta jangka waktu penganggaran. Memelihara konsistensi menjadi tantangan tersendiri. Semisal, Anda hendak mensponsori 30 Afiliasi per bulan; tetapi Anda yakin 10 Afiliasi saja jika berkualitas wirausaha dan mampu menduplikasi ketrampilan Anda telah lebih dari cukup. Disarankan agar anggaran difokuskan menemukan 10 Afiliasi; apa perangkat yang dibutuhkan?

Di bisnis online, rangkaian langkah sistimatis diperlukan untuk berhasil mencapai tujuan dan sesuai anggaran. Antara lain:

1) MEMBANGUN KEPEMILIKAN – merek pribadi Anda:
Nama pribadi tak ada ubahnya dengan merek produk karena tujuan nya adalah untuk agar punya ciri tertentu. Mencakup pendefinisian atribut, posisi merek agar spesifik dan memungkinkannya berbeda dengan yang lain, kemudian mengelola tiap aspek kepemilikannya.

2) MEMBANGUN KEHADIRAN – website/blog sendiri.
Tanpa website/blog momentum akan hilang, setara dengan kartu nama. Dikenal di internet tidak hanya sebatas alamat, tempat atau nomer info kontak. Diperlukan kesabaran, ketekunan dan kerja keras untuk membangunnya. Kehadiran website/blog adalah untuk  kemudahan interaksi hingga tercapai kepercayaan. Pemahaman prinsip keycodes, hit-tracking, coding dll efektif untuk penguasaan jangkauan beriklan.

3) JALUR TRADISIONAL
Jangan abaikan jalur komunikasi seperti billboard, spanduk, surat kabar, majalah, televisi, radio dan direktori telepon termasuk iklan cetak serta siaran berita. Fokus mendorong animo masyarakat tetapi awas biaya iklan harus sesuai anggaran.

4) DIGITAL MEDIA
Teknologi digital diakui handal dan terukur, mencakup mesin pencari, fitur iklan, interaktif bahkan opsi ‘opt-in’ pada email. ’Analisa Web’ mampu menyediakan informasi pengguna Internet, alamat IP, kata kunci dll. Gunakan jasa pihak ketiga yang ahli dibidang media digital atau beli perangkat aplikasi layanan.

5) MEDIA SOSIAL
Manfaatkan Sos-Med untuk interaktif, bisa digunakan untuk tujuan menjaring data perorangan, komunitas dan mengenal kebiasaan pelanggan demi perkayaan informasi. Semisal, blogging, tweeting, posting, sharing, bahkan memberi komentar singkat pada situs seperti twitter, facebook, orkut, linkedin, pinterest dan youtube membawa manfaat tersendiri.

6) PRODUK PROMO - Produk Khusus
Produk promo seperti Eca-brochure, Eager Zebra Games, X-Card, Wave3 kit dan T-shirt, termasuk informasi tampilan logo bahkan informasi kontak merupakan bagian yang menentukan. Di samping menjual, kegiatan merekrut menjadi tujuan utama.

Di SFI, Anda dididik bagaimana cara mencapai keberhasilan dengan memberhasilkan orang lain, dan menghindari kesalahan yang menghambat keberhasilan orang lain. Daftar gratis dan jika pun nanti akan keluar tidak ada kewajiban apa-apa. Anda akan diberikan perangkat dan jaringan untuk mencapai keberhasilan. Hanya harus diingat bahwa Anda lah yang punya GAGASAN, SFI hanyalah sarana utama mencapai keberhasilan.
~Salam sukses untuk Anda
See I've got it!

Minggu, 20 September 2015

Rahasia Terbesar menyangkut "Besok" akan Terkuak 'besok'

Siapa bilang hari esok ada?
“Don’t wait ‘till tomorrow what you can do Today”.~Unknown
Jangan tunggu sampai Besok untuk melakukan apa yang bisa kau kerjakan di hari ini. Demikian petuah para Tetuah.

”’Besok‘ adalah pengingkaran terhadap ‘Kemarin’ untuk mangkir lagi di ‘Lusa’”. ~BingOmBing
Masihkah tertarik mengatakan hari esok itu ada? Dua pepatah tua meninggalkan rekam jejak keraguan tak terhingga, pertanda para pendahulu pun meragukan keberadaannya.

Konon hari ‘Besok’ adalah istilah pengganti hari berikutnya, bak istilah ‘Kemarin’ untuk pengganti hari sebelumnya dan ‘Lusa’ untuk hari setelah keesokan harinya. Makna tujuannya terikat ke nama-nama hari sesuai deretan di kalender. Betulkah?

Begitu itulah, ia tak kunjung jelas kapan rilis. Kehadirannya hanya diilhami seupil pengertian, ia dianggap tiba di tengah gulita malam pas persis jam-‘00’. Betulkah? Seolah ragu tiap orang memilih diam tak sudi membahasnya. Kenapakah? Konon, harus mumpuni menelaahnya. Hanya para pakar peradaban jaman yang lelah menjabarkan nya. Kecut jadinya!

Ia jamak digunakan untuk imbal jawab atas penagihan. Bagi yang menerimanya, ia dianggap bak tanda bukti respon positif. Yang menerimanya dengan syarat, minta tambahan surat pernyataan tandatangan bermaterai. Yang menolaknya, berkata ekstrim, ini upaya mangkir. Pelanggaran!

Besok Adalah Tanda Bukti:
Sekalipun si-“Besok” dinilai tak bermakna atas sesuatu masa, tidak ada larangan penggunaannya. Yang menilainya absurd tak jelas makna memilih menggilasnya, habis lah si-‘Besok’, hak nya muncul di gulita malam disita menjelang fajar. Yang kukuh tegang bersumpah, “Besok” adalah kiasan pengganti hari, mengusung tanda bukti tujuan setara ‘masa depan’. Hanya karena kerap digunakan bak imbal jawab penagihan keluhuran nilainya ternista oleh hal buruk yang dipersangkakan. Wah,,, Pelanggaran!

Peradaban dipenuhi lumuran persangkaan. Tiap tersangka disangka telah melakukan sesuatu yang dipersangkakan, tagih pengakuannya! Tiap orang adalah tersangka tetapi tiap satu daripadanya mengantongi tagihan. Sedari anak menagih janji ke orang tua, hingga warga menagih janji pemimipin Negeri. Bahkan DOA dipanjatkan mengusung sekarung tagihan ke Tuhan YME, teruntai kata: ‘semoga kiranya,,, moga-moga,,, Amin. Walau tanpa lembar perjanjian diyakini ‘DIA’ maha pemurah, pastilah dijabah. Hindarkan si laknat dosa perbanyak ibadah sumbang para tuna, “Besok” pasti lebih indah. Imani saja.

Si-‘Besok’ dinilai setali tiga uang dengan si-‘Kemarin’ dan si-‘Lusa’. Mengusung hak pengingkaran janji si-‘Kemarin’ kehadirannya bak persiapan mengingkari si-‘Lusa’. Taklah layak dipersandingkan dengan keluhuran nama-nama hari yang terpampang di Kalender. Sedemikian itukah?

Besok Adalah Janji:
Kita bebas memaknainya tetapi sungkan mengakui kepastiannya. Hanya si ‘Besok’ yang tahu detil peristiwa rangkaian dasar penggunaannya. Akan kah ia tiba? Harus mumpuni menelaahnya. Bilamana “‘Besok’ adalah suatu rangkaian perjalanan waktu, maka ia akan tiba sesuai janji. Janji apa lagi? Kita lihat ‘besok’!


~Salam sukses untuk Anda