Selasa, 15 Januari 2019

MAMPU BERBICARA SENDIRI

"Anda tidak hanya menjadi apa yang paling Anda pikirkan, tetapi juga meraih apa yang paling Anda pikirkan."
~John Assaraf
Mungkin Anda kerap terpancing mendebat hebat jika ada orang yang berpendapat bahwa; kemampuan berbicara sendiri adalah merupakan konsep utama didalam pengembangan kemampuan pribadi. Saya tak heran!, bahkan walau Anda akan memberi stigma “gila, dasar gila ini orang, tak heran jika pendapatnya meng-gila!”. Dan saya juga tak heran jika orang gila mencap orang yang mengatai-ngatai dirinya gila adalah orang gila. Dengan rasa gila, saya pun akan menerima pendapat gila yang segila itu.

Tahukah Anda, kemampuan berbicara sendiri adalah permainan Otak. Itu adalah sesuatu keahlian, kemampuan yang membentuk pendapat bagaimana kita akan bertindak. Dengan keahlian itu, diyakini Anda bisa mengubah peruntungan Anda dan berpeluang mencapai kebahagiaan tak terbatas. Anda akan berhasil menjalin relasi luas bahkan menjadi sehat luar biasa. Hidup berkelimpahan.


Anda hanya perlu berlatih, mungkin perlu arahan dari pakar dengan keahlian khusus. Tak heran jika Pakar handal menyebutnya sebagai “keahlian self-talk”.


Diduga self-talk menjurus kepada dua hal yakni positif dan negatif, dan Anda perlu berlatih mengubah obrolan batin Negatif karena itulah virus penghalang. Bagaikan piranti lunak gadget Android, alur pemikiran Otak juga memerlukan perawatan. Mungkin, programnya masih bagus, masih efektif, alur pikiran masih efisien terhubung ke pusat syaraf mengikutkan aktivitas sehari-hari. Mungkin Anda sukses gemilang dalam hidup.


Namun seiring waktu, kutu virus pikiran tumbuh berkembang menggerogoti kemampuan. Mungkin Anda membantah sengit, berdalih karena Anda merasa punya cara relaksasi rutin menyegarkannya. Tetapi kutu-kutu virus itu juga turut meningkatkan kemampuannya menggerogoti. Mungkin Anda memilih meningkatkan program Otak Anda ke versi yang lebih canggih atau menambahkan beberapa versi yang lebih diperlukan. Tetapi seiring waktu ia akan kian lamban, kelelahan mungkin malah sering crash, dan itu membuat Anda sadar bahwa Anda belum menemukan versi yang diinginkan.


Bagaimana meningkatkannya?, Bingung akan kemana mendapatkannya? Harus menghubungi siapa dimana? Kian tua tambah lamban, harus download apa lagi? Mulai meragu akan kemampuan diri. Anda merasa perlu meningkatkan diri dari sekedar berjenis “Okay, baik-baik saja!” menjadi “fantastis luar biasa!”.

Dan itu semua terjadi didalam otak Anda, luber banjir menggenangi alur kolam pemikiran Anda. Tak sadar, Anda telah berbicara kepada diri Anda sendiri, membahas keinginan hati membicarakan minat bahkan talenta diri sendiri.


Anda berhasil!
Gila!
Anda hanya perlu mengasah kemampuan gila itu, melatih dominasi kemampuan self-talk yang positif untuk meminimalkan yang negatif. Karena yang negatif itulah virus yang menggerogoti!

Otak Anda memerlukan program canggih yang ramah lingkungan Otak. Berhati-hatilah, karena ia punya sifat luar biasa, ia mampu merekam perintah-perintah baru, walau ia bergerak fleksibel secara perlahan ia akan menimpa menggantikan program-program lama, karenanya pastikan self-talk negatif tidak turut terunduh. Ia juga memiliki kemampuan tak terbatas melakukan pekerjaan berulang. Artinya, semakin sering sesuatu itu dilakukan semakin mendarah daging karenanya, hindarkan hal beracun yang meracuni. Anda pasti paham maksud saya!


Pengalaman hidup akan membuat Anda lebih cermat, lebih teliti memilah berbagai hal positif, jadikanlah itu sebagai perintah program berulang. Ingat!, hindarkan hal-hal Negatif. Jadikan kegemilangan hidup Anda menjadi patokan yang perlu ditingkatkan.

Semakin sering hal positif diunggah akan memancing hadirnya positif-positif lainnya. Anda tak lagi mudah terpancing untuk berpendapat Negatif.
~Salam berbicara sendiri!
rwgw